Arsip Blog

Semoga Klopp, Klop untuk The Kop


Seperti yang sudah ramai diberitakan selama sepekan ini, Liverpool akhirnya meresmikan pengangkatan Juergen Klopp sebagai manajer barunya menggantikan Brendan Rodgers.
“Liverpool Football Club dengan bangga mengumumkan Juergen Klopp telah ditunjuk sebagai manajer baru klub ini,” demikian pernyataan resmi The Reds di Anfield, Jumat (9/10).juergen-klopp-fc-liverpool
Tidak disebutkan durasi kontrak yang diberikan oleh Manajemen Liverpool, namun media-media Inggris menyebut Klopp akan berada di Anfield selama tiga tahun.
Penunjukan Juergen Klopp memang sejalan dengan harapan banyak kalangan, terutama para Liverpudlian serta pesepakbola legendaris yang pernah membela The Reds, semisal Dietmar Hamann, Robbie Fowler, Michael Owen, Jamie Carragher, dan lainnya.
Harus diakui catatan prestasi ditorehkan Klopp selama menjadi pelatih, luamayan menjanjikan. Klopp misalnya mampu membawa klub semenjana, Mainz promosi ke Bundesliga Jerman.
Sementara, selama menukangi Borussia Dortmund, Klopp sukses meruntuhkan dominasi Bayern Muenchen dan berhasil meraih dua trofi Bundesliga, satu trofi DFB-Pokal, dua Piala Super Jerman, dan finalis Liga Champions 2013.
Mencermati curriculum vitae-nya tersebut, wajar memang muncul harapan besar para penggemar Liverpool, di bawah racikan taktik dan strategi Juergen Klopp, The Reds akan kembali menorehkan prestasi gemilang seperti era keemasannya, pada 70 hingga 80-an.
Begitupun, tetap saja harus dimunculkan pertanyaan, benarkah Klopp akan klop untuk menangani The Reds. Benarkah di tangannya, tim legendaris Liverpool itu akan kembali berjaya di Inggris dan Eropa ?
Melihat pengalaman melatih Klopp yang hanya berkutat di tanah kelahirannya, Jerman, memang wajar pula jika terdapat sebahagian kalangan, yang meragukan Klopp bakal benar-benar klop untuk membangkitkan kejayaan The Reds.
Seharusnya, jika petinggi Liverpool ingin memperoleh prestasi instan, pilihan mestinya tertuju pada sosok Carlo Ancelotti, yang dalam karier kepelatihannya selalu sukses memberikan trofi kepada klub besutannya, termasuk saat melatih klub Inggris yang kini tengah terpuruk, Chelsea.
Tetapi, jika pemilik dan manajemen Liverpool ingin meraih kesuksesan by process serta mengasah potensi para pemain muda, maka pilihan terhadap Juergen Klopp memang sudah klop. Artinya, para Liverpudlian haruslah memiliki kesabaran, dan jangan berharap Klopp akan segera memberikan trofi pada tahun pertama kepelatihannya.
Namun, melihat durasi kontrak yang cuma tiga tahun. Hal itu bermakna, pada tahun kedua dan ketiga, Klopp sudah harus membuktikan kinerjanya, dengan adanya raihan trofi kepada para fans dan pemilik Liverpool.
Waktu yang dimiliki Juergen Klopp untuk membenahi Liverpool, memang tidaklah lama. Tetapi, jika dia benar-benar piawai dalam meramu taktik, tiga tahun merupakan waktu yang cukup baginya untuk memperlihatkan bukti kepiawaiannya.
Semoga pilihan terhadap Klopp, benar-benar klop untuk The Kop (nama julukan markas Liverpool di Anfield). Jika sampai Klopp tak juga klop, berarti bukan pelatihnya yang salah. Bisa jadi, Liverpool-nya yang tengah dilanda kesialan berkepanjangan atau tidak lagi dilindungi Dewi Fortuna.(**)

Iklan