Kreativitas Bisa Dipicu, Kualitas tak Bisa Dibeli !


creativeBeberapa bulan belakangan ini, saya banyak mendapat kritikan dari teman-teman blogger, karena blog Mikekono nyaris nihil dari postingan-postingan baru.

Kritikan konstruktif itu antara lain berasal dari Tutinonka, seorang dosen dan novelis yang selalu saya kagumi karya-karyanya, karena postingannya selalu inspiring, enak dibaca dan perlu. Jeweran juga datang dari Yessy Muchtar, yang menyebut blog saya sudah seperti ‘hutan’.

Kritikan teman-teman itu, menyadarkan saya untuk segera menulis dan menulis lagi. Ternyata, kreativitas memang bisa dipicu agar terus tumbuh berkembang dan mengalami peningkatan. Kreativitas bisa dipaksa agar tetap terjaga. Karya-karya baru bisa terus bermunculan, bila ada kemauan.

Sebaliknya, betapapun kuatnya dorongan motivasi, bila seseorang tidak berkualitas, dipastikan tidak akan mampu menghasilkan karya yang berkelas. Sebab kualitas memang tak bisa dibeli…..!

Terbukti, banyak orang kini menduduki jabatan bergengsi, tetapi tetap saja kelihatan tak memiliki reputasi layak puji. Sebab pada akhirnya jabatan yang disandangnya membuat dirinya menjadi bahan tertawaan dan olok-olokan.

Tersebutlah seorang tokoh di negeri Sijujung Koden, dengan bekal kekuatan finansialnya yang tidak terukur, mampu membeli jabatan penting di sebuah institusi bergengsi.

Tapi, apa lacur, setelah menduduki jabatan bergengsi tersebut, yang bersangkutan, tetap saja tidak berubah menjadi sosok yang kredibel. Dia cuma menjadi boneka dan tukang stempel. Tanda tangannya memang berlaku, namun kebijakan institusi yang dipimpinnya lebih banyak dikendalikan oleh para wakil-wakilnya.

Hal itu bermakna, apa pun profesi yang disandang, jika Anda tidak memiliki kualitas, Anda tidak akan pernah menjadi sosok yang berpengaruh dan memberikan peran menentukan. Dengan kata lain, keberadaannya cuma sekadar menggenapi alias antara ada dan tiada.

Kreativitas bisa dipicu dan dipaksa. Namun pemaksaaan terhadap kreativitas itu hanya dimungkinkan dapat berjalan mulus, apabila didukung kualitas. Tanpa kualitas, semuanya cuma sebatas karya apa adanya alias bukan karya lawas yang berkelas…..!

Iklan

About mikekono

politisi dan pemerhati sosial, yang selalu berpikir terbuka dan toleran pada perbedaan pendapat

Posted on 10 November 2009, in Budaya, Kehidupan and tagged , , , . Bookmark the permalink. 10 Komentar.

  1. Setuju bro …
    kreatifitas itu (kadang) harus di picu … dan harus di trigger …

    Salam saya

    @mikekono :
    abanganda termasuk
    blogger yg kreatif
    dan berkualitas
    pantas diteladani
    thanks bro 🙂

  2. Aha, saya senang sekali kritikan saya beberapa bulan terakhir ini akhirnya ‘membuahkan hasil’ : Bang Mike menulis kembali di blog. Memang dibutuhkan energi yang lebih besar untuk menulis di blog jika dibandingkan menulis status di fb, tetapi menulis di blog memberikan manfaat yang lebih besar baik kepada pemilik blog maupun kepada pembaca. Tulisan di blog adalah sebuah karya, sebuah hasil pemikiran, yang bisa terus disimpan dan menjadi rekaman jejak langkah kita dalam menjalani kehidupan.

    Tulisan-tulisan Bang Mike selalu bernas dan merupakan potret dinamika masyarakat yang sedang bergejolak, maka saya sungguh merasa kehilangan ketika tulisan-tulisan Bang Mike tidak muncul lagi di blog. Tapi syukurlah, Mikekono has back!

    Mejuah-juah! (eh, bener nggak ya … lha wong saya nggak ngerti bahasa Pak-pak 😀 )

    @mikekono :
    makanya sy slalu bersyukur
    punya teman sebaik mbk Tuti
    yg selalu kreatif dan
    membuatku ikut termotivasi
    begitupun sy menyadari
    tak kan mampu sehebat
    Mbak Tuti 😦
    btw, yang bener
    njuah-njuah,
    kl mejuah-juah,
    itu bahasa Karo 🙂

  3. Postingan Bang Mike memacu saya buat menjadi akunting yang berkualitas ditempat saya bekerja.
    Memang betul bang, kualitas itu bisa membuat suatu nilai lebih bermakna dan kaya manfaat baik buat diri sendiri maupun orang lain

    @mikekono :
    syukurlah bila itu
    bisa ikut memicu
    dan melahirkan energi
    positif bagi Mbak Anny
    btw, postingan adinda
    juga slalu inspiring 🙂

  4. wahhhh setelah malang melintang di dunia febukan ya om 😀
    semangat nulisnya om… 😉

    kreatifitas perlu di rangsang untuk selalu datang…caranya pun terserah yg punya 😀

    @mikekono :
    iya tuh, fesbuk
    emang bs bikin
    kreativitas di blog
    terkendala,
    thanks atas supportnya
    adinda 🙂

  5. Hehehe,betul sekali itu Bang 🙂
    Selamat berkarya lagi bang.
    Tapi kalau menang ada kendala di waktu, saya sangat maklum kok bang. Lha yang penting sekali terbit postingannya langsung laris dibaca pengunjung, hahaha 🙂

    Ok, bang selamat beraktivitas kembali 🙂

    Best regard,
    Bintang

  6. iyap stuja ban9 mike,klu kreatifitas tuch jan9an dipaksa
    se9a sesuatuna klu dipaksain nda enak 🙂

    keep writin9 ya ban9 mike 🙂

  7. Selamat beraktifitas kembali bang…sering2 bengong 1-2 jam sendirian..ide2 pasti banyak bermunculan…heee

  8. semoga selalu tetap semangat
    salam hangat selalu
    pa cabar

  9. he..he…saya jadi malu….
    Bu tuti dan teman teman cuma segan kalau mau mengkritisi tulisan saya…saking ora karuan Bang…waton nekad.
    Btw…sebenarnya Bang Mike BISA…cuma mungkin belum konsisten…atau…lagi banyak kegiatan lain ??…

  10. wah, semangat kembali admin untuk menulis, salam kenal…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: