Ramadhan, Ada Apa denganmu ?


ramadhanRamadhan datang lagi. Ramadhan memang selalu setia mengunjungi umat Islam saban tahun. Tapi, acapkali Ramadhan datang dan pergi, tanpa kesan….!

Ramadhan, ada apa denganmu ? Tak ada yang salah dengan bulan Ramadhan. Tak ada yang keliru di balik perintah menjalankan kewajiban berpuasa di bulan Ramadhan itu.

Cuma para hambaNya saja, yang selalu saja lalai dan sekadar menjadikan Ramadhan sebagai sebuah rutinitas musiman. Ramadhan belum sepenuhnya sukses membuat mereka yang menjalankan ibadah puasa, benar-benar tampil sebagai pemenang pasca Ramadhan.

Puasa di bulan Ramadhan sejatinya bertujuan agar umatNya menjelma menjadi sosok hamba Allah yang laallakum tattaquun (menjadi orang yang bertakwa).

Orang yang bertakwa (muttaqin) itu sejatinya takut pada Allah SWT. Rasa takut itu ditandai dengan adanya kesadaran menjalankankan perintahNYA dan menjauhi segala laranganNYA.

Tetapi, pada kenyataannya, sudah bertahun-tahun bahkan berpuluh-puluh tahun mereka berpuasa….,tetap saja kualitas iman dan akhlaknya begitu-begitu saja alias tidak pernah takut melanggar perintahNYA.

So, wajar jika muncul pertanyaan, Ramadhan, ada apa denganmu ? Mengapa Ramadhan belum juga mampu mengubah seseorang menjadi lebih baik.

Tentu semua itu bukanlah kesalahan Ramadhannya, melainkan karena kekeliruan si Ramadhan dalam menghayati makna esensial dan substansial yang terkandung di dalam perintah berpuasa itu.

Ramadhan belum mampu membentuk seseorang menjadi hambaNYA yang muttaqin, karena puasa dijalankan hanya sebagai rutinitas, bukan berawal dari sebuah kesadaran dan ketulusan dalam menjalankan setiap perintahNYA….!

About mikekono

politisi dan pemerhati sosial, yang selalu berpikir terbuka dan toleran pada perbedaan pendapat

Posted on 20 Agustus 2009, in agama, Kehidupan and tagged , , , . Bookmark the permalink. 8 Komentar.

  1. Bro …

    Dengan segala kerendahan hati …
    Trainer ingin memohon maaf lahir bathin …

    Mari kita sambut bulan penuh berkah ini dengan Gembira …

    Salam saya

  2. Saya lebih suka menumbuhkan rasa CINTA kepada Allah, dari pada rasa TAKUT. Karena Allah itu Ar Rahman Ar Rahim, penuh kasih sayang, maka saya lebih suka memikirkan Allah sebagai pencinta, bukan penghukum. Meskipun, sejak kecil kita terbiasa dididik dengan dogma dosa dan neraka.

    Jika kita mencintai Allah, pastilah kita mau mengikuti semua perintahnya, dan meninggalkan semua larangannya. Jangankan kepada Allah, bahkan kepada seseorang yang kita cintai pun kita selalu berusaha menyenangkan hatinya, bukan?

    Selamat menjalankan ibadah di bulan Ramadhan Bang Mike, semoga Ramadhan ini memberikan kedamaian, kesejukan, dan kebahagiaan kepada kita semua. Tentu saja diiringi dengan meningkatnya iman dan ketakwaan. Amin.

  3. Semoga kita bisa menjalani ramadhan tahun ini dengan lebih baik. Hingga tujuan menjadi la’alakum tattakuun tercapai.

    Selamat berpuasa.

  4. ban9 mike…

    bukakan pintu maaf untukku yaa…
    untuk smua tutur dan komen yan9 nda berkenan..

    semo9a ramadhan ini membuat kita semua menjadi lebih baik dibandin9 ramadhan tahun lalu..
    bukan la9i lapar dan haus yan9 didapat tapi lebih dari itu,sehin9a kita bisa menjadi insan yan9 kembali fitri amien..🙂

    happY shaum ban9🙂

  5. Met puasa ramadhan abang.. Semoga ibadah makin nambah dan nambah, hehe..

  6. Semoga kali ini makin banyak orang yang menjalankan ibadah ramadhan tidak hanya sebagai rutinitas tahunan ya bang?… melainkan karena lahir dari hati yang merasakan kerinduan akan kedekatannya dengan sang pencipta.

    Selamat menjalankan ibadah puasa ya bang, semoga puasa kali ini bisa dijalani dengan utuh, penuh, seluruh, sehingga pada akhirnya nanti, terlahir fitri kembali.

    Mohon maaf kalo ada salah, baik perkataan maupun perbuatan… mohon dimaafkan🙂

    Wassalam,
    Silly

  7. Tidak ada apa-2 dengan Ramadhan.. kecuali bulan yang telah ditetapkan Allah untuk hambaNYA..
    meningkatkan ke taqwaan kepada NYA, bulan keberkahan, bulan penuh ampunan, dan segala kebaikan yang berlebih ada pada bulan ramadhan..

    Bila manusia itu blm berubah se usai ramadhan..?
    jadi kembali lagi pada manusianya..
    sudah berniat tulus, ikhlas dan penuh taqwa kah menjalankan ibadah ramadhan..?

    Semoga kita semua dapat menjalankan ibadah ramadhan dengan taqwa pula niat tulus ikhlas..dan Allah menerima ibadah kita..Amiin..

    selamat berpuasa Bang..

  8. Heran ya Bang…kenapa kita pada umumnya rajin 200 % kalau ramadhan ?
    padahal kalau itu diteruskan di 11 bulan yang lain…walau cuma 80% saja …kan hidup ini sangat indah.
    Selamat berpuasa Bang…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: