Demokrat : Jangan Salah Pilih !


Partai Demokrat menggelar Kongres II di Bandung, 21-23 Mei. Dalam pemberitaan, ramai dikedepankan soal persaingan tiga nama, memperebutkan jabatan Ketua Umum, yakni Andi Mallarangeng, Anas Urbaningrum, dan Marzuki Alie.
Siapapun yang terpilih menjadi Ketua Umum, sudah pasti tantangan yang dihadapi Partai Demokrat akan jauh lebih berat. Pasalnya, pada Pemilu 2014 mendatang, dipastikan SBY tidak lagi berstatus sebagai calon presiden.
Dengan kata lain, tidak akan mudah bagi partai ini, untuk tetap mampu mempertahankan statusnya sebagai pemenang Pemilu. Lagi pula popularitas SBY pun, diakui atau tidak, tak lagi secemerlang beberapa tahun silam.
Gonjang-ganjing yang terjadi di negeri ini, semisal meruyaknya kasus Bank Century, kriminilasasi KPK, ‘perang bintang’ di tubuh Polri, serta merebaknya makelar kasus (markus), sudah pasti ikut berdampak pada pemerintahan SBY-Boediono, yang dinilai sering lamban untuk ikut ‘berperan’ dalam menuntaskan berbagai masalah tersebut.
Karena itu, perhelatan Kongres Partai Demokrat, akan sangat menentukan perjalanan dan masa depan partai yang kelahirannya dibidani SBY itu, dalam konstelasi politik di tanah air. Salah menentukan (memilih) Ketua Umum, selanjutnya akan berdampak buruk dan bisa jadi akan membuat partai pemenang pemilu ini, kemudian terpuruk.
Yang kelihatan sangat berambisi menjadi Ketua Umum saat ini adalah Andi Mallarangeng. Dan peluangnya sangat besar, karena dia kabarnya didukung putra SBY, Ibas. Sementara pesaingnya Anas Urbaningrum seperti biasanya selalu tampil cool dan santun. Sedangkan Marzuki Alie, tak terlalu kelihatan gaungnya.
Dari segi kompetensi, Andi memang pantas menjadi Ketua Umum. Namun dari sisi pengalamannya dalam memenej partai, dia belum cukup teruji. Saat bergabung di Partai Demokrasi Kebangsaan (PDK) bersama Ryass Rasyid, sebagai caleg, Andi justru gagal duduk di Senayan karena perolehan suaranya tak signifikan.
Selain itu Andi juga baru gabung ke Partai Demokrat di tengah jalan, sedangkan Anas dan Marzuki Alie merupakan kader murni Partai Demokrat. Andi juga terkesan ambisius, sementara Anas tampil sangat santun dan memiliki komunikasi politik mumpuni.
Kalau Demokrat ingin memiliki Ketua Umum yang punya waktu luang lebih banyak mengurus partai, maka pilihan tepat memimpin Demokrat adalah Anas Urbaningrum. Adapun Andi dalam kapasitasnya sebagai Menpora dan Marzuki yang Ketua DPR-RI, dipastikan kesibukan tugasnya akan membuat waktu untuk mengurus partai akan sangat minim.
Semuanya tentu terpulang kepada peserta Kongres dan pilihan SBY sendiri. Jika Demokrat ingin tetap eksis, disegani kawan dan lawan, sosok Anas Urbaningrum merupakan pilihan tepat memimpin Demokrat lima tahun mendatang. Mengapa ? Selain relatif bisa diterima di semua kalangan, Anas juga sudah teruji dalam memimpin organisasi, dan yang lebih penting lagi, dia juga disukai banyak orang, termasuk di luar komunitas Demokrat. Ini merupakan modal sangat berharga bagi sebuah partai.  Selain tak boleh salah pilih, dipastikan akan lebih riskan lagi, jika Demokrat justru kembali dipimpin oleh kerabat SBY. Semoga peserta kongres tidak salah dalam memilih….!

Foto dari sini

Iklan

About mikekono

politisi dan pemerhati sosial, yang selalu berpikir terbuka dan toleran pada perbedaan pendapat

Posted on 19 Mei 2010, in Politik and tagged , , , . Bookmark the permalink. 8 Komentar.

  1. bener sekali bang…
    Bung Anas memang pas
    menjadi Ketua Umum Demokrat
    namun belum tentu SBY
    memberi restu padanya 😦

  2. Semoga pemilihan kandidat selalu obyektif agar the right man in the right place 🙂

  3. Anas memang paling pantas
    menjadi Ketua Umum Demokrat
    sayangnya, yang menentukan
    adalah SBY
    kelihatannya dia lebih cenderung
    ke Andi Mallarangeng 😦

  4. Semoga bisa memilih yang terbaik Pak… ^_^
    jangan sampai termakan janji deh…

  5. julianusginting

    saya masih lebih suka anas….

  6. Anas politisi yang patut diteladani
    rugi demokrat kalau tak
    memberinya kesempatan

  7. Anas politisi yang patut diteladani
    rugi demokrat kalau tak
    memberinya kesempatan 😦

  8. Malam ini ketua Partai Demokrat sudah terpilih, dan pilihan jatuh ke kandidat yang sangat pas : Anas Urbaningrum. Banyak orang lega dengan terpilihnya Anas, karena ada harapan ke depan Partai Demokrat akan lebih baik. Kemenangan Anas juga diinterpretasikan oleh banyak pengamat sebagai ‘kekalahan Cikeas’. Era SBY sudah lewat. Selain karena pada pemilu 2014 SBY tak bisa lagi tampil, prestasi SBY pada pemerintahannya yang ke dua mengecewakan banyak orang, sementara prestasinya juga belum terlalu bisa dibanggakan …

    Good Bye SBY …

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: