Kita dan Tsunami Jepang


<Gempa berkekuatan 8,9 skala richter mengguncang Jepang dan menimbulkan tsunami cukup masif. Efek gempa pun terasa hingga ke Tokyo, 373 km dari pusat gempa. Tayangan terjangan tsunami yang disiarkan langsung di beberapa stasiun televisi, kemarin, menunjukkan suasana mengerikan.
Bagi yang tak sempat melihat tayangan di televisi, namun ingin melihat seperti apa kedahsyatan gempa dan tsunami tersebut, situs YouTube dapat menjadi rujukan. Beberapa user sudah ramai melakukan upload mengenai keadaan di Jepang.
Bahkan stasiun televisi Al-Jazeera menyajikan siaran langsung melalui halaman resminya di YouTube. Mereka menayangkan situasi terkini tentang bencana dahsyat yang sedang menimpa negeri Sakura tersebut. Ribuan warga Jepang dikabarkan meregang nyawa dalam peristiwa memilukan.
Bagi bangsa Indonesia, peristiwa tsunami masih merupakan kenangan dan cerita duka nan mendalam. Tsunami yang meluluhlantakkan Aceh pada 26 Desember 2004 lalu, masih menimbulkan kesedihan dan trauma bagi seluruh rakyat Indonesia.
Apalagi peristiwa tsunami di Jepang, ternyata juga disertai kabar duka di Aceh, yakni terjadinya banjir bandang yang menewaskan 21 orang. Tim SAR yang dibantu masyarakat berhasil menemukan dan mengevakuasi 21 jenazah korban banjir bandang yang melanda sejumlah desa di Kecamatan Tangse, Kabupaten Pidie, Aceh, Kamis (10/3) malam.
Menyimak tayangan terjangan tsunami yang teramat dahsyat itu, kita hanya bisa mengurut dada disertai keprihatinan nan mendalam. Berbagai bencana di muka bumi, seolah tidak pernah usai. Adakah ini pertanda, kiamat sudah semakin dekat ? Atau Sang Khalik sudah semakin ‘geram’ melihat hambanya yang semakin menjauh dari ajaranNya ?
Apa pun yang menjadi latar belakang penyebab terjadinya bencana teramat dahsyat itu, sudah sepatutnya menjadi bahan renungan bagi kita semua.
Bahwa, betapapun canggihnya pencapaian kemajuan teknologi manusia, tidak akan pernah mampu menyiasati bencana alam yang diturunkan Tuhan Yang Maha Kuasa atas segalanya.
Semua negara di dunia mengakui, Jepang merupakan salah satu negara tercanggih di bidang teknologi. Namun, ketika bencana alam dari Sang Penguasa Langit turun, para teknolog negeri Matahari Terbit itu pun tak kuasa menghempangnya.
Peristiwa tsunami nan memilukan itu, sejatinya tidak pernah bisa ditebak, kapan akan datang menghampiri kita. Karenanya, sembari tetap berusaha mengantisipasinya dengan melakukan berbagai upaya deteksi dini, selanjutnya kita hanya bisa berdoa semoga Allah SWT berkenan mengampuni dosa-dosa para hambaNya.
Di tengah keprihatinan mendalam menyikapi tsunami yang melanda negeri Sakura itu, kita berharap kiranya Sang Khalik tidak (lagi) menurunkan bencana tsunami yang teramat dahsyat dan mengerikan itu ke negeri kita, yang rakyatnya dikenal sangat sangat religius namun pejabatnya banyak yang doyan korup itu. Semoga ….

About mikekono

politisi dan pemerhati sosial, yang selalu berpikir terbuka dan toleran pada perbedaan pendapat

Posted on 13 Maret 2011, in Budaya, Kehidupan and tagged , , , . Bookmark the permalink. 1 Komentar.

  1. tsunami itu sangat dahsyat
    turut berduka dan prihatin

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: