Arsip Blog

‘Politisi Lilin’, Adakah ?


politisi-lilinCap buruk dan imej negatif kerap kali dialamatkan kepada para politisi. Seolah-olah semua politisi itu, tidak bisa dipercaya serta suka menggunting dalam lipatan.

Asumsi demikian, terkadang memang ada benarnya. Para politisi memang banyak yang tak bisa dipercaya. Hari ini berkata A, besok berubah jadi B. Pemilu lalu mengenakan baju Partai Golkar, Pemilu kali ini sudah berbaju Demokrat.

Dalam konteks demikian, sudah sepatutnya rakyat diberi kesempatan untuk mencari ‘Politisi Lilin’. Yakni para politisi yang rela mengorbankan dirinya demi memperjuangkan kepentingan rakyat.

Rela mengorbankan tenaga, harta dan pikirannya demi rakyat, yang telah memberinya kepercayaan dan amanah menjadi representasi rakyat di DPRD Kabupaten/ Kota, Provinsi, DPR-RI dan DPD.

“Politisi Lilin’ ialah mereka yang tidak pernah mempolitisir rakyat demi kepentingan pribadi dan kelompoknya. ‘Politisi Lilin’ senantiasa, tak kenal lelah dalam mendengar keluhan rakyat serta selalu tulus memberi bantuan kepada rakyat.

‘Politisi Lilin’ selalu siap berkorban dan tak cuma jelang Pemilu saja kelihatan batang hidungnya. Pertanyaannya, adakah politisi yang rela berkorban seperti halnya lilin. ‘Politisi Lilin’, adakah ?

‘Politisi Lilin’, mungkin saja ada. Tapi jumlahnya bisa dihitung dengan jari. Sebab pada kenyataannya, yang banyak berseliweran dalam panggung politik kita, adalah ‘politisi ular’, ‘politisi kalajengking’, ‘politisi labi-labi’, ‘politisi serigala berbulu domba’, dan ‘politisi hipokrit’…..!

karikatur dari sini

Iklan