Mengapa Betah Melajang ?


Semua cewek di seantero jagad, tanpa perlu melalui voting niscaya secara aklamasi akan menyatakan koor setuju, bahwa aktor beken Bollywood Salman Khan merupakan pria macho, handsome, dan intellect.

sallu-bhaiSayangnya kegantengan Salman Khan seperti terbuang percuma. Sebab di usianya yang kini memasuki 43 tahun (lahir 27 Desember 1965), putra sulung penulis skenario terkenal Salim Khan ini, sampai sekarang masih tetap betah melajang.

Aktor legendaris Bollywood Dilip Kumar (Yusuf Khan) doeloe juga baru menikah dengan artis Saira Banu pada usia 44 tahun. Beberapa artis Indonesia juga lumayan banyak yang betah melajang.

Misalnya, Christine Hakim yang baru menikah di usia kepala 4. Bella Shapira sudah memasuki sangat matang 35 tahun, tetap saja masih suka tidur sendiri. Angelina Sondakh (31 tahun) juga tak jelas kapan bakal menikah dengan Adjie Massaid.

Kenapa dan apa yang menjadi faktor penyebab seseorang betah dan atau terpaksa berlama-lama mengakhiri masa kesendiriannya…..? Sementara orang lain justru sudah bolak-balik gonta ganti pasangan atau bahkan nambah istri/suami.

Orang sekeren Salman Khan, dapat dipastikan tak akan kesulitan mempersunting gadis ayu manapun yang diincarnya. Terbukti saat ini dia sudah beberapa tahun pacaran dengan artis most beautiful Katrina Kaif. Sebelumnya Salman pernah pacaran dengan wanita tercantik sejagad (Miss World 1994) Aishwarya Rai, Sangeeta Bijlani (Miss India 1980) dan artis Somy Ali.

Lalu, mengapa setelah sangat berpengalaman dan mereguk kenikmatan berkencan dengan beberapa wanita ayu tersebut, Salman tak juga kunjung menikah ? Sementara adik-adiknya (Akbar, Sohail, Alvira Khan) sudah berumahtangga semua.

Tentu masih banyak lagi orang yang tetap sorangan wae pada usia yang semestinya sudah menyandang status sebagai suami atau istri. Tak cuma artis, warga biasa juga kerap mengalami hal serupa. Pertanyaannya, mengapa seseorang betah melajang ?

Dalam perspektif saya, sebagai seorang yang awam soal psikologi serta tanpa merujuk pada analisis pakar, setidaknya terdapat beberapa kemungkinan atau faktor penyebab mengapa seseorang masih tetap happy hidup sendiri pada usia 30 tahun ke atas.

1. Suka bertualang (ini biasa dilakukan kalangan selebriti). 2. Pernah patah hati, hingga sukar melupakan figur kekasih yang pernah teramat dicintainya. 3. Terlalu pilih-pilih dan banyak pertimbangan. 4. Kurang pede serta selalu merasa belum siap secara mental dan ekonomis. 5. Ada dugaan sudah kehilangan keperjakaan/ kegadisannya saat pacaran, sehingga khawatir akan dipersoalkan calon suami/ istrinya. 6. Orangtua tak merestui pilihannya, karena perbedaan status, suku dan agama.

Beberapa faktor penyebab yang saya kemukakan itu, murni merupakan analisis menggunakan telaah non-ilmiah alias tidak menggunakan data yang valid serta sama sekali tak ada kaitannya dengan nama-nama artis yang disinggung di atas. Karenanya, prediksi tersebut belum tentu mengandung kebenaran alias masih bersifat debatable.

Iklan

About mikekono

politisi dan pemerhati sosial, yang selalu berpikir terbuka dan toleran pada perbedaan pendapat

Posted on 9 November 2008, in Budaya, Kehidupan, Uncategorized and tagged , , , . Bookmark the permalink. 53 Komentar.

  1. waduh…tumben abang bahas beginian ,
    kalo menurut yessy , tidak ada ada seseorang yang benar benar siap untuk menikah ,
    bayangin aja..menikah adalah perjanjian dengan seseorang seumur hidup (harusnya si, cuma sekarang kan kebanyakan ngambil gampangnya aja ya :P)
    Semua alasan yang abang ungkapkan di atas bisa jadi benar..
    tapi kebanyakan sekarang teman teman yessy ..benar benar menikmati melajang..ya karena murni gak mau ribet..
    kalo udah nikah ..ada orang yang menunggu di rumah…gak bisa jedang jedung sampe pagi di pub atau club club yang lg happening sekarang..
    terus lagi..sepanjang status masih single..mau ngedate sama beberapa orang sekaligus juga sah sah aja..gak ada yang larang..toh masih pacaran kan bukan suami atau istri orang ???
    Menikah itu pake urusan sabar….kalo gak sabar ya bubar..
    Nah meraih kesabarannya bang yang……….busssettttttttt….kekekekkekek
    Eniwei…
    dirimu…kalo gak salah..masih melajang bukan ?!?!?
    *dipentung abang*

    @mikekono : kan tak elok juga nulis politik melulu. ntar yessy dan para fans tak mau lagi berkunjung ke sini…..kekekeeeek *geer.com*
    kl dipikir-pikir memang ada enaknya juga berstatus melajang. bs bebas ke mana-mana, cuma pas tidurnya aja tak enak…..sendirian dan cuma bs meluk guling…….wekekekekeeeek 😛

  2. wah….mbikin orang berfikiran negatif nantinya…..nuduh homo misalnya….
    *sudahlah*

    @mikekono : ahhhh…..jangan negative thinking mas Usuf !

  3. Saya berpendapat bahwa orang yang menikah memang lebih baik dari orang yang tidak menikah. Namun saya pribadi, karena saya dibesarkan di keluarga yang sangat menjunjung tinggi pilihan individu (asalkan pilihan tersebut tidak merugikan orang lain tentu saja), maka saya sangat menghormati pilihan jalan hidup seseorang, termasuk halnya misalnya ia tidak mau menikah karena ia seorang homoseksual tetapi hanya disimpan dalam hati atau sebab-sebab lainnya.

    Masalahnya orang kita ini masih suka “usil” mengurusi wilayah orang lain, sementara wilayahnya sendiri saja masih banyak yang belum becus ia bereskan. Jikalau ada orang melajang, apalagi wanita, diusilin ini itu. Ya perawan tualah, ya anulah, ya itulah dsb. Nanti kalau udah kawin dan tidak punya anak, diusilin lagi, dibilangin mandulah, ini lah, itu lah.

    Menurut saya biarlah orang lain menjalani hidupnya apa adanya. Lagian orang yang melajang tidak lebih buruk dari artis2 yang kawin cerai dan yang berselingkuh. Namun tentu melajangnya bukan dengan maksud untuk terus agar bisa ‘bermain-main’, kalau itu sih….. wah memang benar2 gawat…. huehehehe….. 😀

    @mikekono : setuju mas Yari, melajang merupakan pilihan individu masing-masing.
    Tetapi kl memang sudah cukup umur dan punya penghasilan yang memadai, ya bagusnya menikah sajalah, demi menghindari kemungkinan melakukan hal-hal yg dilarang agama.
    thanks bro

  4. ada juga yang melajang karena takut akan ikatan kalau menikah dengan seseorang, jadi biasanya yang mencintai orang ini harus meyakinkan bahwa hidup bersama dalam perkawinan bukanlah hal yang menakutkan

    @mikekono : iya….mestinya ada upaya keras dan serius untuk meyakinkan seseorang agar tak berlama-lama melajang…..thanks

  5. melajang kalo bukan merupakan keterpaksaan, bisa jadi merupakan pilihan. saya dan temen2 saya juga kadang berpikiran begitu koq, bahwa saya atau temen saya belum siap menjalani kompleksitas kehidupan berumah tangga.

    @mikekono : bener juga sih, tetapi melajang juga sering dilanda masalah.
    sy kira kompleksitas kehidupan berumahangga tak perlu terlalu dicemaskan. Thanks sista

  6. Lah abang sendiri masih betah melajang khan? 😉
    kenapa tuh bang? mudah2an bukan krn yg no 1 sampe 6 itu ya bang hehehe

    btw kl saya sampe skrg msh melajang krn terpaksa, menunggu saya ato pacar saya dapet kerjaan baru krn perusahaan tempat kami bekerja melarang pernikahan sesama pegawai 😥

    @mikekono : heheheheee……sy doakan semoga Ida dan masnya cepet-cepet menikah. Orang seperti Ida yang cantik, intelek dan baik budi, tak sepantasnya terlalu lama sorangan wae.
    Thanks my sista 😥

  7. Mas, nemu photo saya dimana tuh….seingat saya, saya belum pernah di foto dengan gaya seperti itu mas…..manipulasi ya….? hik hik.

    Melajang???? mmmh menarik untuk diulas. Secara psikologis ada satu yang tidak dimiliki oleh si lajang. KEINGINAN. Simple kan.

    Yang penting kan minimal kita inget…itu kehidupan pribadi orang. Apakah cukup merugikan kita kalau kita punya temen lajang. Salahnya dimana buat kita menjadi temen si lajang? Begitu kira-kira mas.

    Take it easy mengalir sesuai kehendaknya lah mas. (abang masih lajang gitu?). Masak seh? (kidding bang)

    @mikekono : sorry Pakde…..fotonya sy pajang tanpa izin……kekekeeeek.
    Melajang sih tak ada salahnya. Bukankah orang yg sudah menikah juga masih bnyk yg suka selingkuh dan terancam cerai.
    So, melajang bukan pilihan yang salah……maturnuwun

  8. lebih baik “melajang” daripada “menjalang”

    @mikekono : ada juga yg melajang plus menjalang….!

  9. Kebanyakan lebih karena alasan finansial..

    @mikekono : bisa jadi begitu……thanks

  10. saya kasihan sama Bella Saphira tidurnya sendirian,bang.hahaha…

    @mikekono : kok nggak ditemenin aja……heheheheee

  11. Hehehe…
    Tiga bulan lagi saya 29 tahun dan belum ada tanda-tanda akan meninggalkan masa lajang. Ada yang mengajak menikah, tapi saya tidak cinta… apakah itu salah? Apakah itu terlalu pilih-pilih? Ah, jelas saya harus memilih yang baik kan? Ini urusannya panjang, karena saya tidak ingin menikah untuk mendapatkan status Istri semata.. atau takut dibilang PraTu alias Prawan Tua.. hehe…

    Eniwei,
    Saya baru akan kepikiran untuk menikah setelah umur 30. Tapi kalau dalam waktu dekat saya mengenal seseorang dan dia bisa membuat saya sangat jatuh cinta lalu meminta saya untuk menikahinya…. why not?? Saya akan menikah saat itu juga! 🙂

    Many reasons to stay single..
    As many as the reasons to get married…

    @mikekono : wahhhh……jadi ketahuan nih Jeunglala udah 29. So, usia yg masih relatif muda. Dont rush to get married, sista.
    Sebab kami masih menunggu ‘your new baby’…….sy khawatir kl sudah menikah, Jeunglala lupa bikin ‘baby’ karena sibuk ngurus suami.
    btw, sy ikut mendoakan semoga Jeung bs menemukan jodoh yg tepat dan sepadan. Thanks 😀

  12. Tiap orang punya pilihan masing-masing..
    DAri enam alasan di atas, Om termasuk orang yang punya alasan nomer brapa?
    Foto di atas mirip foto om mike yg di page “about me”. Liat dehhh.. Kacamatanya,,posenya.
    *Beneran masih lajang ya om?? mau ma tante saya gak.. Heheheh. Kaboooooorrrrrrr*

    @mikekono : setuju…..tiap orang punya pilihan masing-masing. waddduhhh….kok dibilang fotonya mirip saya, kl ngejek yg agak rasional dikit lah……kekekekeeeek.
    Kok ngga sm Oche aja…….gantian kabuuuuuuuur

  13. Saya yakin disamping ke6 alasan yang bang Mike kemukakan juga karena belum berjodoh. Menikah memang benar-benar rahasia Allah, kita tidak pernah bisa mempercepat atau memperlambatnya. thanks

    @mikekono : exactly…..menikah benar benar rahasia Allah. Tapi juga harus disertai niat dan usaha.Thanks

  14. mungkin ada alasan kurang menyukai adanya sebuah keterikatan yang dinamakan pernikahan,, tapi hal seperti ini menggambarkan seseorang yang tidak ingin memikul beban tanggung jawab..

    @mikekono : orang yg tak siap memikul tanggung jawab, bukanlah gambaran pribadi yg sukses dan berjiwa pemimpin. thanks bro

  15. Heheh boleh nih artikelnya buat saling bertukar pikiran….memang pilihan buat melajang atau menikah adalah hak pribadi masing-masing…

    nah kalo saya kenapa memilih nikah pada usia 26 karena ada beberapa hal,
    1. saya ingin mempunyai keturunan yang artinya saya ga mau donk terputus begitu aja tanpa ada penerus saya (simple ya)
    2. saya ga mau sia-sia nyari uang, mubajir kan harta kita banyak tapi hati kita miskin bahagia, karena salah satu kebahagiaan yang ga bisa dibeli dengan materi adalah berkumpulnya kita dengan keluarga yang kita cinta (istri dan anak).
    3. Keluarga adalah obat dari segala rutinitas kita, anak misalkan saya ngalamin yang namanya bercanda abis pulang kerja wah fresh banget deh udahnya.
    4. Saya takut berbuat dosa lagi (Zinah)…saya tobat deh…
    5. Yang jelas kita bisa membahagiakan orang tua kita…..

    Semoga Allah memberikan Rhamat terhadap setiap pilihan kita..Amin

    Salam kenal mas…

    @mikekono : alasan Anda sangat rasional dan cukup bijaksana. Salam kenal juga.
    Sayangnya Anda tak meninggalkan jejak URL, sehingga saya kesulitan untuk berdiskusi lebih lanjut dengan Anda. Btw, thanks sudah berkunjung…….

  16. jadi curiga…

    @mikekono : jangan mudah curiga bro……

  17. Hah …
    Entah saya yang telat tidak membaca postingan Abang yang dulu-dulu atau bagaimana …
    Tapi sungguh postingan yang ini “rada lain” dari biasanya …
    Menurut pendapat saya …
    Mengapa orang terlambat atau mungkin tidak ingin menikah … disebabkan oleh …
    “Sangat berhati-hati dalam meletakkan – memasrahkan komitmen nya … ”
    atau …
    “memang tidak suka berkomitmen …”
    Begitukah ?

    @mikekono : saya sengaja bikin postingan agak ‘lain’, soalnya temen2 bnyk juga yg tak suka kl sy menulis politik terus. Lagi pula pd postingan yg lalu, sy juga beberapa kali menulis hal hal serupa.
    Btw, ini cuma wacana pemikiran semata, dengan mengambil rujukan tulisan kasus yang dialami Salman Khan.
    So, tak ada kaitannya dengan orang per orang atau seseorang. Thanks my brother 😀

  18. Abang masih lajang kan?
    Daftar ah…… 🙂

    @mikekono : hmmmmm 😀

  19. jadi, Abang ada niat mo ngelamar salman khan ya ? hehehe

    @mikekono : Lho kok, masya jeruk makan jeruk ?
    Tebalik tuh, Easy yg dilamar Salman Khan ?
    Kl berkenan, biar tak uruskan. hehehe

  20. Lihat balasan komentar abang ke anny …
    Aku tersenyum … seraya berucap …
    Abang Ganjen .. !!!
    Huahahaha
    Pis Bro … !

    @mikekono : heheheheee……aku justru tersenyum bc komen abang yg ini……
    tapi tak sampe guling-guling, sprt kebiasaannya si Yesssy……kekekekeeek
    thanks and take care bro ….! 😀

  21. masalah URL saya kayake ada yang belum disetting hehehe tapi yang jelas artikel anda bisa memberikan pencerahan buat temen-temen lain…

    sukses selalu

    @mikekono : thanks atas apresiasinya……URL-nya uda on-nih.
    Semoga iyan sukses dan bahagia selalu…….

  22. tidak takut!

    *niru iklan* :mrgreen:

    @mikekono : heheheeee……….

  23. Melajang? Berani aja. Hehe. Salam kenal.

    @mikekono : bagus itu. hehehe. thanks

  24. Salman khan???? Gue banget!!!!!!
    Sampai saat ini kawaii ayu masih ngejomlo karena Kawaii ayu males buat cari pacar apalagi cari calon suami, gak kepikiran….mungkin karena kawaii ayu terlalu banyak pertimbangan atau selalu merasa ketakutan kalo pilihannya salah tapi bukan milih2 karena tampang lho…jadi selalu berpendapat laki-laki banyak yang jahat dan bermuka dua…
    lagian kawaii ayu masih seneng bebas alias sendiri….kawaii ayu gak pernah kepikiran kapan target mau menikah… kasih saran dong kakakku yang baik hati….

    @mikekono : emangnya kawaii ayu udah umur berapa sih ? kok masih betah melajang ?
    abang sepertinya kurang yakin adinda nan ayu masih ngejomblo.
    kl Ayu mau pasti banyak pria yang siap ngelamar.
    Makanya, klo uda ada yg pas di hati, tak usah ragu2 Ayu sensei. Diterima aja……

  25. mantap eeh mantab banget nih tulisan……
    Would you [please kindly visit my blog, read it carefully, analyze it, don’t make any judgement before you completely understand about program that i purpose to you..
    regards
    http://www.hibahbca.co.cc

    @mikekono : hehehe……..thanks to your visit bro

  26. saya menunggu dipilih karena melajang bukan pilihan …. 🙂

    @mikekono : benar Iis, melajang bukan pilihan ! semoga segera terpilih. thanks sista 🙂

  27. Mau sy pilih mbak Rindu >>>>>

    @mikekono : Rindu memang layak dipilih. ehem

  28. Bukannya betah melajang bang, cuma calonnya ini yang belum juga datang melamar 😀

    @mikekono : calonnya yg mana, biar abang suruh melamar, hehehehe. 😀

  29. alasan lain: tidak mau berkomitmen.
    karena nikah itu komitmen. yang diikuti dengan rentetan tanggung jawab berat di belakangnya.

    @mikekono : iya….ada kemungkinan seperti itu. mereka suka berada di alam bebas. thanks

  30. ada banyak alasan, kenapa aktor salman khan lebih suka membujang ketimbang segera hidup berumaha tangga. ini juga analisis asal2an mas agus, hehehe … mungkin kehidupan rumah tangga hanya akan menjadi beban utk bisa terus menikmati dunia glamor yang selama ini sdh telanjur memanjakannya. kedua, penyakit “bawaan”. dari sononya mungkin salman khan merasa lebih enjoy utk hidup membujang. yang terakhir, bisa jadi punya banyak pacar sehingga sulit menentukan pilihan.

    @mikekono : analisis asal2an mas sawali cukup masuk akal.
    Salman Khan memang terbiasa hidup glamour dan sangat gampang mendapatkan pacar wanita cantik manapun yang ditaksirnya. maturnuwun

  31. Saya ga mau melajang tur…..

    ^_^

    @mikekono : lha iyalah. klo tur melajang terus, apa kata dunia ? heheheheee

  32. ada yang lupa tur…
    ada award buat kam.. silahkan ambil di blogku yakkk..
    bujur melala 😉

    @mikekono : puji Tuhan. award apa gerangan ? langsung meluncur ke TKP 😀

  33. melajang ada enak nya ada ngga nya…
    yah tapi emang sih banyak enak nya…
    hehehe
    salam

    @mikekono : benar ! biasanya tak enak pas malam jumat saat gerimis, tidur sendirian……hehehe

  34. wah coba itu ditanyakan padaku
    jawabku karena belum ada yg membuat hatiku cenderung kepadanya 🙂

    @mikekono : semoga ada bloger yg membuat mas achoey cenderung padanya 🙂

  35. sayah gak nuduh…tapi ituh pendapat orang sanah… 😛
    *sayah mah positip thinking ajah* :mrgreen:

    @mikekono : ohhh gitu toh……., orang mana tuh ?

  36. karena hidup penuh dgn pilihan jadi melajang pun jd salahsatu pilihan

    @mikekono : pilihan yang patut dihargai……thanks my sista 😀

  37. Pada umumnya, wanita lebih mampu hidup tanpa pasangan dari pada pria. Terlebih kalau wanita tersebut mandiri secara ekonomi dan sosial, ia lebih tahan hidup melajang.

    Wanita yang mandiri secara ekonomi, mental, dan sosial, pada umumnya menginginkan hubungan yang setara dengan pasangan. Mereka tidak mau lagi diletakkan pada posisi sub-ordinasi, sebagaimana patron pernikahan konvensional.

    Bagaimana dengan pria? Pada umumnya, pria lebih membutuhkan wanita dalam hidupnya. Selain karena faktor biologis, pada umumnya pria membutuhkan pelayanan yang sifatnya domestik (hal-hal yang berkaitan dengan ‘urusan’ rumah). Itu sebabnya kebanyakan duda segera mencari isteri lagi, sementara banyak janda terus bertahan sendirian.

    Jika jujur, rasanya tak ada orang yang ingin selamanya melajang. Sudah kodrat manusia ingin berpasang-pasangan. Bahwa ada yang hingga akhir hayat tetap sendirian, padahal sudah berupaya menemukan jodohnya, barangkali Tuhan memiliki rencana sendiri untuknya. Mungkin jodohnya ada di akhirat kelak. Siapa tahu?

    @mikekono : exactly, wanita memang lebih tahan melajang dibanding pria.
    Kendati berstatus melajang dan duda, tak ada jaminannya kaum pria tak beli ‘sate’ di luar (utamanya mereka yang tak kuat pengamalan agamanya).
    benar, manusia diciptakan Tuhan berpasangan-pasangan dan diserukan agar berupaya menemukan jodohnya.
    orang yang betah melajang hingga akhir hayatnya mungkin layak disebut telah melawan takdir dan atau sunnatullah. thanks kakanda 😉

  38. Jodoh itu ditangan Tuhan, menikah itu juga pilihan 😀 hehehe..
    *alibi mode ON*

    @mikekono : setuju…..tapi semuanya kan mesti disertai adanya kemauan serta usaha yang maksimal. thanks 😀

  39. Suatu pagi di sebuah kedai kopi di jalan lintas Sumatera, seorang pria setengah baya yang baru kemarin siang menikah, berkata dengan jelas “KALAULAH AWAK TAU, DARI DULULAH AWAK MENIKAH, MENYESAL NIAN AWAK TERALAMBAT”…, hayuuuu…. yang nekad mo melajang, cobaa… mikir-mikir lagi, hehehe… jangan ikut-ikut Daffa melajang.

    @mikekono : maksudnya dia baru tahu sodapnyo menikah ya 😀 hehehee…..
    klo daffa masih Balita wajarlah melajang, tapi klo orng seperti Salman Khan dkk yg juga Balita (di bawah limapuluh tahun) tak wajar berlama2 melajang. iya kan !

  40. hmm mungkin itu dikarenakan pantangan karena “ngilmu” yg enggak enggak bisa juga khan???hehe

    @mikekono : ahhhh……masya hari gini masih ada yg ‘ngilmu’ begituan ? hmmmmmm

  41. selalu ada alasan kenapa mreka memilih untuk tetap melajan9,hidup adalah sebuah pilihan,mun9kin ituh pilihan y9 terbaiknya,meski secara jujur mreka sebenarnya tak in9in melajan9..

    @mikekono : iya mungkin ada seribu bahkan sejuta alasan kenapa mereka tetap hidup melajang.
    so, mari kita hormati pilihan mereka.
    semoga pilihan itu benar benar pas buat mereka….thanks 😉

  42. Bah….dua kali saya tersikut membaca tulisan Lae…he..he..he…tapi yang paling parah yang ini…Bagaimana kalau kita bikin paguyuban PANGLATU…trus sekalian adakan Promosi Tour, siapa tau ada yang nyangkut…he..he..he….
    BTW kalau ada yang siap nikah…kasilah Infonya Lae yah….nggak perlu cantik, yang penting Sayang….he..he..he….

    @mikekono : bah…..tak ada maksud saya membuat Lae tersikut…….heheheeee
    soal status Lae yang masih Panglatu itu, sepertinya membuat aku jadi aneh juga.
    Masya…begitu banyak boru-boru yang ngantri tak ada satupun pas di hati Lae.
    Jangan terlalu milih-milih lah, Lae kadddung……..heheheeee 😀

  43. yang posting tulisan juga masih melajang kan bang?
    tapi lebih nikmat menikah bang daripada melajang.
    kalo mencari kebebasan emang pas sudah nikah gak bisa bebas bang?bisa banget kan? saya aja pengen nikah secepetnya tapi lom ada yang mau di ajak nikah sama Tukang 😦

    @mikekono : klo yang ngajak nikah, orang yang banyak ATM-nya pasti banyak yg ngantri tuh 😀

  44. wah wah… tak kirain siapa, eh ternyata si itu… aku pribadi sih gak betah melajang, jadi sebelum lulus kuliah usahakan dah ada PW pas wisuda ntar 🙂

    @mikekono : wah……planning yang bagus itu. maju terus bro

  45. mungkin masa mudanya kurang bahagia…atau kurang bandel….jadi berasa belum puas jadi orang “bebas”…….

    @mikekono : iya bisa jadi seperti itu. thanks my friend

  46. Lajang enak. Setelah menikah enak, dan setelah punya anak tambah enak, hehehe….

    Hidup itu indah dan memang indah bagi yang mensyukuri kehidupan itu bang, (lajang maupun setelah menikah) sama enaknya, hehehe 🙂 🙂 🙂

    Best Regard,
    Bintang
    http://elindasari.wordpress.com

    @mikekono : benar sekali, hidup itu indah dan akan semakin indah jika bisa memiliki keluarga yang utuh dan selalu rukun. thanks sista 🙂

  47. si-salman tuh trauma menjalin hubungan yg serius setelah setahun yg lalu denok putusin..
    entahlah..denok jg sebenernya sedih..tp gimana lagi kita beda prinsip..
    hihihi..
    ngayal.com…

    @mikekono : ohhhhh…..begitu toh ceritanya. Denok kok tega amat mutusin dia.
    memangnya beda prinsip soal apa sih, nok ? 😉 *mules.com*

  48. Balik ke Salman. Kalau dihubungin ma 6 point di atas : no 1&2 kemungkinan besar iya….
    3, iya. Awalnya lupa waktu karena no.1, gitu nyadar tertanya usia makin menanjak, hampir bau tanah hehe…Nah dari sini muncul sifat milih2 itu…..Bingung kan? dengan usia segitu, mau nikah ma yang diatas 20-an wah ntar senengnya kerena “tinggal nunggu matinya”. nikah ma yang usianya diatas 30, mmm bibitnya udah rapuh… (kayu kali).. Selebihnya….pasrahhhh
    aw, iya bang kalo diet, turunin bobot 3 kiloan mmm mirip deh ma Salman Khan :D… Sorry…

    @mikekono : bener mbak Rita, karena keenakan pacaran sama cewek2 cantik, Salman lupa kawin. Untung mbak Rita dulu tak ngikutin jejak si Salman…..hehehee.
    btw, sy males diet, takutnya kl mirip Salman, bisa-bisa lupa ngeblog karena dikejar-kejar cewek cewek cantik terus 🙂

  49. “Sayangnya kegantengan Salman Khan seperti terbuang percuma. Sebab di usianya yang kini memasuki 43 tahun….masih tetap betah melajang”

    kok kegantengan terbuang percuma krn melajang? mmm…gak ngerti sayah:P

    @mikekono : betul Nit, sayang sekali kegantengan Salman terbuang percuma.
    Bagaimana kl Nita abang jodohin sama si Salman, mau nggak ? hehehee 😀

  50. Wow…. baru tahu saya kalau Salman masih melajang dan ternyata banyak artis lain yang juga masih melajang.

    Hem, masih banyak harapan buat saya dan teman-teman yang masih melajang nih. Ternyata, artis keren pun pada melajang.

    Nice post, salam kenal!

  51. tapi sekarang mah udah punya anak kan ya agn?
    terimakasih 😉

  52. sangat menarik sekai membaca ulasan artikel anda terimakasih banyak

  1. Ping-balik: Syarat Administrastif Pendaftaran Nikah « ATM TUKANG

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: