Beri Aku Sejuta Hinaan…!


wisdomBeri aku sejuta hinaan, cacian, makian atau hujatan. Aku akan menerimanya dengan senyum, sebab para penghina itu, pasti tidak lebih baik dariku. Sebab orang baik tak mungkin menghina.  

Semakin banyak hinaan datang, semakin mudah mengenali diri sendiri karena rajin berkontemplasi. Makin deras hujatan menghampiri, makin kuat pula tekad untuk bertobat dan selalu mendekat padaNYA. Satu hinaan terlalu sedikit. Tolong, beri aku sejuta hinaan….!

Ini hanya sekadar ungkapan kegelisahan terhadap fenomena mentalitas sekelompok manusia yang masih saja suka menjelek-jelekkan kelompok lain serta menghasilkan karya tak bermanfaat bagi khalayak bahkan sejatinya merugikan dirinya sendiri.

Seorang rekan blogger kemarin mengirimkan email kepada saya perihal adanya blog Indonesia memuat komik yang menggambarkan sosok Nabi Muhammad SAW. Konon, gambar-gambarnya bernada pelecehan dan penghinaan.

Saya tak setuju dengan cara-cara seperti itu, bukan karena saya seorang muslim. Seandainya terdapat komik yang isinya menghina Yesus Kristus, Dewa Brahma, Siddharta Gautama, Kong Hu Chu, Dalai Lama, Bunda Teresa atau siapa pun, saya juga akan berada di baris terdepan untuk menentangnya.

Agama manapun di jagad ini, niscaya melarang para pengikutnya menghina dan merendahkan martabat pihak lain. Sebagai seorang muslim saya menghargai dan menghormati pemeluk agama manapun.

Kalau suatu ketika saya menghina agama lain, itu bermakna saya bukan seorang muslim yang baik. Sebaliknya kalau terdapat seorang Nasrani menghujat pemeluk agama lain, bisa dipastikan dia juga bukan seorang Kristiani yang taat.

Lagi pula apa manfaatnya menghina Nabi ? Semiliar atau seluruh penghuni jagad pun memberi penghinaan, yang namanya Nabi tetaplah Nabi. Penghinaan tak akan mengurangi kemuliaan dan derajat kenabiannya.

Sebaliknya walaupun beratus juta pujian datang kepada seorang pemimpin atau tokoh politik. Belum tentu dia akan beroleh kemuliaan, sebab boleh jadi, dia cuma seorang hamba hinadina yang tengah berpura-pura baik kepada rakyatnya.

Pujian kerap menjerumuskan. So, beri aku sejuta hinaan, sebab penghinaan adalah ‘obat kuat’ yang paling mujarab dan bisa membuatku tahan berjam-jam asyik-masyuk denganMU.

*foto diambil dari sini

About mikekono

politisi dan pemerhati sosial, yang selalu berpikir terbuka dan toleran pada perbedaan pendapat

Posted on 20 November 2008, in agama, Budaya, Kehidupan and tagged , , , , , , . Bookmark the permalink. 44 Komentar.

  1. Saya bukan orang yang taat. tapi saya juga tidak setuju menghina agama orang lain terang-terangan seperti ini.
    Mencoba mengibarkan bendera perpecahan?.. Moral yang bejat.
    Semoga Indonesia tidak mudah terhasut dengan issue seperti ini.

  2. wah bang…
    aku ga berani menghina abang disini, apalagi harus menghujat dan mencaci maki, nanti dikira aku bloggger yang angkuh😀

    kita berdamai aja ya bang,, biarkan saja anjing2 itu terus menggonggong… toh yang penting kita jangan sampai terpecah belah

  3. itu cuma orang kurang kerjaan, sakit jiwa

    kita yang waras haruslah berindak waras
    jangan tersulut pancingannya

    mungkin sengaja bikin kacau negara ini.

    Ni lagi krisis, hidup orang lagi susah, bisnis lagi seret, semua lagi dalam keadaan sensitif ya o rang beduit yang orang miskin, jangan mau dipancing sama orang gila..

    stay cool, stay waras biar negara kita tetap aman, dan rupiah semakin menguat.

    bayangkan sekarang rupiah bergerak liar, trus kita demo2 tuh blog sinting.. dan pake anarkis2 segala

    hancur deh negara ini😦

    tapi jangan sampai deh..

  4. lonyot…lonyot…skenario busuk dari orang busuk yg bakal membusuk di neraka yg busuk. Tinggal hitung saja, siapa yang bakal bertindak lebih cepat dari kepolisian. Sudah berjalan berbulan-bulan, kok baru diusut sekarang…!

  5. Bukannya berita ini udah lama Bang? yg di Denmark itu bukan ya? Denger2 sih komikusnya meninggal dengan cara yg ga lazim, Wallahualam atas kebenarannya. Jika benar mungkin dengan inilah Allah menunjukkan kekuasaan-Nya.

    Di luar itu saya yakin tmn2 yg membaca tulisan ini adalah org2 yg berpikiran maju, ga sempit layaknya org2 yg mengaku Mujahid tp membunuh org seenak udelnya. Bukankah Islam sendiri berarti damai, sejahtera🙂

  6. Wis….wis…sing waras…harus berpikir cerdas, Nggak usah diurus bang Mike, kita harus hidup rukun dan berdampingan dengan semua agama didunia ini..kalau yang menghina itu adalah yang belum mengerti…kita doakan saja,keadilan yang akan menyelesaikannya…

  7. Pujian itu sebetulnya ujian. Jadi kalo sdg dipuji, harusnya mawas diri. jangan juga memuji berlebihan, sesuatu yg berlebihan kan gak baik.

    Menghina orang lain kan hakikatnya menutupi kelemahan dirinya. Dan aku gak berniat menghina orang lain kok, tenang aja Bang😀😀

  8. Sabar…sabar…karena pada hakekatnya orang yang suka merendahkan agama ataupun orang lain berarti dia telah merendahkan agama dan dirinya sendiri. So sabar dan berdo’a aza, semoga orang tsb cepat sadar yach bang 🙂 🙂 🙂

    Best regard,
    Bintang
    http://elindasari.wodpress.com

  9. Saya juga baru tau bang diberita tadi pagi tentang komik yang melecehkan nabi muhammad dan pelakunya itu menurut saya bukan orang beradap alias dia tidak beragama karena setiap agama apapun tidak pernah mengajarkan umatnya untuk menghina agama lain….

  10. mereka sudah hafal betul, bahwa orang Islam mudah digusur kepada isu seperti ini. akhirnya banyak energi tersedot ke situ. dan tentu saja itu berbiaya dan beresiko mengurangi perhatian kita kepada hal yang lebih penting.

    maka sebaiknya kita serahkan itu kepada sebagian orang saja yang punya kapasitas dan kewenangan. sementara yang lain tetap fokus pada kerjaannya untuk perbaikan yang lebih berarti.

    ternyata untuk yang beginian, kita sering terjebak dan membuat hal ini selalu menjadi masalah besar. tentu saja ini menjadi kesenengan yang bikin. bang mike terjebak bikin artikel, dan saya juga terjebak ngomen, udah ah…

  11. sebentar lagi x’mas nih Bg , bulan penuh kedamaian , setidaknya buat kami para nasrani🙂 , apa coba hubungannya , ada donk tentunya🙂

    Saya salut tujuan mulia di balik artikel ini , saya hanya mengkuatirkan maksud artikel ini justru akan di salah mengerti oleh mereka2 yang cara berpikirnya terlalu dangkal dan justru menjadikan artikel ini sebagai pemicu diskusi panjang lebar tak ada ujung pangkalnya dan propaganda utk saling mencela agama satu dan yang lain ..

    seperti memakan buah simalakama memang , di satu pihak , kebebasan menulis kita terkadang harus tersandung hal2 spt ini ..

    saya pribadi ? sangat menghargai artukel2 spt ini , walaupun jujur , saya lebih cenderung , menjadikan agama sebagai hal yang sangat individu , antara aku dan Tuhanku , bukan sebuah ajang diskusi melibatkan yang lain dan publik ..

    salam

  12. Bener bang saya setuju dengan ungkapan kalimat atas, sungguh disesalkan kejadian seperti ini berulang kembali, dan yg lebih parah ternyata orang indonesia sendiri yg membuatnya…
    semoga yg membuat blog itu ditunjukkan jl kebenaran…

  13. yang membuat saya kecewa, peristiwa ini muncul hampir bersamaan dengan pesta blogger. sehingga muncul statemen dari seorang pakar “IT” yang mengatakan blog tidak bisa dipercaya

  14. haduh…kok nggak bisa kita semua adem ayem ya…..
    nggak ada caci maki…nggak ada hina-hinaan….
    hidup tanpa saling melecehkan….
    apalagi soal agama…berkeyakinan, itu hak paling asasi manusia…dan kita harus menghormatinya saya kira…

    (untuk blogger yang nggak mikir itu…)

  15. ganti theme niy..? kirain td nyasar keblog lain
    duuh..knapa yaa orang spt itu ngga sadar2 k-lo sesama mahluk,sesama umat beragama hrs hidup berdampingan,apa mereka ngga suka dgn suasana damai yaa…maunya kok cari ribuut aja

  16. simple buat saya, berhenti saja mengunjungi dan memberi comment pada blog itu….semakin kita terpancing untuk berkomentar dengan keras…maka semakin bahagialah si pemilik blog yang mengatakan bahwa dia “mengungkapkan kebenaran”. Trafik dia naik……artinya kita terprovokasi..dan jadilah blognya ajang saling menjatuhkan antar agama….berhenti saja mengunjungi blognya….sepi deh….mati deh tu blog…..

  17. Saya sependapat dengan hampir semua komentar sahabat-sahabat diatas. Seperti komentar mbak IIn ga usah lagi kunjungi blog tersebut dan mending kita isi blogsphere ini dengan hal-hal yang bermanfaat dan positif. Lebih baik kita tebarkan perdamaian dan perbaikan menuju Indonesia jaya yang damai. Jika ada 1000 orang blogger dan 999 menulis kebaikan pasti yang satu tidak akan bergema lagi. Peace and thanks bro.

  18. wahhhhhhhhh

    abang ganti rumahhhhhh

    lebih berwarna

    hehehehehhe

  19. Tentang komik Nabi Muhammad di blog, sudahlah. Saya setuju dengan teman-teman semua, nggak usah menghabiskan energi untuk menghadapinya. Semua juga tahu, komik semacam itu hanya mencerminkan kerendahan budi pembuatnya.

    Tentang wajah baru bang Agus …. wah, saya mengharapkan ada foto bang Agus yang guede, gitu lho. Foto Bang Agus kan kecil-kecil banget. Takutnya, kalau ketemu di Hollywood (halah!), saya nggak ngenalin. Ntar saya terlanjur introduce my self, cerita bla bla bla …. eh, Bang Agus senyum-senyum aja, sambil berkata dalam hati : ‘aku udah tahu semua, mbak’. Haduh! *jatuh pingsan*

  20. Walaaah … Bang, kok pake ‘your comment is awaiting moderation’ segala? Moderator mah di seminar aja Bang, nggak usah di blog … :mrgreen: *sebel.com*

  21. Wah, tampilan barunya lebih ‘hidup’ bang

  22. Kok………?oh, awaiting moderation yah?

  23. Setuju sekali Lae… sebaiknya kita bisa memandang hal ini dengan pikiran yang jernih… tidak terprovokasi dengan orang orang yang ingin membuat keributan.

  24. *tetap kalem*

    (alesan bingung mo komen apa)

  25. Sing waras ngalah…hehehehe….dah terlampau sering kayaknya yang model seperti ini……

  26. begitulah om..
    hari gini orang yang usil dengan hal-hal begitu tetap saja ada. hmmmhh….

  27. Cara mendongkrak trafik itu. Sayangnya banyak dari mereka yang “mencoba cari sensasi” itu tidak pernah sadar bahwa tindakannya salah.😕

  28. Maap bang, komen untuk yang ketiga kalinya (*napsu.com*😀 )

    Di koran hari ini, saya baca blog yang memuat komik itu sudah ditutup oleh WordPress pada hari Rabu jam 23.00 karena adanya reaksi keras dari berbagai pihak. Sementara itu Departemen Komunikasi dan Informasi akan melakukan pelacakan. Polri juga akan terus mengejar pembuatnya untuk diproses secara hukum. Bila pelakunya orang Indonesia, akan dikenakan pasal berlapis. Pelaku melanggar pasal 156 huruf a KUHP dan Pasal 28 (1&2) UU No. 11/2008. Ancaman pidananya 5 tahun penjara.
    Kasus ini sekarang ditangani Unit Cyber Crime Badan Reserse Kriminal Polri.

    Demikian lintasan berita. Jangan pindahkan layar anda, kami akan kembali selepas jeda pariwara berikut ini …
    *Meutya Hafid Mode On*

    @Mbak Tuti and for all :
    postingan ini bermaksud ingin menekankan, bahwa hina-menghina itu tidak ada manfaatnya dari segi apapun. So, cara-cara sprti itu up to date dan tak intelek.
    Saya sebagai penganut agama, tidak sedang emosi. Saya justru ingin mengajak rekan-rekan blogger semua dan segenap para pemeluk agama di manapun, agar lebih concern dlm menjalankan agama masing2 dengan baik dan benar.
    Jika kita sudah mampu beragama secara benar, sudah pasti kita akan terhindar dari sikap dan kecenderungan menyerang dan atau melukai perasaan orang lain.
    Hanya dengan menjalankan agama dengan baik dan totalitas, dimungkinkan perdamaian di bumi dan di langit akan dapat diejawantahkan.
    Thanks……and peace to all🙂

  29. Salam …

    Innalloha waasho birin

    kita tetap sabar sing salahj seleh

  30. “No one can make you jealous, angry, vengeful, or greedy – unless you let him. – Tak seorangpun membuat Anda cemburu, marah, mendendam, atau rakus – kecuali Anda mengijinkannya.”

    Berbicara tentang upaya melepaskan diri dari sakit hati tentunya kita harus terlebih dahulu menjernihkan hati kita agar dapat memandang persoalan dengan jernih pula. Koreksilah diri sendiri, bersihkan hati dari kotoran temasuk iri, dengki, sirik, pelit, culas, dan lain sebagainya. Pastikan bukan diri kita sebenarnya yang keliru atau terlalu sensitif, sehingga orang lain berbuat sesuatu yang wajar saja tetapi bagi kita sudah menyakitkan hati.

    Bila hati nurani sudah dapat memastikan tidak ada yang salah dalam diri kita, maka cara yang dapat kita tempuh untuk melepaskan sakit adalah tersenyum tulus dan selalu menampilkan wajah ceria untuk melepaskan sakit hati terhadap orang yang sudah menyakiti hati kita.

  31. ah, tenang saja bang mike. masih banyak orang waras dan baik di dunia ini, apapun agama dan kepercayaannya. mengambil kata abang, walau seluruh dunia ini ikut menghina, yang namanya nabi adalah tetap NABI, dan kemuliaannya tidak akan berkurang sedikitpun, karena bukan manusia yg memberinya melainkan Allah.
    so, bang mike….mari kita berdoa saja, semoga manusia2 itu diberi kesadaran, bahwa rasa saling menghargai dan persaudaraan adalah lebih mulia dibanding dengan menebar bibit permusuhan.

  32. 🙂 kemuliaan Rasulullah SAW tidak akan berkurang bang, tenang aja, Allah dan kita smua, umat muslim yang akan menjaganya
    Allahumma shali’alaa muhammad
    ya Rabbi shali’alaihi wasalim🙂

  33. Mari kita saling menghargai antar sesama agama😀

  34. bang… coba cek spam di blog abang, pasti ada komentarku yang dianggap spam..
    udah 3 hari ini kalo aku meneyrtakan url di blog wordpress, komentarku terbaca sebagai spam😦

    sekarang terpaksa aku ga menyertakan url…

    easy.blogdetik.com

    @mikekono : pfffuiiiih……kok bisa terkena spam ya ? mungkin karena Easy ogah-ogahan berkunjung ke sini….hingga ‘penunggu’ blog ini ngambek….hehehe.
    btw, komen spam-nya sdh sy kembalikan kepada jalan yang benar…..hmmmm
    wahhh….untung juga dikasi tau….beberapa temen lain juga terkena spam tuh
    soryy ya, itu bukan kebijakan saya😉

  35. shei juga suka dikritik, tapi yang konstruktif, kalo yang destruktif mah, tendang aja kealut orang itu, hahahaha….

  36. hmmm masalah agama adalah masalah yang amat sensitif, karenanya saya tidak pernah mau menyinggung soal agama. Karena tulisan biasa saja bisa dibaca salah, apalagi yang sensitif seperti SARA. Saya berharap blogger Indonesia bisa lebih dewasa dalam menulis.

    iya nih themes yang ini kesannya lebih “membumi” hehehhe
    EM

  37. hhmmm..9anti theme yaa?
    shep leb!h okeh neeh:)

    anj!n9 men90n990n9 0ran9 keren teutep lewat ban9..:)
    aba!kan sajah mreka y9 hendak memecah belah biarkan sajah men9hina karna apa y9 dia tulis adalah dialah sendirinya y9 lebih tidak baik’y0u’re what y0u think..!!
    [hmm..daku ban9ed tuch ehhe]

    wekss..daku tak bisa men9hinamu ban9,meski hanya setitik.apala9i sejuta..tak bisa ban9..maaf yaa..:)

  38. nice artikel…

    sepakat…!!!

    -bonar-

  39. …..penghina itu, pasti tidak lebih baik dari kta ya mas….
    dan tentu kita tidak ingin berbuat hal serupa……
    Jangan2 mereka itu senang liat orang marah yaa…. atau sengaja mengumpan amarah….. tpi gak kita bukan umpannya….

  40. Bro Agus …
    Pelukan saya untuk Abang …
    Saya memeluk abang erat-erat …
    Saya sangat setuju dengan abang …

    Janganlah kita menghina orang …
    dengan dalih apapun … dengan cara apapun …

    Makasih ya Bang …
    Ah kenapa saya jadi merasa tenang dan tentram sekali membaca postingan abang yang ini …

    Terus terang saya udah pusing nih dengan ajang hujat menghujat itu …

    Salam saya …
    NH

  41. hmm.. merasa diri lebih baik dengan menjelekkan orang lain… tp sebaiknya kita semua juga introspeksi diri yah.. apakah kita termasuk orang2 yg seperti ituh (baik sadar maupun tidak) tobaaat tobaaatt…

  42. setujuh banget bang pujian adalah teror..
    *tukul banget*

  43. sabang bar.. eh.. sabar bang..😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: