Tahun Penentuan Nasib SBY


sbyTahun 2009 merupakan tahun yang amat penting bagi bangsa Indonesia, sebab pada pertengahan tahun ini akan digelar Pemilu legislatif dan pemilihan Presiden baru RI 2009-2014.

Pada tahun 2009 ini pula, menjadi tahun penentuan masa depan dan nasib Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Akankah dia bertahan pada singgasana empuk kekuasaannya atau malah terjengkang, dan digantikan seorang presiden yang benar-benar baru.

Benar-benar baru dimaksud di sini, ialah figur pemimpin yang belum pernah menjadi presiden sebelumnya alias seorang pemimpin yang tiba-tiba melejit dan menjadi pilihan mayoritas rakyat untuk memimpin negeri yang serba majemuk ini.

SBY sendiri tampak menyadari sepenuhnya soal nasibnya, yang akan ditentukan pada tahun 2009 ini. SBY dan para pendukungnya pun sadar, bahwa nasib baik dan nasib buruknya telah di ambang pintu.

Karena itu dalam kapasitasnya selaku Presiden RI, terkait dengan rencana pencalonan dirinya kembali untuk periode kedua, berbagai manuver politik cantik terlihat dipertontonkan SBY beberapa bulan terakhir ini.

Penurunan harga BBM, penyaluran BLT, kenaikan gaji guru/ PNS, serta sikapnya yang tidak mau mengintervensi KPK dalam kasus keterlibatan besannya Aulia Pohan, merupakan kredit point tersendiri bagi SBY, sehingga namanya terus semakin populer, setidaknya di mata para juragan lembaga survei.

Kendati popularitasnya terus meroket mengungguli para pesaingnya, SBY sebenarnya juga memiliki banyak kekurangan. Tidak saja soal style kepemimpinannya yang dianggap sebagai seorang peragu, tetapi juga soal kinerjanya yang tak memuaskan, utamanya terkait dengan peningkatan kesejahteraan rakyat serta ketersediaan lapangan kerja baru.

SBY juga terkesan kelihatan kurang ‘galak’ dan berkharisma sebagai pemimpin, seperti halnya Bung Karno, Pak Harto, Mahathir Mohammad, Khaddafi, dan lainnya. Terbukti dalam beberapa kesempatan saat memberikan arahan, dia sampai-sampai mesti memberikan teguran langsung kepada pejabat yang ngobrol atau mengantuk, saat dirinya tengah menyampaikan pidato.

Karena gaya kepemimpinannya yang terlihat lebih banyak ‘tebar pesona’ itu, banyak kalangan elite politik di negeri ini, kini sangat bersemangat ingin melengserkan SBY dari singgasana kekuasaannya.

SBY pun menyadari hal itu. Barangkali atas dasar itu pula, SBY kemarin menyatakan akan lebih banyak bicara soal politik mulai Januari tahun 2009. Pernyataan ini justru menuai kritikan. Sebab dalam kapasitasnya sebagai kepala negara, semestinya SBY konsentrasi menuntaskan ‘utang’ (janji-janji politiknya) kepada rakyat.

Kendati memiliki berbagai kelemahan selama menjabat Presiden, tetapi SBY juga diuntungkan oleh konstelasi politik di tanah air yang memperlihatkan tidak adanya kekompakan musuh politiknya untuk bersatu-padu dalam menghadapinya.

Megawati, Wiranto, Prabowo, Amien Rais, Sultan HB X, Sutiyoso, Yusril Ihza Mahendra, masing-masing ingin tampil sendiri sebagai capres. Kalau ingin menang menghadapi SBY, mereka seharusnya mau duduk bersama, dan memutuskan satu capres yang didukung bersama menghadapi SBY. Hanya dengan jalan itu dimungkinkan, SBY akan bisa dipecundangi.

Selama para lawan politiknya itu bergerak sendiri-sendiri, besar kemungkinan tahun 2009 sebagai penentuan nasib SBY akan berakhir dengan happy ending. Yakni SBY akan terpilih kembali sebagai Presiden RI untuk periode kedua….!

Foto diambil dari sini

About mikekono

politisi dan pemerhati sosial, yang selalu berpikir terbuka dan toleran pada perbedaan pendapat

Posted on 2 Januari 2009, in Politik. Bookmark the permalink. 22 Komentar.

  1. Sayang tebar pesonanya SBY tidak bisa mempesona alam. Sepanjang periode pemerintahannya, bencana alam tak pernah berhenti.Sejak awal dilantik sudah terjadi bencana alam tsunami di Aceh.

    Tak terbayang kalau sampai terpilih lagi… Bencana alam seperti apalagi yang akan menimpa Bumi Pertiwi???

    @mikekono : betul bro, SBY presiden, bencana alam terus menghantam. apakah itu cuma kebetulan, atau……?

  2. memang pesona SBY paling tinggi diantara yang lainnya …
    BTW pilih siapa neh kang ?!?!

    @mikekono : blm ada pilihan nih, tp sy mendambakan presiden baru

  3. bang, maaf komen ini bukan utk ngomentari postingan. sekedar mau berkabar, karna lama ga saling kunjung. sibuk kah ?

    *aku masih liburan, ini dr hp*

    @mikekono : iya nih, agak sibuk juga. jangan lm kali liburannya !

  4. menurut saya sih belum cukup mempesona. terus terang bingung saya waktu pemilihan nanti. belum ada calon presiden yang benar-benar “menggigit” menurut saya…

    @mikekono : sebetulnya ada calon yg layak, tp persyaratan jadi capres yg terlalu berat itu bisa mengganjal peluangnya….

  5. mudah2an ada nongol itu satrio piningit untuk memimpin bangsa ini…tapi siapa?

    @mikekono : mari kita sama-sama menunggu

  6. Kalau ingin menang menghadapi SBY, mereka seharusnya mau duduk bersama, dan memutuskan satu capres yang didukung bersama menghadapi SBY. Hanya dengan jalan itu dimungkinkan, SBY akan bisa dipecundangi.

    Selama para lawan politiknya itu bergerak sendiri-sendiri, besar kemungkinan tahun 2009 sebagai penentuan nasib SBY akan berakhir dengan happy ending. Yakni SBY akan terpilih kembali sebagai Presiden RI untuk periode kedua….!

    SEPAKAT!:mrgreen:

    @mikekono : cocok……., berarti kita sepaham ! hehehe 🙂

  7. iya nih, bisa jadi kepilih lagi die, gpp deh klo emang ini yang terbaik buat bangsa ini🙂

    @mikekono : ya, asal jangan the best from the bad😉

  8. siapapun yg terpilih nantinya sudah seharusnya memberikan yg terbaik untuk negri ini
    jangan sampai sakit hati “lagi” (^_^)

    @mikekono : setuju Nina, yg diutamakan harusnya rakyat !^_^

  9. masih bingung mo milih sapa ….

    btw, met tahun baru juga ya …. wish u all the best🙂

    @mikekono : wajar bingung, kelamaan ngurus sunset and sunrise
    hehehe……met tahun baru juga my sista 🙂

  10. kenyataan yang membuat warga negara ini terpecah ke dalam beberapa kelompok. mulai dari partai yang kemudian ada partai yang terpecah. kemudian partai-partai itu juga masih dipecah lagi dengan tokoh partai.

    belum lagi kelompok golput lama dan kelompok golput baru. yang didalamnya lebih beragam keinginannya. biasanya golputer ini lebih keras memegang argumennya. jadi kalaupun masa golput itu besar 20-40%, tetap saja ini bukan masa solid.

    golputer ini sebagian masa yang memang cerdas dan ingin menghukum oknum pelaku demokrasi yang curang. sebagian sangat keras menantang demokrasinya itu sendiri. sebagian lagi hanya masa kecewa. sebagian lagi apatis.

    jadi masa disitu lebih beragam dan lebih sulit dipersatukan dibandingkan yang setia berdemokrasi.

    jadi sebetulnya yang dibutuhkan sekarang adalah semangat bersatu untuk menyeleksi seprioritas mungkin kriteria seorang pemimpin untuk mengesampingkan perbedaan dan menentukan pilihan untuk segera kita dukung apapun program perbaikannya.

    @mikekono : betul mas, bangsa ini membutuhkan semangat bersatu yang benar-benar tulus, bukan cuma bersatu karena ada vested interested atau hidden agenda jangka pendek…..thanks mas

  11. Kita liat aja ntar awal April 2009….

    Tahun ini banyak orang yang stress gara-gara gak terpilih jadi Aleg di DPRx

    @mikekono : stress….dan terlilit utang…..hmmm

  12. Wah…wah…Wah…kalo tuyi sih mo’ Golput aja…
    Kan tuyi diajak sama Mbah GusDur…?
    Wakakak…

    @mikekono : mas Tuyi memang cocok jadi pengikut setia Gus Dur, karena sama-sama suka ngebanyol….kekekeeek

  13. wah..
    benar2 pilihan sulit..
    ibarat buah simalakama
    dimakan bapak mati, tidak tidak dimakan ibu
    kalo gitu…
    ya dimakan aja..
    soalnye bapak gue emang udah meninggal he.he.
    met taun baru ya

    @mikekono : exactly bro….pilihan sulit dan dilematis
    met tahun baru juga. thanks

  14. aku masih berharap sby terpilih lagi. capek liat program-program kebijakan pemerintah selalu berganti-ganti. belum selesai satu kebijakan eh udah ganti kebijakan baru lagi…

    ffuhhhh

    @mikekoko : lho kok….masya pendukung Yusril
    dan Amien Rais berharap SBY terpilih lagi……hehehehe

  15. Membicarakan politik menurut pandanganku (setelah kuamati dari outer space) yang memang berasal dari dunia luar (politik), ibarat menyilang-nyilangkan kayu di tungku supaya mudah dibakar. Semua komponen bangsa digiring untuk membuat blok dan menciptakan permusuhan.
    Kata temanku dari Nias: Katakanlah SBY memang kurang bagus… lalu apakah ada yang lebih bagusss ????
    Kita tunggu dipertengahan 2009.

    @mikekono : politik memang penuh liku, tapi untuk mencapai tujuan (meraih kekuasaan/kedudukan), mau tak mau mesti lewat jalur politik. sebetulnya masih bnyk yg lbh baik dari SBY, masalahnya cm soal kesempatan

  16. Bang, saya ngaku nih … Pemilu 2004 saya memilih SBY (*asli, jujur, swear*)😀
    Dengan segala kekurangannya, menurut saya (waktu itu) SBY paling memungkinkan. Bagaimana dengan Pemilu 2009? Mm …. ntar deh, tanya Mbah Dukun dulu (kapan bisa janjian pijat, maksudnye … qiqiqi … )

    Banyak sekali capres pada Pemilu 2009, tapi yang ‘bisa dipandang’ sebenarnya hanya beberapa orang saja. Acara Kick Andy di Metroteve yang telah menampilkan beberapa capres cukup membantu kita lebih mengenali ‘who they are’, meskipun harus diingat bahwa tampilan capres pada acara itu adalah ‘by scenario’.
    Acara debat publik mungkin lebih fair, karena pertanyaan-pertanyaan yang diajukan panelis benar-benar orisinil, tidak ‘dibocorkan’ lebih dulu kepada para capres.

    Waktu tinggal beberapa bulan lagi. Semoga kita bisa melihat siapa tokoh yang paling pantas untuk memimpin rakyat Indonesia. Hanya, kalau saya boleh berpendapat, jangan memilih kucing dalam karung, pilihlah kucing yang ada dalam kandang terbuka. Maksudnya? Yaa … kita lihatlah track record seorang tokoh. Presiden bukan jabatan main-main, jadi rasanya sangat riskan memilih seseorang yang tidak kita ketahui pengalaman, prestasi dan kinerjanya di tingkat nasional dan internasional.

    @mikekono : ohhh….milih SBY toh….,nanti masih milih SBY lagi ya Mbak Tuti😉
    Kl diberi peluang yg sama, sebetulnya figur sprti Jimly Asshiddiqi, Amien Rais, Fadel Muhammad, Sultan HB X, Yusril Ihza Mahendra, Fadjroel Falaakh, pantas menjadi presiden RI.
    Tapi peluang mereka kecil sekali, karena sulit memperoleh dukungan parpol yg signifikan demi memenuhi persyaratan maju sbg capres.
    Track record
    nama2 yg sy sebut di atas, sudah tak prl diragukan lagi

  17. Wah, belum tentu pemilu 2009 saya pilih SBY lagi … Soalnya banyak calon lain.

    Tentang beberapa tokoh yang Abang sebut, ehm … sorry to say, saya orang Yogya Bang, jadi dapet ‘X File’ tentang dua tokoh Yogya yang Abang sebut, yang pasti tidak pernah muncul beritanya di media, bahkan tidak banyak diketahui oleh masyarakat Yogya sendiri (tapi tidak etis kalau saya ceritakan). Kebetulan saya punya narasumber yang memiliki banyak jalur informasi tentang tokoh-tokoh dan manuver politik mereka.
    Dari beberapa nama yang Abang sebut, saya bisa menerima Jimly Asshiddiqi. Mengapa Abang tidak menyebut Dien Syamsudin dan Prabowo? Ohya, saya cukup terkesan dengan tampilan Megawati di dua kali acara Kick Andy. Minimal, dari dua tampilan itu imej saya tentang Mega telah agak berubah.

    Hmh … (*menghela napas panjang*) milih presiden ternyata tak gampang ya …

    @mikekono : orang sprt Mbak Tuti pasti tdk bisa ‘ditekan-tekan’ untuk memilih capres dan caleg.
    Bahkan money politics pun pasti akan ditolak mentah-mentah😦
    Soal X file wong Yogya itu….saya tak tahu menahu soal itu (bagi-bagi dong ceritanya).
    Tapi, apakah ada tokoh/ pejabat Indonesia yg benar-benar bersih ?
    Menurut saya, idealnya Indonesia ke depan sebaiknya dipimpin sosok yang benar-benar baru (belum pernah nyapres sebelumnya), pintar, masih muda dan energik.
    Milih Presiden di AS lbh gampang ketimbang di negeri kita, krn partainya trll banyak.
    Thanks kakakku yang baik budi🙂

  18. Entah nih bang.. Saia pingin presiden yang benar2 disegani karena wibawanya, di-hormati karena kepandaiannya, dan dikagumi karena bisa pegang amanah sebagai pimpinan.. Kalo bisa, yang sedikit ‘bertangan besi’ dan gak banyak omong doang… Kalo standart minimalnya, asal bukan orang yang bodoh yang omong propaganda doang..

    Lha, sampe sejauh ini, meski dengan sedikit kekurangan masalah wibawa dan ke-‘tangan besian’, tapi SBY yang paling memungkinkan untuk saia pilih di pilpres nanti..

    Btw, bangsa ini kudu dipimpin oleh kepala negara yang mau mengambil segala tindakan yang dianggap perlu dalam membawa negeri ini ke arah yang lebih baik, kalo perlu bisa mengeliminasi para ‘pengganggu’, kapal ini harus segera berlayar menuju masa depan..

    @mikekono : benar sekali mas Ariefdj, saat ini sepertinya bangsa kita kehabisan stok calon pemimpin yang disegani, pintar, dan ‘bertangan besi’.
    Bangsa kita memang lbh cocok dipimpin figur ‘keras’ dan penuh wibawa. Terkait dengan Pilpres 2009, kelihatannya banyak orang masih cenderung pada SBY, krn tak ada pilihan lain.
    Matur nuwun sanget🙂

  19. kawaii ayu masih tetep lebih percaya SBY…..seorang pemimpin itu tidak semuanya bisa sempurna kan bang……

  20. gak ada manusia yang sempurna…kalo memang ada yang bisa menghantarkan bangsa indonesia yang kita cintai ini ke kemakmuran yang kita dambakna selama ini dalam tempo 5 tahun, maju sekarang dan katakan di depan rakyat indonesia juga harus bagaimana kalo gagal apa jaminannya….??!!

  21. bung Mikekono, ibarat pertandingan sepakbola, anda adalah penonton atau komentator yang biasanya hanya pintar mengomentari, mengkritik, berburuk sangka bahkan mencaci. Tapi kalau anda disuruh terjun ke lapangan, anda akan tidak becus apa-apa bahkan memalukan. Memang komentator yang biasanya berpikiran kerdil dan subyektif dan itu juga yang dilakukan lawan-lawan politik SBY termasuk yang pernah dikalahkan dalam Pilpres 2004 lalu, bisanya hanya menuduh, mencela, memfitnah dengan sikap emosional konfrontatif, bukan sikap rasional integratif.
    Saya yakin para pemberi komentar pendukung Mikekono juga kerdil wawasannya bak katak dalam tempurung. Mengatakan SBY adalah peragu dan pembawa bencana, ini pasti keturunan PKI yang tidak percaya adanya Tuhan dan kodrat Illahi dan itu memang stigma yang melekat pada golongan komunis yang atheis, dan telah tercatat dalam sejarah hitam Indonesia bahwa mereka pernah melakukan kudeta berdarah disertai dengan pembunuhan kepada para jenderal secara biadab. Akibat kebiadaban komunis indonesia, kemudian mereka ditumpas oleh TNI atas nama rakyat Indonesia yang marah, oleh karenanya patut diduga bahwa mereka dan anak cucunya masih dendam kepada figur militer yang menjadi penguasa di negeri ini, kebetulan dia adalah menantu Sarwo Edhi Wibowo yang dulu menjadi komandan penumpasan G.30.S/PKI dan antek-anteknya.
    Jadi kesimpulannya adalah, para komentator dalam situs ini semua tidak suka sama SBY karena dendam politik, terbukti dengan komentarnya yang anti SBY kemudian menyanjung Mega dan Amin Rais yang pernah dikalahkan SBY serta menonjol-nonjolkan orang-orang baru yang belum diketahui track recordnya. Nggak apa-apa namanya juga demokrasi, tapi bagi orang yang berilmu dan beradab, bukan begitu cara menyampaikan pendapat. Pepatah mengatakan bahwa semakin tinggi ilmu seseorang, biasanya lebih intelek sikapnya, rendah hati dan santun perilakunya, bukan sikap yang sinis penuh penghinaan, fitnah, hazad, dengki dan urakan. Tapi biarlah rakyat yang menilai, nyatanya hasil sebagian banyak lembaga survei, SBY adalah tokoh dengan popularitas tertinggi karena dinilai telah bekerja keras dan banyak berbuat untuk rakyat berupa berbagai kebijakan yang pro rakyat. Namanya juga lawan politik, jangankan yang kurang, yang baik saja pasti dibilang buruk. Dan menanggapi orang-orang yang demikian, hanya akan mubazir dan membuang-buang waktu. Jalan terus pak SBY, biarlah mereka menggonggong seperti anjing berebut tulang. Kami atas nama rakyat Indonesia yang punya hati nurani, berada dibelakangmu. Kami butuh pemimpin yang cerdas, cermat, tegas, sabar dan santun, bukan pemimpin yang hanya pandai mencela tapi sebenarnya mereka hanyalah orang-orang bodoh ibarat tong kosong berbunyi nyaring. Tahun 2009 insya Allah kami memilih SBY menjadi presiden kedua kalinya karena sudah teruji dan terbukti selalu bekerja keras untuk rakyat dengan cerdas dan tingkat kesabaran yang tinggi yang tidak pernah menjual asset-asset negara dan sumber gas alam sangat murah ke negeri orang seperti yang dilakukan oleh Megawati karena panik dan bingung mencari dana untuk membayar gaji pegawai negeri dan kebutuhan lainnya Padahal asset-asset negara dan sumber alam tersebut seharusnya digunakan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat bukan memenuhi kepentingan asing. Itu saja sudah jelas dan kasat mata, bahwa dengan kebodohan menjual gas murah ke tahun, negara rugi 750 trilyun rupiah, akhirnya rakyat lagi yang menanggung akibatnya dan saat ini gas jadi langka, ibu-ibu rumah tangga pada menjerit. Dalam kepemimpinannya selama 4 tahun, prestasi nyata SBY telah terbukti yaitu damainya Aceh dan pemberantasan korupsi tanpa pandang bulu, pelunasan hutang kepada IMF yang belum pernah berhasil dilakukan oleh pemerintah Indonesia sebelumnya serta program pro rakyat seperti BLT, Askeskin, Raskin, PNPM Mandiri, Larasita, BOS, Anggaran pendidikan 20% dari APBN dan yang belum lama ini yaitu 3 X turunnya harga BBM dalam waktu hanya satu setengah bulan, masih dikomentari negatif oleh mereka. Anda-anda boleh bebas menulis dan bicara, tapi kami rakyat Indonesia tidak sebodoh yang anda kira. Suatu saat anda akan sadar dan malu bahwa kenyataan akan mengatakan lain dari yang anda duga dan harapkan.

  22. bung Mikekono, ibarat pertandingan sepakbola, anda adalah penonton atau komentator yang biasanya hanya pintar mengomentari, mengkritik, berburuk sangka bahkan mencaci. Tapi kalau anda disuruh terjun ke lapangan, anda akan tidak becus apa-apa bahkan memalukan. Memang komentator yang biasanya berpikiran kerdil dan subyektif dan itu juga yang dilakukan lawan-lawan politik SBY termasuk yang pernah dikalahkan dalam Pilpres 2004 lalu, bisanya hanya menuduh, mencela, memfitnah dengan sikap emosional konfrontatif, bukan sikap rasional integratif.
    Saya yakin para pemberi komentar pendukung Mikekono juga kerdil wawasannya bak katak dalam tempurung. Mengatakan SBY adalah peragu dan pembawa bencana, ini pasti keturunan PKI yang tidak percaya adanya Tuhan dan kodrat Illahi dan itu memang stigma yang melekat pada golongan komunis yang atheis, dan telah tercatat dalam sejarah hitam Indonesia bahwa mereka pernah melakukan kudeta berdarah disertai dengan pembunuhan kepada para jenderal secara biadab. Akibat kebiadaban komunis indonesia, kemudian mereka ditumpas oleh TNI atas nama rakyat Indonesia yang marah, oleh karenanya patut diduga bahwa mereka dan anak cucunya masih dendam kepada figur militer yang menjadi penguasa di negeri ini, kebetulan dia adalah menantu Sarwo Edhi Wibowo yang dulu menjadi komandan penumpasan G.30.S/PKI dan antek-anteknya.
    Jadi kesimpulannya adalah, para komentator dalam situs ini semua tidak suka sama SBY karena dendam politik, terbukti dengan komentarnya yang anti SBY kemudian menyanjung Mega dan Amin Rais yang pernah dikalahkan SBY serta menonjol-nonjolkan orang-orang baru yang belum diketahui track recordnya. Nggak apa-apa namanya juga demokrasi, tapi bagi orang yang berilmu dan beradab, bukan begitu cara menyampaikan pendapat. Pepatah mengatakan bahwa semakin tinggi ilmu seseorang, biasanya lebih intelek sikapnya, rendah hati dan santun perilakunya, bukan sikap yang sinis penuh penghinaan, fitnah, hazad, dengki dan urakan. Tapi biarlah rakyat yang menilai, nyatanya hasil sebagian banyak lembaga survei, SBY adalah tokoh dengan popularitas tertinggi karena dinilai telah bekerja keras dan banyak berbuat untuk rakyat berupa berbagai kebijakan yang pro rakyat. Namanya juga lawan politik, jangankan yang kurang, yang baik saja pasti dibilang buruk. Dan menanggapi orang-orang yang demikian, hanya akan mubazir dan membuang-buang waktu. Jalan terus pak SBY, biarlah mereka menggonggong seperti anjing berebut tulang. Kami atas nama rakyat Indonesia yang punya hati nurani, berada dibelakangmu. Kami butuh pemimpin yang cerdas, cermat, tegas, sabar dan santun, bukan pemimpin yang hanya pandai mencela tapi sebenarnya mereka hanyalah orang-orang bodoh ibarat tong kosong berbunyi nyaring. Tahun 2009 insya Allah kami memilih SBY menjadi presiden kedua kalinya karena sudah teruji dan terbukti selalu bekerja keras untuk rakyat dengan cerdas dan tingkat kesabaran yang tinggi yang tidak pernah menjual asset-asset negara dan sumber gas alam sangat murah ke negeri orang seperti yang dilakukan oleh Megawati karena panik dan bingung mencari dana untuk membayar gaji pegawai negeri dan kebutuhan lainnya Padahal asset-asset negara dan sumber alam tersebut seharusnya digunakan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat bukan memenuhi kepentingan asing. Itu saja sudah jelas dan kasat mata, bahwa dengan kebodohan menjual gas murah selama 25 tahun ke Cina, akhirnya negara rugi 750 trilyun rupiah dan rakyat lagi yang menanggung akibatnya dan saat ini gas jadi langka, ibu-ibu rumah tangga pada menjerit. Dalam kepemimpinannya selama 4 tahun, prestasi nyata SBY telah terbukti yaitu damainya Aceh dan pemberantasan korupsi tanpa pandang bulu, pelunasan hutang kepada IMF yang belum pernah berhasil dilakukan oleh pemerintah Indonesia sebelumnya serta program pro rakyat seperti BLT, Askeskin, Raskin, PNPM Mandiri, Larasita, BOS, Anggaran pendidikan 20% dari APBN dan yang belum lama ini yaitu 3 X turunnya harga BBM dalam waktu hanya satu setengah bulan, itupun masih dikomentari negatif oleh mereka. Anda-anda boleh bebas menulis dan bicara, tapi kami rakyat Indonesia tidak sebodoh yang anda kira. Suatu saat anda akan sadar dan malu bahwa kenyataan akan mengatakan lain dari yang anda duga dan harapkan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: