PNS Sayang, CPNS Malang….!


CPNSCalo CPNS dilaporkan terus bergentayangan. Mereka tak segan-segan mencari mangsa untuk menarik keuntungan. Modus yang dipakai dengan mengiming-imingi peserta bisa dibantu lulus seleksi dengan menyetor uang pelicin bervariasi antara Rp 75 juta hingga Rp 100 juta.

Padahal, pihak penyelenggara ujian CPNS dan jajaran Pemerintah telah berkali-kali menekankan, pelaksanaan ujian/ seleksi CPNS itu akan dilakukan dengan fair dan objektif alias tidak mengenal istilah beking-bekingan. Dengan kata lain, siapa yang berkualitas, itulah yang akan diloloskan.
Tetapi, fakta di lapangan hampir selalu bertentangan dengan apa yang dikumandangkan para pejabat pemerintah/ penyelenggara seleksi CPNS tersebut. Terbukti, sudah menjadi rahasia umum, yang berpeluang untuk lulus adalah mereka yang punya backing serta kemampuan menyediakan uang pelicin.
Sungguh malang nian nasib para CPNS itu. Ratusan ribu yang mendaftar, cuma sekitar ratusan yang diterima. Bahkan kendati telah menyediakan uang pelicin, juga belum menjadi jaminan seseorang akan dengan mudah lulus seleksi.
Sudah banyak buktinya, para peserta penerimaan CPNS itu mengalami kegagalan ganda ; tidak lulus dan uangnya pun tertahan di tangan calo. Bahkan tak jarang raib begitu saja alias tak kunjung dikembalikan sebagaimana perjanjian semula.
Kendati begitu, para orangtua dan peserta CPNS seolah tidak pernah kapok menggunakan para calo dan atau oknum-oknum PNS ‘berpengaruh’, yang ditengarai memiliki kekuasaan atau kemampuan membantu mempermulus kelulusan para peserta CPNS tersebut.
Pasalnya, mereka yang kualitas SDM dan intelektualnya pas-pasan, lebih merasa tak yakin lagi, apabila mengikuti seleksi penerimaan CPNS tanpa dibekali dengan modal (uang pelicin). Tanpa kesiapan dana memadai, mereka lebih menganggap keikutsertaannya hanya sekadar trial and error belaka.
Lalu mengapa status PNS begitu disayang dan masih diidolakan mayoritas generasi muda bangsa kita hingga kini ? Hal itu tiada lain, karena opini umum yang berkembang selama ini, status sebagai PNS memang cukup menjanjikan dan dianggap masih lumayan bergengsi.
Lagi pula pekerjaan sebagai PNS selama ini diasumsikan memang tidak terlalu berat, bahkan bisa disebut cenderung santai. Tidak jarang PNS justru lebih banyak waktunya menganggur di kantor, sehingga lebih sering diisi dengan main fesbuk atau ngobrol ngalor ngidul.
Status PNS memang lumayan enak. Pekerjaan ringan, tapi menjelang Pemilu seringkali mengalami kenaikan gaji. Faktanya generasi muda bangsa kita masih lebih suka dengan pekerjaan yang serba santai, tapi penghasilan mencukupi.
Jiwa dan spirit enterpreneurship kelihatannya belum terintegrasi dengan optimal di dalam diri generasi muda bangsa kita. Mereka tetap menjadikan status sebagai PNS sebagai impian, sebab pekerjaan itu memang menjanjikan masa depan lumayan cerah.
Namun pada realitasnya, untuk bisa diterima sebagai PNS bukanlah semudah membalik telapak tangan. Soalnya alokasi yang dibutuhkan selalu tidak sebanding dengan yang membutuhkan. Sebuah fenomena yang ironis ; PNS sayang, CPNS malang……!


About mikekono

politisi dan pemerhati sosial, yang selalu berpikir terbuka dan toleran pada perbedaan pendapat

Posted on 3 November 2009, in Budaya, Kehidupan and tagged , , , . Bookmark the permalink. 8 Komentar.

  1. selamat malam
    wah ama nian blue tak mampir nich
    pa cabar
    salam hangat selalu
    lengkap artikelnya

    @mikekono :
    iya tuh, dah lama gak mampir
    thanks bro🙂

  2. asyiiiikkk…
    lumayan dapat keduaaaxxx…

  3. biasanya calo2 CPNS malah jadi kaki tangan pejabat yg terkait. kasusnya sama dengan calo tiket kereta api atau pesawat, mereka justru dimainkan oleh orang dalam sendiri.

    @mikekono : faktanya memang demikian
    mereka mencuri kesempatan
    dalam kesempitan🙂

  4. jika dari awal masuknya saja sudah KKN, maka terbayang jika mereka sudah diterima pun juga akan melakukan hal yang sama. ini yang disebut dengan KKN struktural. atau ada juga yang bilang KKN berjama’ah.

    @mikekono : iya bener,
    karena masuknya sudah KKN,
    alhasil mereka akan menjadi agen KKN

  5. hmm … setiap kali pendaftaran cpns dibuka, jumlah pendaftar bejibun dan berebut kursi, mas mike. semoga praktik2 percaloan dan suap tidak lagi terjadi. sudah saatnya terjadi perubahan rekruitment CPNS.

    @mikekono : setuju mas sawali
    hanya lewat perubahan pola rekrutmen,
    praktik percaloan bs dihilangkan

  6. males ikutan cpns.

    @mikekono : hehehe…..cocok

  7. Saya bukan PNS, dan tidak tertarik menjadi PNS 🙂

    Orang masih mendambakan menjadi PNS, karena kerjanya santai, banyak kesempatan mendapatkan penghasilan sampingan (entah halal maupun tak halal), dan dijamin dengan pensiun. Ini mencerminkan watak bangsa kita yang enggan kerja keras, maunya hidup enak ongkang-ongkang kaki. Bagaimana merubahnya?

    Abang juga bukan PNS kan?🙂

    @mikekono : sama, saya juga bukan PNS,
    walaupun sama2 bukan PNS,
    tapi tetap saja mbak tuti
    lebih estabilish dan sukses
    di segala bidang🙂

  8. ban9 mike,aku salah satu peserta yan9 tiap tahun fi9ht ikutan test ini🙂

    no caLo,satu2na calo untukQ adalah DIA,san9 pemilik ja9at Raya..

    doain ya ban9 aku bisa masuk tahun ini **amin Ya rabb..

    tapi eman9 bener,dari taon ketaon har9ana naek ban9,siapa y9 brani banyak masuk,klu aku seeh mendin9 wat buka usaha heheh..

    tapi ada kok ban9 yan9 nda pake uan9 pelicin lolos..🙂

    seru ajah ban9 ikutan test 9inian😀,sampe apal soalna hehe
    **tetep optimis**

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: