Anas Urbaningrum, Politisi Paling Ngetop 2009


anas_familyAnas Urbaningrum, layak disebut sebagai politisi paling bersinar dan paling ngetop 2009.  Sebelum dan pasca Pemilu Legislatif,  Anas sangat mendominasi media. Media elektronik pun seolah rebutan menampilkan dirinya sebagai jubir Demokrat, padahal dia termasuk newcomer di jajaran kepengurusan partai tersebut.

Politisi muda kelahiran Blitar 15 Juli 1969 ini, bisa disebut berjodoh dengan SBY. Seperti halnya SBY, Anas juga selalu tampil santun, cool, dan mampu menyampaikan gagasan cemerlangnya dengan sitematis dan mudah dipahami publik. Partai Demokrat sangat beruntung memiliki Anas Urbaningrum.

Karena berbagai kelebihannya itu, tidak terlalu mengejutkan jika Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat SBY beberapa hari lalu, justru memberi kepercayaan kepada suami Athiyyah Laila itu untuk mewakili dirinya memberi keterangan pers kepada wartawan.

Padahal saat memberi keterangan pers di rumah pribadi SBY (Cikeas Bogor) itu, di sana terdapat nama-nama mentereng seperti Andi Mallarangeng, Syarif Hasan, Ruhut Sitompul plus Ketua Umum Hadi Utomo dan Sekjen Partai Demokrat Marzuki Alie.

Lalu mengapa SBY memilih Anas ? Penyebabnya tiada lain, karena ayah empat putra-putri ini memang terbukti selalu mampu memposisikan dirinya sebagai juru bicara partai yang memesona, komunikatif dan interaktif. Keberadaan Anas di Demokrat membuat SBY banyak terbantu, dalam hal pembangunan citra (image building) positif partai di mata khalayak.

Kiprah Anas yang demikian memikat, sehingga dirinya pantas dianggap sebagai politisi paling bersinar dan ngetop 2009, sekaligus calon pemimpin masa depan (Partai Demokrat) pasca SBY itu, tentu tidaklah terlalu mengejutkan.

Pasalnya sejak menjadi Ketua Umum PB Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) 1997-1999, kiprah Anas memang sudah terlihat menonjol. Performancenya nan santun dan akomodatif mirip seniornya di HMI (Akbar Tanjung) itu, menyebabkan dirinya mudah berinteraksi dengan berbagai kalangan.

Kapabilitas dan akseptabilitas Anas itulah membuat dirinya pasca sukses memimpin PB HMI, selanjutnya dipercaya menjadi anggota Tim Seleksi Parpol 1999 (Tim 11), anggota KPU 2001-2005, Ketua Yayasan Wakaf Paramadina 2006-sekarang dan Ketua Bidang Politik DPP Partai Demokrat.

Dengan reputasi dan posisinya sebagai salah satu ‘anak emas’  SBY itu, Anas sangat berpeluang menapaktilasi jejak sukses para politisi alumni HMI semisal Akbar Tanjung, Jusuf Kalla, Amien Rais, Ismail Hasan Metareum, Yusril Ihza Mahendra, Fahmi Idris, Bachtiar Chamsyah, MS Kaban, Mar’ie Muhammad, dll. Harus diakui, sejak puluhan tahun silam hingga kini, HMI memang selalu sukses melahirkan akademisi, politisi dan pemimpin handal.

Dengan atau tanpa SBY pun, sosok Anas tetap akan diperhitungkan dalam konstelasi politik negeri ini di masa mendatang. Pasalnya, pria berkacamata lumayan handsome ini bisa disebut sebagai politisi multitalented. Dia organisatoris handal,  komunikator mumpuni, sekaligus pelobi piawai, plus seorang intelektual yang sebentar lagi menyandang gelar Doktor (S3).

Perjalanan karier politik Bung Anas masih panjang. Kariernya  dipastikan akan terus melesat bak meteor. Tetapi jika tidak hati-hati, dia juga bisa mendadak sontak meredup lalu hilang dari peredaran. Semoga Anas tidak sampai terjungkal karena pesona harta dan wanita, sekaligus dapat memetik pelajaran dari peristiwa tragis yang menimpa seniornya mantan Ketua Umum PB HMI, M Yahya Zaini.

foto diambil dari sini

About mikekono

politisi dan pemerhati sosial, yang selalu berpikir terbuka dan toleran pada perbedaan pendapat

Posted on 25 April 2009, in Politik and tagged , , , , . Bookmark the permalink. 37 Komentar.

  1. baru tau sy info ttg beliau pak.

  2. anas mantan ketum HMI itu emang oke punya deh. bahasanya baik, orangnya santun, dan pintar. tak mudah emosian! sip!

  3. Asal jangan kelewat cepat mengorbit sehingga lupa menapak ke bumi… Tetap diperlukan kematangan politik…
    Dan itu sangat ditentukan oleh jam terbang…

  4. bener bang, mas Anang
    memang tengah meroket
    dia memang smart, cool, dan
    sangat faham fatsoen berpolitik

  5. hmmm emang aku juga akui alumnus PB HMI udah terbukti JoooSSSS

  6. saya kurang paham politik tapi setidaknya pengetahuan baru buat saya

  7. bener juga ya,, soalnya pak anas ini sering banget muncul klo ada acara2 membahas partai di tv..

  8. Thanks bang untuk infonya….next saya tunggu info keluarga abang mike…salam juga untuk keluarga Anas Urbaningrum. Dari pakde gitu….halah!

    Kalo saja semua politisi multitalent…apa kata diana?

  9. Saya memang melihat Anas Urbaningrum ini sebagai sosok yang santun, kalem, tidak emosional, punya talenta yang lumayan baik dan sebagainya. Namun sayang, dia memilih karir politiknya lewat jalur partai, walaupun tentu saja itu adalah haknya dia sepenuhnya. Karena, seperti halnya perpolitikan di Indonesia, orang-orang partai belum bisa melihat masalah secara jernih, pasti ia masih berfikir parsial yang sangat dipengaruhi oleh partainya baik itu yang baik ataukah yang buruk.

    Di partai Demokrat yang sekarang, misalnya, ketua dewan pembina SBY masih dianggap sebagai “setengah dewa” yang langkahnya selalu benar dan harus diikuti, apalagi setelah sosok SBY berhasil memenangkan pemilu tahun ini. Seolah2 sosok SBY adalah sosok yang “ideal” dan “tidak pernah bertindak keliru”. Padahal tentu tidak ada manusia yang benar-benar ideal semua tak luput dari kesalahan. Nah, ketika suatu nanti (mungkin) SBY bertindak salah, beranikah si Anas ini buka suara dan mengkritik SBY? Itu yang masih tanda tanya. Kita lihat apakah ia setia dengan profesi dan ilmunya ataukah ia hanya setia pada partai dan sosok ‘idola’ yang ada di partai tersebut?? Kita lihat saja……….

  10. Trims untuk artikel yang -seperti Anas- santun, informatif tapi tidak terkesan menjilat.
    Selain Anas memang santun dan talented, SBY memberi banyak kesempatan pada Anas untuk tampil, untuk membuktikan bahwa Partai Demokrat memberi kepercayaan pada orang2 muda untuk mengemuka. Ini berbeda dengan banyak partai lain yg sepertinya kurang memberi ruang bagi kaum mudanya.
    Thank you.

  11. asal bang anas jangan coba2 bermain perempuan deh. kayak dewan2 lain yang udah2. bakal karir redup seketika😀

  12. mungkin juga faktor pamor partai demokrat yang kebetulan saja anas terlibat di dalamnya sehingga nama anas mendominasi media. semoga saja kariernya bisa tetep terjaga melalui sikapnya yang penuh fatsun dan kearifan.

  13. Mudah mudahan Anas bisa menguasai diri agar tidak jadi lupa daratan setelah dipercaya jadi politisi yang handal

  14. Bang Kalimat paragraf terakhir …
    membuat saya langsung merinding …

    Ya … hal yang “satu” itu bisa membuat semuanya porak-poranda …

    salam saya

  15. Memang betul, HMI adalah salah satu organisasi mahasiswa yang banyak mencetak aktivis-aktivis handal. Sayangnya HMI sekarang kurang terdengar suaranya dalam menyikapi berbagai persoalan bangsa (maaf kalau saya yang kurang memperoleh informasi). Mungkin eranya memang sudah berganti. Di kampus-kampus, semangat untuk bergabung dalam organisasi mahasiswa juga tidak seperti 20 – 30 tahun lalu. Mungkin era digital, dimana dengan internet orang bisa berhubungan dengan siapa pun, dan melakukan apa pun, tanpa harus melakukan aktivitas fisik berkumpul dengan orang lain, membuat organisasi-organisasi mahasiswa seperti ini menjadi kurang menarik. Sebuah tantangan bagi para organisator untuk merevitalisasi diri.

    Kalau nggak salah (berarti betul🙂 ) Anas Urbaningrum adalah menantu salah satu Kyai di Pondok Krapyak, Yogya. Kalau salah, ya mohon maaf …

    (btw, saya dulu pernah juga menjadi salah satu pengurus komisariat HMI fakultas … zaman masih moeda doeloe …😀 )

  16. yupz,betull sekalee..anas ituh mrupakan salah satu tokoh poltik yan9 daku suka ban9,cerdas dan low profile dari duLu..

  17. ada beberapa kesamaan antara bung anas dan bang mike
    sama2 sosok yg mengagumkan, cool, handsome, smart dan memiliki performance nan santun
    kalau bung anas ngetop di seantero nusantara
    bang mike juga ngetop di kalangan blogger

    malah jadi idola di jagad perbloggeran
    sampe sampe ada yang cemburu lho😉

  18. Wah … Mbak Linda, siapa yang cemburu dan siapa yang dicemburui nih? Seru, seru! Siap-siap nonton infotainment in blogsphere aah …😀

  19. wahhh setuju ma mbak Linda tapi ngga pakai kata-kata ” sampe sampe ada yang cemburu lho” hehehe😀 karena setiap orang punya kelebihan dan kekurangan jadiii ngga perlu cemburu😀

  20. Semoga ‘anak emas’ SBY ini bisa menjalankan amanat rakyat dengan baik🙂

  21. apa kabar pak?
    tukeran link pak?
    bisakah?
    thanks

  22. Akhirnya setelah sekian lama nggak mampir, maklum krn sibuk bang, saya bisa singgah disini dan menikmati kembali suguhan2 abang yang menarik. Yach semoga saja Elit politik dinegeri ini benar-benar bisa menjalankan amanah rakyat Indonesia yach bang. Kalau saya sich terserah siapa saja orangnya, yang penting itu tadi…bisa mengayomi, bisa jujur, bisa meningkatkan derajat hidup rakyat,dll yang baik2 dech.

    Terima ksh buat infonya bang Mike, kalau profil keluarga abang sendiri kapan dikulas disini bang Mike, qiqiqi 🙂 🙂🙂

    Best regard,
    Bintang

  23. mampir… ajah,
    mo liat kel. Pak Anas😀
    salam hangat selalu

  24. Kader demokrat yang HMI banget.
    hehehehe

  25. Wah, pengamatannya sejalan dengan wartawan Kompas Pepih Nugraha. Moga-moga tidak tersandung unforced error…Amien…

  26. cukup beralasan mengapa golkar kubu AT lebih suka merapat ke demokrat. ternyata mereka mempunyai sejarah yang hampir sama ya pak.

  27. pagi mang…………
    pernah sekilas blue membaca riwayatnya namun belum sampai sejauh banget sih…
    salam hangat dalam dimensi persahabatanya blue

  28. Emang dia sosok yang elegan…

  29. ya pembawaannya enak dilihat semoga aja sukses dan selalu bersih

  30. Aku juga mengaguminya..terlihat sekali kalau dia pintar..
    dan sepertinya tidak arogan..sukses terus semoga untuk beliau..

  31. benar…selain pandai…kalem….tak amati..lama lama gaya bicaranya dan body language nya kok seperti pak SBY yah…he.he..he…

  32. sukses terus buat Bang Anas, kami mendukungMu…..

  33. bang anas apa khabar ?😀

  34. Gimana nih prediksi mengenai AU setelah berjalan tahun 2012? Sepertinya riwayat Anas sudah disimpulkan dalam penutup tulisan di atas, “dia juga bisa mendadak sontak meredup lalu hilang dari peredaran. Semoga Anas tidak sampai terjungkal karena pesona harta dan wanita, sekaligus dapat memetik pelajaran dari peristiwa tragis yang menimpa seniornya mantan Ketua Umum PB HMI, M Yahya Zaini.” Kalau mantan Ketua Umum PB HMI, M Yahya Zaini terjungkal karena wanita, maka yang mantan Ketua Umum PB HMI Anas terjungkal karena harta…

  35. apa yang dikatakan oleh sdr. rio bener bgt tuh anas tergiru karena harta bukan wanita….

  1. Ping-balik: Penghargaan Prestisius « FAITES COMME CHEZ VOUS

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: