Arsip Blog

‘Mengasapi’ Penyebar Asap


Kepala Staf Presiden Teten Masduki menanggapi beredarnya kabar Komunitas Amanat Penderitaan Rakyat (Ampera) yang mengirim surat ke Perdana Menteri Nazib Razak dan meminta Malaysia turun tangan menangani masalah asap di Riau. Menurut Teten, saat ini pemerintah terus berusaha agar masalah tersebut cepat selesai.HL-3
“Pemerintah sedang dan terus berusaha, Presiden sudah panggil seluruh kementerian terkait, Panglima, Kapolri dan pemerintah daerah untuk koordinasi tanggulangi asap ini,” kata Teten saat akan mengantar Presiden Joko Widodo melakukan kunjungan ke Riau di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Minggu (6/9).
Teten menyebut Jokowi telah meminta aparat terkait untuk terus mencari apa penyebab terjadinya kebakaran. Jika ada oknum yang melakukannya dengan sengaja, maka pelakunya akan dibawa ke ranah pidana.
Dampak penyebaran asap akibat pemkabaran hutan, yang kabarnya berasal dari Provinsi Riau dan Jambi, tidak saja potensial menimbulkan timbulnya penyakit infeksi saluran pernafasan akut (ISPA).
Serbuan kabut asap yang melanda hampir semua daerah di Sumatera Utara khususnya, juga telah membuat kenyamanan masyarakat terganggu dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Termasuk membuat sejumlah penerbangan di Bandara Kuala Namu International Airport (KNIA), terpaksa dibatalkan.
Dengan kata lain, multiplier effeck yang ditimbulkan kabut asap itu, telah bersifat sistemik dan massif. Karenanya, sangat wajar jika pemerintah, dalam hal ini aparat penegak hukum segera ‘mengasapi’ (menindak tegas) para pelaku pembakaran hutan tersebut.
Seperti diketahui, pembakaran hutan khususnya di daerah Riau, sudah berulangkali terjadi dan menimbulkan serbuan kabut asap yang menyebabkan tak saja seluruh masyarakat Sumut menderita, melainkan juga berdampak pada masyarakat di negeri jiran kita.
Tentu, negeri jiran wajar merasa geram dan kecewa dengan pemerintahan kita, yang dinilai tidak becus dan kurang cepat mengasapi (memberangus) para pelaku pembakaran lahan/ hutan, yang tidak bertanggungjawab tersebut.
Nah, dalam hal ini kita menunggu realisasi ketegasan pihak pemerintah sebagaimana disebutkan Teten Masduki di atas, bahwa Presiden Jokowi sudah memanggil kementerian terkait, untuk secepatnya menuntaskan permasalahan asap itu.
Jika pihak berkompeten khususnya jajaran kepolisian mau bertindak tegas dan cepat, dipastikan akan dengan mudah, mengendus para pelaku di balik meruyaknya kabut asap tersebut, sekaligus segera mengasapinya, supaya tidak lagi mengulangi perbuatan serupa di kemudian hari. Ditunggu…!(**)