Weekend with Lala


blig-of-lifePekan lalu saya mengeluh soal weeked yang nyaris selalu menyebalkan. Tapi kali ini rasanya lain, very special. Soalnya weekend kulalui asyik masyuk bersama Lala Purwono lewat her book ‘The Blings of My Life’.

Ya, pagi tadi aku senyam senyum sendiri menerima buku yang dibubuhi tandatangan dan sebaris kata ungkapan persahabatan dari Lala. Bagi orang lain, menerima hadiah buku mungkin dianggap biasa-biasa saja. Tapi bagiku, award The Blings of My Life ini setara dengan Oscar Award seperti pernah dirasakan Meeryl Streep atau Robert de Niro.

Nah, proses mendapatkan buku ini saya anggap sangat berkesan, sebab sang penulis Lala Purwono, memberi tantangan dalam blognya (jeunglala.wordpress.com), bagi siapa saja yang bisa mendiskripsikan gambaran pribadi Lala tuh…..dengan tepat, akan menerima hadiah buku, yang dilaunching pada 14 November lalu itu.

Saya merasa surprise, ternyata dari sekitar 74 responden, saya masuk pada posisi 6. Posisi yang lumayan membanggakan, sebab pada awalnya Lala memang menyatakan cuma 10 komentator terbaik yang berhak diberi hadiah. Tapi, Lala kemudian berbaik hati dan menambah jumlah penerima menjadi 15 orang. 

The Blings of My Life yang kesohor itu sudah saya terima Sabtu pagi tadi. Jadilah, weekend kali ini saya lalui dengan sumringah dan perasaan berbunga-bunga, melalap seluruh menu kehidupan yang disajikan Lala dalam bukunya itu.

Sejujurnya, saya baru sempat membaca beberapa halaman saja. Namun secara objektif, saya simpulkan segala kegelisahan, kegembiran, dan kontemplasi yang dituangkan Lala dalam buku ini semuanya inspiring dan mengandung wisdom yang seharusnya bisa mengubah mind set (cara berpikir) pembaca ke arah lebih baik dan selalu positive thingking dalam menjalani kehidupan.

Lala misalnya suatu ketika mengeluh soal berat badannya yang tak ideal hingga ingin memuntahkan makanan yang sudah terlanjur ditelannya, tetapi di sisi lain dia kemudian terbayang pada sekelompok orang yang untuk mencari sesuap nasi saja pun harus kelimpungan, sehingga dia trenyuh dan merasa tak sepantasnya selalu mengeluh cuma soal ukuran badan.

Jeunglala juga merasa enjoy saja, kendati dalam usianya sekarang (28 tahun) belum juga terdapat tanda-tanda akan segera menikah. Sebab bagi dia, yang datang pasti datang. Yang tidak datang, pasti tidak datang. “Dont wait, biar bagaimanapun….we’ll soon get there…,” katanya.   

The Blings of My Life, memang sebuah cermin diri yang dengan apik mengupas tuntas pergulatan batin seorang blogger bernama Lala Purwono, yang mengurai secara jujur gejolak jiwanya tanpa bermaksud menggurui serta merasa dirinya lebih hebat dari orang lain.

So, pas sekali komentar Daniel Mahendra  tentang buku ini, “bahwa kita bisa belajar dan berkaca dari pengalaman hidup orang lain. Sehingga rawian-rawian yang ada dalam buku ini begitu bermakna. Sesuatu yang membuat kita merasa ada”.  

Buku ini menarik dibaca, karena pengalaman pribadi yang diungkap di dalamnya, bisa jadi hampir sama dengan apa yang kita alami sehari-hari. Karenanya saya merasa bahagia pada weekend kali ini bisa bercumbu dengan Lala, kendati cuma lewat buku. 

Mungkin weekend bulan depan, saya akan beroleh giliran bercumbu dengan Mbak Tutinonka. Maksudnya dengan novel-novelnya yang legendaris itu. Ya, siapa tahu.  Hmmm.

Iklan

About mikekono

politisi dan pemerhati sosial, yang selalu berpikir terbuka dan toleran pada perbedaan pendapat

Posted on 22 November 2008, in Kehidupan, Uncategorized and tagged , , , , . Bookmark the permalink. 59 Komentar.

  1. Buku hebat dengan penulis yang juga hebat. aku udah banyak menemukan blogger yang mengupas tentang jeunglala..
    ingin bisa seperti dia yang membukukan pengalaman hidupnya untuk menjadi motivasi bagi orang lain supaya lebih baik..
    aku juga pernah kelebihan berat badan, lalu rajin senam jadi ideal lagi deh 😀

    @mikekono : Jeunglala memang sudah selangkah atau beberapa langkah lebih maju.
    Tapi, saya yakin Easy yang bergelar ratu blogger blogdetik itu, sangat berpeluang
    mengikuti jejak Jeunglala menerbitkan postingan2nya menjadi buku suatu saat nanti.
    Saya yakin Easy bisa melakukannya. Thanks adinda 🙂

  2. Pantesan awak dengar dari jauh, sejak pagi hingga sore tadi Bang Mike siul-siul terusss. Awak pikir baru dapat borongan dari Dinas Tarukim, ehhh….rupanya baru dapat paket weekend bareng Jeung Lala 🙂

    Teringatnya, paketnya diborong sendiri neh…hehehe *ngiri.com*

    @mikekono : wahhhh….jadi malu nih, siul-siul sendiri rupanya ketahuan sampai ke rumahnya mas gus.
    Maklumlah masgus, namanya juga wong Deso, dan jarang dapet hadiah.
    Sekali dapet, langsung happy forever……hehehee 😀

  3. sepertinya buku yg bagus , apa jeunglala juga menyediakan di toko2 buku,atau boleh pinjam dr bang mikekono..?? hehe..!

    @mikekono : bukan sepertinya,
    memang bukunya bagus Nin.
    Wahhh…klo pemberian orang mana boleh dipinjamkan.
    Ntar nanti bukunya tak beliin utk Nina ya ! hehehe 😀

  4. Duh dengar turang cerita gini jadi ga sabar dapat kiriman buku dari Lala…
    baca judulnya kirain Lala ke Medan hihihihi
    Tur Desember aku pulang, siapin blogger medan biar kita kumpul2 yahhh..
    rumahku siap dijadikan tempat (kalau yang lain ga keberatan)
    btw sekalian aku mau nagih kam traktir sop apa itu yang kam cerita enak banget..
    ok.. ok… ^_^
    Cheers’
    Indah Sitepu

    @mikekono : hmmm….weekend-nya cuma lewat buku.
    kl jumpa lala-nya sih baru sebatas mimpi….hehehe.
    Ya, ditunggu di Medan, sop buntut Dharma Deli menunggu tur 😀

  5. Jeung Lala memang hebat. Selain cantik, tulisannya mengalir ekspresif, sekaligus kontemplatif. Saya nggak kebagian bukunya, meskipun ikut juga berkomentar pada “Lala tuh ….”. Saya menulis komentar nomor ke sekian puluh (di atas 60 deh), dan melihat begitu berbunga-bunga dan berbusa-busanya komentar untuk Jeung Lala, saya jadi speech less.

    Karena kehabisan kata-kata (sudah diborong semua oleh para komentator sebelumnya, masak saya nulis yang sama?) saya tulis saja : “Lala tuh salah satu boneka dalam Teletubies … ” Qiqiqiqi … sudah tentu Jeung Lala berang saya samakan dengan boneka gendut itu …. maap Jeung, sumpe, cume becande 😀 😀

    Tentang novel saya …. wahahaha …. itu novel jadul banget Bang, saya tulis tahun 80-an. Kalau Bang Agus mau, silahkan kirim alamat Abang ke email saya, besok saya kirim. Tapi jangan dibandingkan dengan buku Jeung Lala ya. Pasti kayak Cinderella dijejerkan dengan Marsinah : putri cantik gemerlapan vs buruh pabrik yang kumuh …

    @mikekono : Mbak Tuti ini bisa aja, selalu rendah hati. Ibarat padi makin merunduk makin berisi. Padahal Mbak Tuti sudah sejajar dengan Titie Said, Nina Pane, dll.
    Novel jadul juga tetap berkesan kok.
    Soal kehebatan dan kecantikan Jeunglala memang semua mengakuinya, tapi Mbak Tuti juga kharismatis dan intelek.
    Antara Jeunglala dengan Mbak Tuti, ibarat Drew Barrymore dengan Meryl Streep atau Rani Mukherjee dengan Hema Malini. Cuma beda dalam usia saja. Ehem 🙂

  6. Wah…, ternyata mas Mikekono ternyata kesengsem sama bukunya Lala ya…? 🙂
    Kalo saya malah kesengsem sama orangnya…?!?! 😀
    Tapi, bener sih. Ternyata bertemu dengan blogger yang selangkah lebih maju dan telah membukukan isi blognya, adalah sebuah pelajaran yang berharga…
    🙂

    @mikekono : iya nih mas, saya kesengsem dengan tulisan2 cerdas dan kontemplatif dalam buku itu.
    Kl mas Hilman kesengsem sm orangnya….ya wajar itu.
    Kl sy, krn tak berani kesengsem atawa tau diri, dapet bukunya aja pun udah syukur alhamdulillah 🙂 Thanks bro

  7. Hihihi…
    Si Abang ini bisa aja. Bikin judul begitu bisa masuk infotainment blog sphere, Bang! 😀

    Makasih buat reviewnya..
    Makasih karena sudah menganggap ini semacam award…
    Sungguh, sungguh membuat saya semakin bersemangat untuk menulis, Bang.

    Matur suwun sanget… 🙂

    @Mbak Tutinonka :
    Mbak, bukannya waktu itu aku sudah minta alamatnya? Ada di salah satu komentar di postingnya siapa gitu lho.. aku lupa… hayooowww… ndak baca yaah… hihihihi…

    @mikekono : maaf ya Jeung, klo judulnya mngkn trll naif. Itu cuma ungkapan rasa seneng aja terhadap apresiasi Jeung kpd saya dan blogger lainnya.
    Saya memang menganggapnya sbg award, klo cuma pemberian, mngkn tak trll berkesan bagi saya.
    Sorry, kl reviewnya tak menarik. Maklum agak buru2.
    Thanks and take care sista 🙂

  8. Absen paak… 😀
    Huh, baru bisa blogwalking lagi saya… *buru2 update blog*

    @mikekono : ngabsen aja toh…..iya nih sampeyan sprtinya uda lm tak nongol. sibuk terus ya ?

  9. jadi pengin baca bukunya nih 🙂

    btw, aku pindah alamat dan judul blog nih, mampir ya, thank u

    @mikekono : buruan dibeli bukunya ! wajib dibaca tuh. Kok pindah ? segera ke TKP 😆

  10. wow…bang Mike…senang sekali bisa dapat buku dan tanda tangan asli jeung lala….
    Bunda mau cari bukunya ah…mungkin di jogja sudah ada…
    Sahabat blogger kita sangat membanggakan…banyak yang memilki prestasi luar biasa.
    Ayooo..bu tutinonka…kapan bukunya launching ??…bu Tutinonka juga penulis hebat …kita tunggu bukunya.

    @mikekono : ya Bunda….seneng dapet tandatangan penulisnya. Kapan ya bisa dapet tanda tangan asli Bunda ? Hehehe.
    Hayoooo Mbak Tuti, bukunya disegerakan tuh. Bunda Dyah siap jd donatur. Hahahaa 😀

  11. wew abang ..kirain drimu ketemuan sama Lala…heheheheh
    Buku ini memang bagus banget bang..mewakili hati dan perasaan hampir semua cewek
    akan banyak cewek cewek diluaran sana yang memiliki kegelisahan yang sama dengan yang di tuangkan lala di bukunya
    mereka hanya akan bicara..
    “Gila..buku ini..gue banget!!”
    Yessy punya informasi lagi Bang..
    Saat ini..penjualan buku Lala..lebih baik dari pada penjualan bukunya syahnaz Haque..
    Ahhh..sahabat Yessy itu memang membanggakan ya bang 🙂
    Ada banyak hal dalam hidup yang kita tidak tau arah dan tujuannya…
    Dan salah satu jawabannya adalah dengan mengikuti arusnya, mempersiapkan segala perlengkapan yang dibutuhkan,,.dan Mengalir begitu saja…
    Abang..Yessy punya cita cita yang sama dengan Lala…
    Bolehkan bang? Tapi yessy sadar…
    Yessy masih harus latihan lebih sering
    Menulis lebih sering dan membaca lebih sering
    Ahh..abang. Jadi curhat 🙂
    Yessy hanya merasa tidap pernah bisa stuk dalam suatu posisi dan tidak berkembang
    Ketika akhirnya yessy dikenalkan dengan blog blog ini…dan dunia tulis menulis…
    Yessy merasa menemukan dunia baru yang ..beda, tidak kalah seru..dan ternyata indah..
    Banyak hal yang harus diputuskan tanpa gegabah.Dan yesy banyak berpikir…
    Seseorang yang baik pernah mangatakan…bahwa Yessy sudah punya gaya menulis sendiri, dengan genre menulis sendiri, dan soul of woman..dalam setiap tulisan Yessy
    Hhehehehehheh, jadi ngelantur ya bang..
    Eniwei, ngapain minggu ini bang?
    Yessy mau ke seaworld ancol sama Tangguh dan ayah …
    Liat aquarium ikan hehehehhe
    Wish you a very happy wiken ya bang
    Abang tuh chatting d ym gak si ??
    hihihihi

    @mikekono : ya, klo mau ketemuan sm Lala kan mesti ngajak Yessy dan Om Trainer lah. Klo ketemu sendirian gue mana berani. Takut dijewer sm Lala….hehehe 😆
    Abng yakin….Yess juga potensial dan bisa mengikuti jejak Jeunglala menerbitkan buku.
    About it, u must learn from Lala.
    Satu hal lagi Yessy mesti belajar lbh bnyk soal bahasa Indonesia yg baik dan benar.
    Kl style postingannya emang uda Yessy buanget ; narsis oriented and gokil,
    tetapi perlu juga dibekali dengan bahasa Indonesia yng pas sprt prnh abng singgung dlm postingan bertajuk :Alumni atau alumnus.
    Misalnya, dipukul tak prlu ditulis di pukul atau sekadar jangan ditulis sekedar.
    Kan tak lucu, klo seorang novelis atau penulis buku tak paham basic languege Indonesia dgn baik.
    (hehehe….jadi sok ngajarin saya ya ? tapi, namanya teman sejati, kan tak boleh cuma memuji doang, ya kan) 😀

  12. Every person who walks into your life is a teacher..
    kita selalu bisa belajar, dari pengalaman kita dan pengalaman orang lain 🙂
    selamat buat hadiah bukunya ya bang, saia juga kutu buku, dan pastinya juga akan sangat senang menerima hadiah buku 😉

    @mikekono : exactly…..life is the best teacher.
    Ya, sudah semestinya dinda Mada membeli buku itu sebagai bahan comparasi….lagi pula harganya murah kok 🙂

  13. Bah… senang sekali dapat hadiah dari seorang sahabat, sayang saya melewatkan kesempatan itu….
    kalau sudah selesai dibaca, saya pinjam ya…?! he..he..he….

    @mikekono : betul Lae….., tapi sekaliber Bang Michael, tak cocoklah meminjam. Apa kata dunia ?. Buruan aja pesan sm Jeunglala, takutnya nanti stoknya habis. hehehe

  14. Wah… bang Mike ini seorang parabola paranormal atau memang bang Mike ini memang pandai dalam memahami karakter pribadi seseorang hanya lewat tulisan2nya ya?? 😀

    @mikekono : wow….paranormal apaaan tuh Mas Yari.
    Tapi, lazimnya pribadi seseorang memang bisa dipahami lewat tulisannya, jika dia menulis dgn jujur, serta yng membaca tulisan2nya jg serius alias tak cuma awal dan akhir tulisan sj yg dibaca 😀

  15. Hahah.. om,,kirain beneran “weekend with Lala”. Saya baru baca bukuunyaaa..
    Duuh,,emang TOP dehh..

    @mikekono : hehehe….cuma ketemu bukunya doang.
    Betul itu, buku dan orangnya emang TOP dekh…..thanks sista 🙂

  16. saya kira anda sudah ketemu lala juga.
    sepertinya hanya saya yang belum baca bukunya.
    tapi pasti. akan saya baca. 😉

    @mikekono : mas chilo kan duluan kenal sm Jeunglala….
    masya sy yg duluan baca bukunya.
    Buruaaan dunk, ntar ketinggalan isu aktual…..hehehe 🙂

  17. kalo kamu baca tulisanku, bisa ngga deskripsikan gimana ‘Latree’?
    😀

    @mikekono : saya merasa cukup paham soal Latree, tapi kan belum tentu apa yg sy tulis nanti sesuai dengan selera Latree……

  18. Oeits,,ooT nih.
    Saya baru ngeh,,ternyata yang berubah dari blog om mike adalah themesnya.. Lebih meriah,,lebih ‘anak muda’. Hahaha..

    @mikekono : baru terasa perubahannya ya ? wajar dunk, kan masih muda juga nih……..
    OOT, tapi positif. Thanks sista 🙂

  19. sebelumnya selamat dulu pak 🙂 wah… saya belum baca neh… tapi kok kelihatannya seru neh buku… hunting ah…

    @mikekono : sepertinya buku itu layak jd bacaan wajib para blogger seantero nusantara, sekaligus sbg bahan comparasi utk meningkatkan kualitas postingan kita. Selamat berburu….mas

  20. Selamat ya bang Mike,dapat tanda mata dari sahabat maya…!

    Aku juga pernah dikirim buku Jounery Of Souls oleh salah seorang sahabat maya,karena saat pulang Ke indonesia,cari-cari di beberapa Gramedia ternyata sudah habis.

    ternyata hadiah jauh lebih berharga daripada saya beli sendiri(bisa kubayangkan kebahagianmu,karena aku pernah merasakannya)

    Nice weekend for you! 😀

    @mikekono : bener Mbak Aling, kita sebetulnya bs beli sendiri.
    Tapi hadiah, apalagi lngsung dari penulisnya, pasti surprise.
    Thanks Mbak, semoga sukses dn bahagia selalu di Taipei.

  21. wahhhhh saya juga mau dunk 😀

    @mikekono : mau ngapain mas ? hehehe 😀

  22. asyiik abang sudah terseret magicnya adikku yang canggih itu. (kalo udah terkenal gini ngaku-ngaku sodara semua deh hehehe)
    Saya juga mau dapet buku dari mbak Tuti ahhh karena dulu juga saya sering baca di majalah-majalah tapi udah lupa ceritain apa…. (langsung ke verandahnya mbak Tuti)
    EM

    @mikekono : jadi malu nih ngaku2 temennya Lala.
    Padahal temen dan sodara aslinya ya The Asunaros and GangGila……wekekeeeek 😆
    Ya nih…..Mbak Emi, sy udah terbius sm magicnya Jeunglala…..
    untungnya wlpn udah terkenal, dia masih tetap sprti Lala yg doeloe…sll baik dan rendah hati
    Btw, sy juga baru sebatas tau Mbak Tuti Nonka novelis ngetop, tp blm pernah baca novelnya 😉

  23. Bah, hebat benar bang, resensi atau hasil kupasan abang membuat liurku kutelan berkali-kali, saya juga melepaskan kesempatan itu, abang beruntung hehehe..ga mo kalah sama abang akan kucari bukunya.

    @mikekono : bah….jangan smp ditelanlah bang. Huahahaaa
    Botul itu, bukunya harus abang baca, supaya perpustakaan di rumah abang makin ‘berwarna’. Thanks…..horas, njuah-njuah 🙂

  24. Ikutan Happy , selamat yah ….
    Sepertinya buku yg bagus , biarpun yg baca buku baru membaca beberapa halaman sajah 🙂

    @mikekono : Thanks my sista. Bener, buku yg bagus.
    Ada rencana mau ngrm ke tmpt Mbak di negeri kincir angin sana,
    tapi takutnya nyasar ke rumahnya Marco van Basten…..hehehee 🙂

  25. Berkali kali aku tinggalin komen di blog mu kok tidak pernah tampil Bang? ada apakah ini ?

    @mikekono : keluhan yg sama bnyk datang dari blogger blogdetik.
    Entah apa penyebabnya, blogger blogdetik teridentifikasi sbg spam di wordpress.
    Tapi, komen2 dinda Anny yg terkena spam itu sudah sy kembalikan ke jalan yg benar kok. Thanks dinda Anny yg baik budi 😀

  26. sepertinya bukunya bagus??? bisa beli dimana ya?

    @mikekono : bukan sprtinya, memang bagus kok.
    Mngkn bs pesan ke email jeunglala@gmail.com atau
    toko buku top di kota anda. Thanks

  27. bukunya udah dijual di toko2 ga? sy pengen baca juga. dr gambaran mas mikekono sepertinya bukunya bagus dan sarat makna

    @mikekono : pasti dijual di toko buku dunk. Thanks

  28. eheemm……cie ciee..abna9Q inih sudah tak sedih la9!ya melalui weekendnya? naach 9ituh dunks ban9..:)

    mmm..ternyata banyak bl09eR y9s e0ran9 penulis yaa? senen9 rasanya..
    tapi daku blm pernah sin99ah di bl09 mreka.
    nanti daku sempatkan makasiih ban9..:)
    s0..klu da selesai bacana p!njem ya ban9 heheh..

    @mikekono : memang bnyk blogger yg jagoan nulis.
    Dan suatu saat bs diterbitkan jd buku sprt dilakukan Jeunglala.
    Bukunya dipinjam ? hehehe….nanti ya 😀

  29. Waaaaa…mikekono sensei lagi seneng tuh……
    kawaii ayu jadi pengen baca bukunya….
    udah beredar belom ya di Bali….???

    @mikekono : betsu ni….majide ! Anata ni deatta yokatta
    boku no soba ni ite kurenai ? 😉 Namaiki iun ja nee yo.
    arigatou Ayu sensei……ganbatte ne 🙂

  30. Kali ini bukunya dulu ya Bang….
    Kapan-kapan penulisnya….
    WAh..wah…bang Mike dagh mulai angkat sendal…
    Tuyi kaburrrrrrrrrrr…………………

    @mikekono : ntar lu dijitak Jeunglala baru tau rasa….hehehehe
    karena uda keburu kaburrrr……sendalnya tak jd terbang, hihihi 😛

  31. Wah, Abang beruntung, bisa ber week end ria sama Jeung…(bukunya doang.red)..:-)
    Tulisan2 Jeung Lala memang bermain dengan hati.

    by the way busway, kapan buku Abang diterbitkan? Nanti bikin kuis juga ya…biar saya dapat juga..:D

    @mikekono : Jeunglala datang dgn hati, pergi juga hati2.
    Asal jangan suka mempermainkan hati…..huehehehe 😀
    busway apaan tuh Buthe ? Buku saya sprtinya tak mngkn terbit,
    sbb aku ini cuma manusia biasa, yang tak ada apa2 dan blm jelas mau ke mana 😉

  32. Bro Agus …
    Hehehe … aku menemukan si Jeung Lala yang bawel binti cerewet ini kira-kira bulan Maret – April lalu …
    Ketika aku berjalan-jalan tanpa tujuan di Blogosphere …

    Dan saat itu aku percaya … kalau dia mau … dia akan jadi penulis yang baik ..

    Dan akhirnya kini … kejadian …

    @Lala …
    See … orang sekaliber abang bro Agus … memberikan apresiasi yang baik … keep on writing yah …

    @Tuti Nonka
    Nah kalo ibu ini … aku justru sering dengar namanya menulis cerpen ketika dulu aku masih SMA – Kuliah …
    Beliau orang terkenal … ini jaman-jamannya AGS Dipayana, Laily Lanisi, dan beberapa penulis lainnya …

    @mikekono : wahhh… abanganda udah jauh melangkah.
    Saya justru baru kenal Jeunglala lbh intens (lewat dunia maya), sebulan lalu.
    Sekitar tiga bln lalu, sbtlnya sy sdh tinggalin jejak di blognya….
    tp tak ada respons balik 😉
    (baru belakangan ini, beliau mau komen di blogku….hehehe)
    btw, kaliber apaaan tuh bro.
    Setuju Mas NH, Jeunglala harus menulis…..menulis terus…kini dan nanti. Sebab dia memang punya talenta lbh di bidang itu
    *Soal Mbak Tutinonka, saya juga saluuut, sbg novelis ngetop dia sll ramah dan sederhana.
    Dalam pandanganku, dia malah sejajar dgn Ike Supomo, Nina Pane, Sari Narulita, Titis Basino, dll
    Thanks bro 🙂

  33. Ah sayang, saya tidak bisa hadir di acaranya Lala, padahal ingin sangat 🙂
    Saya juga sudah punya bukunya, beli di Gramedia, tinggal tunggu tanda tangan penulisnya.

    @mikekono : hehehe…..sbg temennya Lala, Indah hrs sgr membeli buku itu.
    soal tandatangan itu, sprti menyindir penulisnya tuh.
    Jeunglala…..kasi dong tandatangannya kpd Mbak IndahJuli 🙂

  34. dan kita sama2 berkencan dengan lala ya bang ?
    mungkin saat yg sama, dibuku yg sama dan halaman yg berbeda… 😀

    @Mikekono : exactly bro, because mas goenoeng ada
    di urutan 8 pemenang Lala contest 🙂
    ya….begitulah seorang Jeunglala, berasal dari rakyat, menulis dan berkarya untuk rakyat (blogger)
    sekaligus tlah memberi kontribusi signifikan hingga komunitas blogger semakin eksis dan diakui khalayak di negeri ini 😀

  35. hmmm…

    udah baca posting ini sejak minggu, tapi baru kali ini koment disini, udah koment di blog jeung lala duluan malah, disininya lupa, hehehe.

    Anyway, saya juga sepakat dengan bang mike, jeunglala is a very talented writer. Dia bisa mengungkapkan perasaan dengan bahasa yang lugas dan sangat menyentuh.

    Anyway, menurut aku, bang mike juga punya potensi menjadi penulis yang handal banget. Tulisan-tulisannya selalu berbobot dan menyenangkan untuk dibaca.

    @Lala:

    keep up the good work jeung… Jadi saya bisa dapetin buku plus tanda tangan dirimu gimana caranya yah? 🙂

    @mikekono : exactly, selain penulis yang penuh talenta, Lala juga seorang pribadi yang setia kawan dan sll berempati pd org lain.
    btw, Silly juga seorang penulis yg baik. Launching bukunya kapan ? ditunggu ya !
    Soal tandatangan Lala, mestinya Jeunglala sendiri yg hrs menjelaskan soal ini.
    Thanks 😀

  36. Selamat ya mas…….Huhuu siiip deh….palagi judulnya itu lochh….
    Aku juga mau bukuny cuman perlu waktu soalnya harus pesen ke Makassar…..

    @mikekono : menurut guru saya, kl membuat tulisan judul mesti menarik dan memancing keingintahuan pembaca…..hehehe 😀
    Soal buku itu saya kira bisa langsung dipesan kpd penulisnya lewat email jeunglala@gmail.com atau ke alamat lain (nang endi alamat e jeunglala) ?

  37. Selamat ya mas…….Huhuu siiip deh….palagi judulnya itu lochh….
    Aku juga mau bukuny cuman perlu waktu soalnya harus pesen ke Makassar…..

    Mas coment yang atas keliru, didelet yaaa thax…

    @mikekono : keliru toh…..hehehee 😉

  38. setujuuuuuuuuuuuu banget banggggggg 🙂

    *peluk abang*

    but bang…novel sekarang..gak harus berbahasa indonesia yang baik dan benar kok..dan tidak perlu juga bahasa indonesia dengan ejaan yang di sempurnakan :p

    @mikekono : hehehe…..memang iya juga sih, kl menulis di blog atau novel bisa menggunakan bahasa selenge’an.
    Tapi tetap aja cara penulisannya mesti sesuai kaidah bahasa Indonesia dunk. Makanya pihak penerbit menyediakan penyunting atau editor bahasa.
    Untuk meringankan beban penyunting bahasa itu, penulisnya kudu harus lebih siap dgn penyajian bahasa Indonesia yang baik. Gitu donnnn Mbak Yessy bawel, tp baik hati….hehehee 😀

  39. Sepertinya buku Jeung Lala menarik sekali, sampai Bang Mike yang weekend-nya semula redup menjadi bersinar. Thanks

    @mikekono : huahahahaa……komen singkat tapi mengenai sasaran. Hehehehe
    Ibarat Mike Tyson di masa jayanya, sekali melayangkan pukulan jab, lawan langsung knock out 😀 Thanks and take care sista

  40. wow…. weekend yang menyenangkan. jeunglala? wah, saya bleum pernah berkunjung ke blognya, tuh, mas agus. sungguh happy kalau bisa dapat buku dari penulisnya langsung, apalagi juga menyempatkan diri berkunjung ke blog ini. jadi, ada dua kebahagiaan yang didapat mas agus, hehehe ….

    @mikekono : Saya juga akan berbahagia, kalau suatu saat mendapat buku buku karyanya Mas Sawali.
    Jeunglala memang berbakat dan akan menjadi penulis hebat, tapi mas sawali sudah dari dulu dikenal sbg cerpenis dan penulis heubat. Matur nuwun

  41. wah kayaknya sy pengen banget punya bukunya…
    btw kemaren pergi ke pesta blogger juga pak?
    sayang banget kita tidak sempat ketemu 🙂

    @mikekono : ya….mas aRul mesti membaca dan mendapatkan buku itu.
    Maaf mas, kemarin saya tak datang ke acara itu.
    Kita ketemu di dunia maya aja dulu, suatu saat nanti insya Allah bisa kopdar. Thanks Mas 🙂

  42. Mau dong dapet bukunya juga, kapan mas nerbitin buku juga 🙂

    @mikekono : kl mau bukunya….beli dunk.
    Hehehe……sy blm ada rencana ke arah sana 🙂

  43. buku yg bagus, thanks udah di review, emang bener bgt, bahwa kita bisa belajar dan berkaca dari pengalaman hidup orang lain

    @mikekono : bukunya bagus….buruan beli sista. Betul, experience is the best teacher

  44. Makin banyak blogger yang menerbitkan buku…..ntar lihat di gramed dech……

    @mikekono : ya bagus itu……di Gramed, sprtinya ada tuh. Thanks sista

  45. Andai saja buku Jeunglala ada versi online, yang bisa dibaca dari sini

    @mikekono : wahhh….I dont know about it

  46. Wah asyik nih dapet bukunya Lala. Kapan nih pak, nyusul…. bikin buku. 🙂

    @mikekono : hhmmmm…asyiiik. Sy sih ngeblog ajalah, soal buku dan novel, biar jeunglala dan mbak tutinonka aja yg ngurus….hehehe 😀

  47. lucu juga yah
    nanti aku cari deh bukunya

    btw, lam kenal

    @mikekono : iya dicari aja Mbak, harganya murah kok.
    Salam kenal juga, thanks sista 😀

  48. Wah.. dapet review ‘The Blings of My Life’ disini euy..
    hmm om Mike udah baca yaa…

    saya baru ngirim alamat ke imel beliau om (semoga blm terlambat), karena ternyata -setelah dibaca dengan teliti sampai berkali2- nama saya ada di nomor 12!.. 😆 .. horeee… *joged-joged*
    Seneng banget.. 😀

    silakan lanjutin baca om Mike… 🙂

    @mikekono : lho kok…..ikutan jd pemenang juga ya ?
    tapi kok telat amat baru ngemail alamatnya.
    Tapi tak pa2lah, pasti akan sgr dikrm jeunglala.
    Ya, ini mau ngelanjutin bacanya. Thanks yu2n 🙂

  49. belum baca bukunya..
    buku cewe yah…?

    @mikekono : emangnye buku berjenis kelamin juga ya ?
    for me, book is book 🙂

  50. aduh… gak suka baca nih….. haha…. emang bagus ya bukunya 😀

    @mikekono : bukunya bagus, makanya direview 😉

  51. Boleh jg reviewnya.
    Harganya terjangkau khan, Pak? *ngarep*
    btw, salam kenal Pak.

    @mikekono : kl buat kantongnya mas Yodama, pasti terjangkaulah 😀

  52. Salam …

    mau -mau donk dapat bukunya udah ada di toga mas / blm nanti klo ada akan aku Baca and baca
    @mikekono : ya…..buku itu bagus buat dibaca dan dijadikan semacam personal comparative. Thanks mas doel 🙂

  53. Banyak penulis berbakat di Indonesia ini, mudah2 bakat ini dapat ditularkan pada yang lain. Kabayang kalao semua blogger tanpa kecuali bikin buku ya….? seru pasti bang!

    @mikekono : sy kira Pakde juga layak bikin buku….dan para blogger hmpr semua bisa menulis.
    tapi jangan semualah bikin buku, ntar yang baca dan beli siapa Pakde…..hehehe 😆

  54. Wah… sedep bener wikennya.
    Nanti-nanti wiken langsung sama penulisnya saja… 🙂

    @mikekono : Wiken dgn bukunya saja sudah lebih dari cukup.
    Tapi kl suatu suatu saat nanti bs ketemu…ya Alhamdulilah.
    Thanks mas DM 😀

  55. Sama bang, aku menuntaskan buku lala dalam 2 hari……selama perjalanan Bali – Jakarta dan tuntas saat perjalanan Jakarta-Bali 🙂 keren bukunya…two thumbs up buat lala

    @mikekono : wow…..speed reading. Kita sama2 dapet hadiah dari Lala.
    She’s a good woman.
    btw, jangan2 bukunya dipuji Mbak Indira, karena gratis.
    Sssst….ssst….ssst….awas tuh,
    ntar ketahuan ama Lala. Hmmm (just kidding) 😆

  56. koq saya sampai nggak tahu ya….
    mmmh..besok-besok jeli ah melihat side banner dan pernik lainnya di halaman web temen…siapa tahu bisa dapat kayak beginian. Salamat bang Ya…

    @mikekono : ups…..kebobolan ya Pakde 😀
    Weleh….weleh…..kl sekaliber Pakde, tak prlu lagilah ikut begituan
    mending bukunya aja sgr dibeli di toko terdekat, biar ngga kebobolan lg. Hehehe

  57. selamat ya dapet buku!!

    mas mikekono kapan nich mo nerbitin buku..

    @mikekono : hmmm……thanks mas Fajar 😀

  58. Dear Abang dan teman-teman blogger yang udah komentar di posting ini..

    Jujur, saya GR setengah mati saat baca posting Abang yang satu ini. Judulnya bombastis, seperti judul di tabloid gosip.. hihihi… Saking senangnya dan GR-nya, posting ini saya pantau terus.. hehe… dasar penulis amatiran. Baru punya buku satu aja udah melayang nggak karuan.. 🙂

    Eniwei,
    Buat yang masih kepingin bukunya, saya akan mengadakan kuis sekali lagi, tapi masih belum tahu bagaimana metodenya. Yang pasti, kali ini saya hanya membagikan lima buah buku saja… So, be ready, okay.

    Buat yang belum menang dan penasaran sama buku saya, bisa hubungi langsung di email : jeunglala@gmail.com dan kita bisa ngobrol di sana soal bagaimana cara pembeliannya.

    Makasih banyak buat segala cinta yang sudah diberikan..
    Khusus buat Abang;
    Semoga weekend berikutnya, dengan atau tanpa ‘cumbuan’ saya dan Mbak Tutinonka, selalu menyenangkan yaa…

    Life’s too wonderful to be missed, Bang.
    Dinikmati, dikunyah saja, dan diresapi… Siapa tahu setelah diresap, eh didalemnya ada bonus duit.. hihihi…

    Keep smiling ya, Bang!

    Salam,
    Lala Purwono

    @ mikekono : wow….., saya tak menyangka sambutan Lala
    ternyata cukup positif trhdp postingan ini 😆
    Lewat postingan ini saya merasa memperoleh ‘multiple orgasm’ . Pertama, karena sang pemilik buku (Lala Purwono) ternyata cukup antusias menymbut postingan ini, dan kedua, rekan-rekan blogger juga memberi apresiasi dan sangat berminat pd buku itu.
    Saya sangat tersanjung, karena blogger sukses sprt Lala, berkenan memberikan semacam close comment dlm postingan ini serta tak pernah menutup pintu silaturrahmi dengan siapapun.
    Hal ini bs menjadi pembelajaran bagi kita bersama, bhw sesama blogger memang sudah seharusnya saling mendukung dan saling memberi apresiasi, demi kebaikan bersama.
    Saya berharap keberhasilan Lala menerbitkan buku perdananya, menginspirasi blogger lainnya agar lebih kreatif dlm menghasilkan tulisan tulisan yang berkualitas dan mencerahkan.
    Saya tertarik mereview The Blings of My Life, bukan karena mendapatkan buku itu dengan gratis, melainkan karena buku ini memang layak dibaca dan gaya bertuturnya sangat memikat dan cukup mudah dipahami 😀
    Membaca buku itu tak ubahnya sprti menelanjangi diri kita sendiri, sebab berbagai kisah dan pengalaman keseharian yang tertuang di dalamnya, juga srng kita alami.
    Semoga The Blings of My Life sukses meraih best seller, and the new book from Lala akan segera menyusul.
    Thanks Lala, dirimu tlah memberiku pelajaran berharga soal arti penting sebuah persahabatan.
    Syukran katsir ukhti……
    arigatou kawaai Lala, ganbatte ne.
    keep writing….keep smiling

  59. Yupp.. Setuju bangets, bukunya si Lala ngga hanya enak cara penyajiannya tapi juga tiap kisah yang dia bagikan itu meninggalkan suatu celah yang bikin kita mikir and merefleksikan ke dalam diri kita sendiri 😉

    Salam kenal yaa, mau baca2 dulu aah postingan yang lainnya, sepertinya banyak yang menarik 😀

    Met menikmati hari Mingguu..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: