Kita dan Euforia Bieber


Penyanyi asal Kanada Justin Bieber tampil memukau dalam konser bertajuk “Justin Bieber My World Tour” di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat, Sabtu 23 April 2011. Pelantun lagu “Baby” tersebut membuat histeris penggemarnya yang mayoritas remaja putri itu.
Tidak kurang 10 ribu penonton menjadi saksi aksi panggung Justin Bieber tadi malam. Membuka konser dengan lagu “Love Me”, Justin mengenakan jaket dan celana putih. Klik di sini untuk melihat foto-foto aksi panggung remaja yang diorbitkan musisi Usher tersebut.
Dengan usia masih sangat belia itu, harus diakui Justin Bieber memang hebat. Pengakuan terhadap kehebatannya bisa dilihat dari sejumlah penghargaan yang diraihnya, antara lain anugerah artist of the year American Music Awards, best male MTV Music Europe Awards, favorite male singer Nickelodeon Kids’ Choice Awards, nominasi Grammy Award dan sejumlah penghargaan bergengsi lainnya.
Pesona Bieber membuat remaja Indonesia terperangkap pada euforia berlebihan. Lihatlah misalnya, pengakuan sejumlah remaja kita. “Justin itu suaranya bagus, kepribadiannya menarik, cakep,” kata Tirza (15), Yeni (15) dan Inggrid (15) kompak, siswi kelas satu SMA di Jakarta yang mengenakan kaus ungu, warna favorit penyanyi kelahiran 1994 itu.
Berbagai atribut dikenakan para penggemar Bieber seperti baju warna ungu, kaus bertuliskan “I Love JB”, stiker bertuliskan “beliebers” yang ditempel di pipi, sepatu khas Bieber atau dengan membawa poster bergambar pemuda yang bakatnya ditemukan dari situs “Youtube” tersebut. “Saya sudah beli tiket sejak tiga bulan lalu dan membayar orang untuk antri penukaran voucher dengan tiket,” kata seorang bapak asal Samarinda yang tidak ingin disebutkan namanya.
Ia tiba di Jakarta dari Samarinda, Kalimantan Timur, Jumat (22/3) bersama kedua putrinya yang duduk di bangku Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama serta seorang keponakannya yang juga masih SMP, ketiganya perempuan.”Total saya habis 20 juta, termasuk ongkos pesawat dan tiket konser,” katanya yang saat menunggu pintu gedung pertunjukan dibuka pada pukul 18.00 WIB.
Performance Justin Bieber memang yahuudd…., tapi tidak sepatutnya kita terjebak pada sikap euforia serta terlalu melebih-lebihkan kehebatannya, apalagi sampai mengkultuskannya.
Kalau mau jujur, Justin Bieber belumlah sehebat Rhoma Irama, Iwan Fals, atau Ahmad Dhani. Level Bieber sebenarnya masih sekelas Agnes Monica, Gita Gutawa atau Afghan. Tapi, begitulah persepsi sebahagian masyarakat kita, yang masih suka ‘mengagung-agungkan’ segala sesuatu yang berbau asing, atau seseorang yang ngetop di Amerika. Silahkan mengagumi Bieber, tapi janganlah berlebihan….!(**)

About mikekono

politisi dan pemerhati sosial, yang selalu berpikir terbuka dan toleran pada perbedaan pendapat

Posted on 24 April 2011, in Budaya, Kehidupan, Musik & Film and tagged , , , . Bookmark the permalink. 5 Komentar.

  1. saya juga tak terlalu suka Bieber
    daripada dia, mending Briptu Norman
    hehehe

  2. bieber biasa aja…
    kalau Kate Middleton bolehlah

  3. Kalo saya tidak termasuk dalam euforia bieber …

  4. aku mendingan mengagungkan mikekono deh hehehe…
    apa kabar bang ?

  5. iya betul.. belum sehebat bang Rhoma.. ter..la..luu..

    *nge..lo..yoorr..*

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: