Yang Kuat tak Selalu Menang


Terdapat fenomena aneh dan sangat mengejutkan pada perhelatan kejuaraan sepakbola paling bergengsi di Amerika Selatan, Copa Amerika, yang tengah berlangsung di Argentina.
Dua raksasa sepak bola dunia dan juga kawasan Amerika Selatan (Conmebol), Tim Tango Argentina dan Tim Samba Brasil, harus menanggung rasa malu, karena hanya mampu melangkah hingga ke babak perempat final.
Kedua negara raksasa sepak bola dunia itu, tersingkir lebih awal dan mengundang kekecewaaan ratusan penggemarnya di seluruh dunia. Lionel Messi dkk dipermalukan Diego Forlan dkk, kalah adu penalti 4-5.
Sementara Brasil juga kalah adu penalti melawan Paraguay. Tim besutan pelatih anyar Mano Manezes ini bahkan lebih memalukan lagi. Sebab pada adu penalti itu, empat penendangnya gagal menceploskan bola ke gawang Paraguay.
Tak cuma Brasil dan Argentina yang dipermalukan. Tim unggulan Chile, juga disingkirkan tim anak bawang, yang selalu menjadi bulan-bulanan di zona Conmebol, yakni Venezuela. Chile disingkirkan Venezuela dengan skor 1-2.
Sementara Tim Putri negeri sakura Jepang, yang sebelumnya dipandang sebelah mata, juga sukses membalikkan ramalan, dan membekuk tim unggulan Negeri Paman Sam, AS di final Piala Dunia sepak bola putri.
Fenomena ini, kembali memberikan pelajaran kepada kita semua, bahwa yang kuat tidak selalu menang. Kekuasaan yang diback-up senjata canggih militer pun kerap tumbang oleh desakan massa rakyat (people power), yang hanya bersenjatakan semangat dan tekad kuat dan kebersamaan.
Karenanya, ketika berada di puncak kekuasaan, janganlah pernah menganggap remeh kekuatan rakyat. Stabilitas politik yang terwujud lewat upaya merangkul kekuatan partai, tidak akan ada artinya, jika aspirasi dan kemauan rakyat selalu diabaikan.
Sudah sangat banyak sekali contohnya, pihak yang merasa dirinya kuat dan tidak akan mungkin mengalami kekalahan, tiba-tiba menemui batu sandungan dan terpuruk dalam kegagalan, yang sangat mengenaskan dan menyakitkan.

About mikekono

politisi dan pemerhati sosial, yang selalu berpikir terbuka dan toleran pada perbedaan pendapat

Posted on 19 Juli 2011, in Kehidupan, Politik, sport and tagged , , , . Bookmark the permalink. 2 Komentar.

  1. sudah selayaknya pemimpin ingat kepada rakyatnya🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: