Berbohong bukan Dosa ?


i-wont-lieBerbohong bukan dosa ? Ahhh…..yang bener saja bung ? Bener nih, setidaknya begitulah faktanya dalam lalu lintas pergaulan sehari-hari. Saat ini, berbohong dianggap sudah biasa saja, sepertinya bukan dosa lagi. 

“Mohon maaf ya sebentar lagi segera nyampe. Jalanan lagi macet nih. Tunggu aja,” kata seorang pimpinan parpol kepada anak buahnya yang sudah tak sabar menunggu, sebab jadwal rapat diagendakan pukul 20.00 WIB, pada 21.00 WIB sang Ketua belum juga nongol.

Oknum ketua itu dengan entengnya menyatakan dirinya sudah berada di jalan, padahal saya tahu persis, dia masih berada di rumahnya. “Okelah besok pagi saya bayar ya,” kata salah seorang teman soal tunggakannya. Ehh, besoknya saat dihubungi, dengan enaknya dia berkata, tiba-tiba ada urusan ke luar kota.

Ada pula seorang oknum wakil rakyat dengan tegas menyatakan, tak punya skandal atau hubungan apa pun dengan seorang perempuan bahenol yang sering kelihatan bersamanya. “Ahhh….dia kan cuma teman biasa aja, sesama aktivis partai, ” katanya. Padahal sudah menjadi rahasia umum, keduanya memiliki hubungan khusus.

Begitulah tabiat dan perilaku sejumlah hambaNya saat ini, yang tak lagi takut pada ‘kemarahan’ Tuhan. Mereka seolah tak lagi peduli, dan sudah menganggap berkata dusta itu sebagai suatu hal yang sah dan wajar-wajar saja.

Berbohong seakan-akan sudah dianggap bukan perbuatan dosa. Bohong sudah dianggap hal yang lumrah. “Kalau bisa berkata dusta, buat apa harus jujur”. Mungkin begitu prinsip yang mereka anut.

Berbohong atau berkata dusta, sudah dianggap sebagai kebiasaan yang mentradisi serta bahagian dari strategi perjuangan alias menghalalkan segala cara untuk mencapai tujuan (Machiavelisme). Alaaamak.

Ketika bohong tak lagi dianggap dosa, akan semakin sulit menemukan orang yang bisa dipercaya dan semakin sukar pula menemukan figur teladan di tengah masyarakat. Yang menonjol kemudian, adalah budaya dan sikap gampang curiga.

Ketika bohong dipersepsikan bukan dosa dan sudah mendarahdaging, dapat dipastikan seseorang tidak akan pernah lagi dipercaya  siapa pun, termasuk oleh sahabat, kerabat, pacar serta anak istrinya. Kalau orang-orang terdekat dan terkasih pun sudah kehilangan respect dan tak pernah lagi percaya kepada Anda, untuk apa lagi gunanya hidup ?

About mikekono

politisi dan pemerhati sosial, yang selalu berpikir terbuka dan toleran pada perbedaan pendapat

Posted on 4 November 2008, in agama, Budaya, Kehidupan, Uncategorized and tagged , , , , . Bookmark the permalink. 46 Komentar.

  1. Bohongnya mendarah daging?!?!
    beuhhhh serem ajaa si abangku tersayang iniiii
    Eniwei Bang…
    Kalo yessy mikirnya gini..sekarang ni..orang kebanyakan boong..
    boong = jujur yang belum sempat
    dengan demikian yessy gak terlalu sakit hati kalo di bohongi..plus juga gak mau merasa terlalu di bodohi…
    di bohongi kok ya terus menerus…hikssss

    @mikekono : weleh….weleh…..bohong = jujur yg belum sempat. Takutnya keburu mate.
    Mulia nian hatinya Yessy, dibohongi pun tak sakit hati, panteslah ayahnya Tangguh sering bohong…..kekekeeee😀
    (*kaburrrrr, takut dijitak)

  2. hah..!bohong mendarah daging…??!
    jujur memang sulit tp tergantung individunya jg siy..
    untuk itu mulai dr jujur pada diri sendiri dan percaya pd diri sendiri dulu kali yaa..
    repot juga k-lo bohongi diri sendiri,”apa jdnyaa..??”

    @mikekono : setuju Nin, mari mulai jujur dari diri sendiri.
    betul, sungguh kacau, jika sm diri sendiri pun sdh tak jujur……thanks😛

  3. HHmmm …
    Abang Betul banget …
    Yang jelas …
    kadang orang berbohong atas nama public relation … supaya image tetap terjaga …
    Dan sekalinya terkuak … akan “habis” lah dia …
    sudah banyak kasusnya …
    Bukan begitu bang ???
    Salam saya….

    @mikekono : komen om selalu pas dan kontekstual.
    Memang benar, berbohong demi imej, kl terungkap akhirnya tamat riwayatnya.
    Thanks my bro

  4. Orang yang suka bohong itu, pasti waktu kecilnya selalu dibohongi bapak ibunya. Jadi udah besar, kebiasaan jadi ikutan-ikutan tukang bohong. Coba dari kecil selalu diajari jujur, pasti sampai mati pun dia akan takut berbohong. Kalok berbohong, sikit-sikitlah…hehehe
    Menurut teori pendidikan yang pernah awak baca, menanamkan kepribadian yang baik kepada manusia itu tidak bisa seketika. Tapi harus dimulai sejak kecil, bahkan sejak dari kandungan.
    Soalnya kalok udah besar, hatinya “karatan”, jadi susah diajari jujur, meskipun dia sadar betapa menyakitkannya menjadi orang yang dibohongi.

    @mikekono : botul itu, masgus kelihatannya makin arif dan wicaksono aja ya. pendidikan agama dan pembinaan akhlak dari internal keluarga sejak dini memang kunci utama pembentukan kepribadian seseorang. Thanks bro

  5. Tetapi kita senang lho dengan orang2 yang berbohong. Coba lihat saja…… para politikus yang dulu berkampanye ini itu, ternyata setelah berkuasa hasilnya lain. Itu termasuk berbohong nggak?? Kalau nggak sanggup, ya jangan berjanji dong……

    Tapi anehnya, nanti pemilu, jikalau calon pemimpin kita adalah muka2 lama yang pernah ‘berbohong’ dan anehnya kitapun tetap memilih salah satu dari pembohong itu. Berarti kita memang suka dengan pembohong itu. Huehehehe…….

    @mikekono : mestinya rakyat bs kompak ‘menghukum’ para politisi pembohong itu pd Pemilu 2009 dgn cara tak lg memilihnya.
    Benar kata mas Yari, rakyat kt kelihatannya memang suka dibohongi……hmmm

  6. Apapun namanya berbohong itu dosa……

    @mikekono : se7………….!

  7. bohong itu g baek…

    @mikekono : hmmmm………

  8. mungkin moto mereka itu “jujur ajur” alias siapa yg jujur bakal ja hancur..beuh..dunia emang udah terbalik bang..

    @mikekono : maybe…..! Semoga kita tdk terbawa rendong mengikuti dunia yg terbalik itu.
    Thanks my sist, uda sehat toh……!

  9. Kalau bohong demi menyenangkan orang lain yang sedang terpuruk atau bahkan diambang kematian gmana?
    Apa bisa diterima? Profesi sbg dokter atau psikiater kadang sedikit berbohong untuk membangkitkan semangat hidup pasien kan?
    Jujur ya sie kadang suka menunda kejujuran demi menjaga perasaan orang yang sie sayang termasuk dg teman ,masalahnya dalam keadaan emosi bicara jujur kadang gak berfungsi ,ntar kalau situasi udah nyaman biasanya baru dibicarakan dari hati ke hati dan gak pake emosi jadi intinya berbohong kadang perlu disesuaikan aja ama situasi tapi jangan dijadiin menu sehari hari ya xixixi
    Succes for u brother^^v

    @mikekono : kl bohong demi kebaikan atau menyelamatkan seseorang, itu sih boleh-boleh saja. yang tak boleh itu adalah kebohongan yg disengaja dan sudah menjadi sebuah tradisi sehari-hari……thanks my sist

  10. Halo Sore… Numpang lewat dulu… Saya mengundang Anda untuk mengikuti Review Kontes…. Maaf kalau komentar tidak sesuai dengan postingan…
    Salam.

    @mikekono : numpang lewat….silahken ! *mikir.com*

  11. Sebenarnya…kalau mau bohong,dibelakang punggung kita saja ..bisa bohong.memang sepertinya saat ini BOHONG itu jadi kebiasaan. Padahal….mau masuk BUNKER sedalam apapun, Allah swt akan tahu siapa saja yang berbohong..
    Wah…manusia,,,bohong kok jadi hal yang biasa..,,tanda dunia mau berakhir kali ya bang Mike..

    @mikekono : benar buanget bunda, ke manapun dan di manapun berbohong, DIA pasti tahu.
    Begitulah manusia sak iki Bunda, muakin eudan.
    Tapi, sy tahu pasti Bunda adalah pribadi yg jujur dan tak suka bohong. Thanks Bunda…….

  12. bagaimana dengan budaya basa-basi ? misalnya kita bertamu ke rumah seseorang terus disuguhi makanan yang sebenarnya kita nggak suka, tapi karena budaya basa-basi yang mengharuskan kita untuk tidak menyakiti hati tuan rumah dengan memakan hidangan tsb, bukankah ini termasuk berbohong juga ?
    kukira seseorang biasa berbohong apa tidak sudah terbentuk dr keluarga dan lingkungan sekitarnya

    @mikekono : melawan selera demi menyenangkan tuan rumah, sy jg sering melakukannya. Sy pikir, itu blm termask kategori bohong.
    btw, benar…..tradisi bohong kemungkinan terbentuk dr keluarga dan lingkungan. Thanks

  13. Ini pernah terjadi dalam kehidupan saya juga. Betapa kecewa saya sudah di bohongi. Next step saya menghela nafas panjaaaaaaaaaaang banget bang!
    Lalu berkata..pribadi yang BELUM menyenangkan,tapi saya tidak pantas menirunya. Saya harus melupakan karakter buruknya untuk waktu yang tidak dapat ditentukan.
    Kadang saya bertanya-tanya sendiri nih orang dapat pendidikan akhlak dimana ya…?
    Apa susahnya blak-blakan. Pura2 punya tabiat baik, tapi bah…..!!!
    Semoga tidak menular penyakit hati yang satu ini.
    Deal??

    @mikekono : betul Pakde, memang sangat mengecewakan jika kita merasa dibohongi.
    Semoga kita semua para bloger terhindar dari sifat suka berbohong. Amien

  14. apalagi kalau bohong itu sudah dilabeli sbg bohong putih atawa white lie, jadi sah2 saja utk dilakukan, toh katanya utk kebaikan bersama

    @mikekono : bohong sprti itu tetap tak bs dibenarkan, sbb kebaikan bersama itu bs jadi akan merugikan orang lain. Thanks

  15. Kebenaran manusia adalah kesalahan yang tidak terbantahkan. Kalau ada seseorang yang berbohong dan tidak ada yang membantahnya, maka dikhawatirkan itu akan menjadi suatu hal yang benar. Jadi, tugas kita yang mengetahui suatu kebohongan untuk mengkoreksinya. salam

    @mikekono : exactly……, walaupun terasa sangat berat, menjadi tugas kita bersama untuk mengingatkan seseorang agar sgr berhenti dari kebiasaannya berbohong. Salam

  16. Kebohongan itu biasanya berantai. Bohong satu akan diikuti oleh bohong berikutnya, untuk menutupi kebohongan yang sudah dibuat sebelumnya. Kalau sudah terjerat dalam kebohongan berantai ini, wah …. na’udzubillahi mindzalik.

    Orang yang baru sekali berbohong mungkin masih merasa berdosa. Tapi setelah dua kali, tiga kali, dan sering kali, akhirnya rasa berdosa itu sudah hilang. Apalagi kalau bohongnya tidak ketahuan, dan kebohongan itu memberikan kenyamanan kepadanya (lepas dari hukuman, dikagumi orang, bisa memperoleh apa yang diinginkannya, dsb.)

    @mikekono : kebohongan berantai itu pulalah yg menyebabkan seseorang kerap menghabiskan sisa hidupnya di dunia ini dengan sandiwara penuh kepalsuan.
    Untungnya Mbak Tuti merupakan pribadi yg salihah dan jujur, sehingga sy pun merasa beruntung tertular kejujuran itu. Hmmm😀

  17. saya juga tak tahu, sekadar latah, basa-basi, atau karena sengaja berbohong? seiring perkembangan zaman, nilai2 kesejatian hidup agaknya mulai dikebiri dan disingkirkan. hal2 yang dianggap tabu dianggap sebagai hal yang lumrah terjadi. jujur saja, mas agus, saya sendiri juga masih suka berbohong sebagai upaya untuk menyelamatkan diri, hiks.

    @mikekono : ya…nilai-nilai kesejatian hidup sekarang semakin terpinggirkan. Kl berkata benar, malah sering disebut munafik dan sok jujur. Aneh, bukan !
    Btw, sy yakin mas sawali merupakan figur yg msh clean dan bs diharapkan kontribusinya membenahi kepribadian generasi muda bangsa. Monggo

  18. Berdosa?
    Bohong untuk apa?
    Btw, ngomong bohong, hampir semua orang kayaknya pernah berbuat ini.

    @mikekono : yang namanya manusia pst pernah berbuat sprt itu.
    Tp jangan smp keterusan mas !

  19. Biasanya,
    Kebohongan yang satu akan diikuti dengan kebohongan yang lainnya… dan ini terus berjalan, seperti bola salju yang menggelinding ke bawah.

    Tapi,
    saya pernah melakukannya, semata-mata karena saya tidak mau menyakiti perasaan orang tersebut. Meskipun kini saya semakin menyadari, ketika saya berbohong kepada seseorang, berarti saya telah membohongi diri saya sendiri…

    Great review, btw… as usual🙂

    @mikekono : jangan biarkan bola salju itu terus menggelinding. Saya juga prnh dan bs jadi masih melakukannya hingga kini.
    Mungkn saja demi menyenangkan perasaan teman baik sy Jeunglala, suatu ketika sy mesti membohongi diri sendiri. Ehem😀

  20. saya rasa saya juga pernah berbohong, ternyata berbohong itu ga enak, bikin hati jadi was was, tapi kenapa banyak orang yang menganggap itu biasa ajha ya

    @mikekono : betul, berbohong selalu menimbulkan perasaan was-was. Mereka menganggap biasa, karena bohong sdh menjadi bahagian dari kesehariannya. Thanks

  21. Masih ingat waktu Halloween salah satu anak dari teman kami yang sudah menginjak remaja ketika pulang kerumah tidak memiliki candy bag sama sekali dan ketika ortunya bertanya

    Ortu: Dapat permen banyak hari ini?
    anak: Iya, tapi candy bag nya hilang ga tau kemana

    Semua orang di ruang tamu tersenyum dan mengerti bahwa itu adalah bohong ala teenage yang mudah diketahui oleh Ortu.. 😛 thanks

    @mikekono : heheheee…….bohong ala teenage itu mungkin masih bisa ditolerir.
    Tetapi kl terulang lg dan sll dibiarkan, lama-lama bs menjadi kebiasaan, yg sulit dihilangkan. Thanks and take care sist……:D

  22. berbohong tak selamanya dosa…… hehehe

    gak percaya ??? kalau kamu ngumpetin seseorang yang lagi diburu oleh para penjahat . apa kamu mau bilang ke penjahat itu bahwa kamu ngumpetin orang yang dia cari

    mending bohong aja dehhh,,,,,

    @mikekono : ngumpetin seseorang dari kejaran penjahat, selain tak dianggap bohong, itu mah kewajiban. Hmmmmm

  23. tapi kalau bohong untuk membuat orang lain tidak panik aku malah setuju.
    misal saat aku sakit, terkadang aku bohong bahwa aku baik-baik saja ketika orangtua menelpon.
    tujuanku tak lain tak bukan hanya satu, tak ingin orangtua jadi panik. lagipula belajar untuk tidak manja, karena sudah resiko harus mandiri saat memutuskan tinggal jauh dari ortu
    so.. adakalanya bohong itu saya perlukan.. yang pasti tujuannya bukan untuk kejahatan🙂

    @mikekono : wow….., berbohong agar orangtua tdk panik, itu justru sifat mulia yang patut diteladani generasi muda bangsa.
    Btw, itulah konsekuensi hidup di perantauan, terkadang saat sakit dan tak punya duit harus berupaya mengatasinya sendiri serta selalu mengabarkan pada orangtua, kondisi baik-baik dan sehat-sehat saja.

  24. bahkan orang bisa berbohong ketika mengatakan “bener…, saya gak bohong”

    @mikekono : absolutely. Itu namanya berbohong demi kebohongan. Syukran katsir

  25. seringnya orang mengatasnamakan “WHITE LIES” , padahal apapun tujuannya, berbohong tetaplah dosa…

    @mikekono : setuju…..! Apapun dalihnya, bohong sebaiknya dihindari, karena merupakan perbuatan dosa. Thanks my sist😀

  26. Hehehe
    judulnya mempropokasi😀

    @mikekono : kan diberi tanda tanya. hehehehe😀

  27. berbohong bukan dosa ???? nggak banget lah. bagaimanapun nggak pernah ada yang namanya dosa putih atau dosa hitam, dosa ya tetap dosa dimata NYA

    @mikekono :pffuiiiih, welly kok makin tegas dan bijaksana aja ya ?😛

  28. Hmmm… Krn ada istilah ‘berbohong demi kebaikan itu ga dosa’ maka sepertinya ada yg rancu dgn istilah ini. Yg sedang terpojok tentu saja akan membenarkan istilah ini dgn caranya sendiri, “yaaaa namanya jg demi kebaikan”, demi kebaikan dia sendiri maksudnya!

    Saya akui dalam kehidupan sehari2 saya pun pernah berbohong tp bukan berarti saya menghalalkan segala cara dgn cara ini, berbohong ke debt collector misalnya. Duh Pak/Bu, kl ga sanggup mbayar hutang mbok ya nggak usah ngutang😕

    @mikekono : yang mesti dihindari adalah kebohongan yg disengaja dan sudah menjadi bahagian kepribadian sehari-hari.
    Tetapi, kl bs kebohongan dlm bentuk apapun mestinya hrs coba dihindari. Maturnuwun

  29. kayaknya sejak kecil kita sudah sering dibohongi…
    mungkin terbawa ke masa kita sudah dewasa juga:mrgreen:

    @mikekono : tapi bnyk jg yg sejak kecil terbiasa jujur, jd pembohong setelah menjadi politisi sukses atau pejabat……

  30. sering ya di buku-buku psikologis atau pengembangan diri tu ada pesan : mulailah dengan kejujuran.
    ah, sepertinya sulit implementasinya di kehidupan sehari hari ya?

    @mikekono : bener Lisa, terkadang ada keinginan utk sll bersikap jujur, tp realisasinya tak semudah membalik telapak tangan.

  31. Kejujuran kadang tergantung definisi, situasi, toleransi, dan lokasi.. ummm..
    Gini bang,
    sometimes it’s harder 2 say NO when u really mean YES….
    I’ts hard 2 Close Ur Eyes when u really want 2 See…
    It’s hard 2 Let Go when u want to Stay…
    And the hardest thing 2 do is 2 LIE when u want 2 tell the TRUTH..
    😉

    @mikekono : hmmm….ada benarnya juga itu. Terkadang kita memang sukar mengatakan tidak, supaya tak menyinggung perasaan orang lain. Hal-hal sedemikian, sepertinya msh bs ditolerir.

  32. kadan9kala berbohon9 diperlukan,berbohon9 demi kebaikan loch ban9[ada 9ituh?]
    kata ibu neeh,wi3nd klu dikasih makanan sama oran9 trus nda enak bilan9 ajah enak,jan9an dibuan9,biarkan oran9 lain senan9,jan9an pernah menyakitinya,setidaknya dia suda berniat memberi& memasakkan untuk kita..
    9ituh ban9,jadi terpaksa berbohon9,aku n9ikut ajah klu y9 ituh..

    klu berbohon9 yan9 laen seeh nda bRani,meki “dia” bilan9 jan9an jujur jujur amad napa de’ jadi oran9?tp 9imana?

    jaditer9antun9 sikon dech ban9 heheh

    @mikekono : yang tak boleh, adalah sengaja berbohong, kemudian terus berkembang menjadi sifat yg mentradisi.
    Komennya kok agak senada dgn mas dije. Uda janjian kaleee ya ? Heheheeee😀

  33. Sekali berbohong maka akan membuat kebohongan berkali-kali…sekali kita membuat kebohongan yang kecil maka lama kelamaan akan membuat kebohongan yang besar…
    bagi kawaii ayu tidak ada bohong demi kebaikan…lebih baik kita tau yang sebenarnya meski itu menyakitkan. kenyataan itu tidak perlu ditutup-tutupi…
    Maaf ya mikekono sensei, mungkin kawaii ayu agak emosi, itu karena kawaii ayu sering dibohongi sama orang dan rasanya itu sakit apalagi dibohongi oleh orang dekat kita sendiri…
    Maaf ya kawaii ayu curhat sedikit, he…he…
    Semangat ya Mikekono sensei… GBU

    @mikekono : waddduuuuh…..siapa pula orang yang tega membohong Ayu sensei ?
    Emang bener, lbh bagus jujur saja, daripada menutup-nutupi fakta sebenarnya.
    Saya senang adinda mau curhat di sini.
    Kl saya sih, tak bakalan tega membohongi orang sebaik Ayu sensei.
    Thanks atas dorongan semangatnya…..GBU😀

  34. Poda

    Angur do goarmi anakkon hu,
    Songon bunga bungai nahussusi,
    Molo marparange na denggan doho,
    Diluat nadao i,
    Jala ikkon ingot doho,
    Tangiang mi do parhitean mi,
    Dingolumi da tondikku,

    Unang sai mian jat ni rohai,
    Dibagasan rohami,
    Ai ido mulani sikka mabarbar,
    Da hasian,
    Ikkon benget do ho marroha,
    Jala pattun maradophon natua tua,
    Ai ido arta na ummarga i.
    Dingolumi..

    Reff:
    Ai damang do sijunjung baringin,
    Di au amang mon…
    Jala ho do amang silehon dalan,
    Dianggi ibotomi,
    Ipe ingot maho amang,
    Dihata podakki,
    Asa taruli ho amang,
    Disihadaoani,

    Molo dung sahat ho tu tano parjalangan mi,
    Marbarita ho amang,
    Asa tung pos rohani damang nang dainang mon,
    Ditano hatubuan mi

    salam..
    menjadi baik ‘burju’ di dalam kemiskinan dialah pemenang di setiap tantangan..
    jadilah jujur di dalam hidup.
    horas..

    @mikekono : Poda-nya sangat menggugah hati. Thanks lae, horas

  35. Berkata “jujur” belum tentu benar, Berkata “benar” belum tentu jujur

    @mikekono : ungkapan singkat,tapi mengandung sejuta makna. syukran katsir ukhti

  36. Kalo menurut saya, bohong itu 100 persen dosa. Ga ada namanya bohong buat kebaikan.🙂

    @mikekono : setuju 100 persen. mari sama-sama menghindari tradisi berbohong😀

  37. Wahaha … siapa bilang saya selalu jujur. Kalau lagi nggak punya duit, dan ditanya ibu (almarhum) saya perlu duit nggak, saya jawab : ‘saya ada kok bu’. Kalau pas bertamu ke rumah orang dan ditanya, ‘sudah makan belum’, saya sering bilang ‘sudah’ padahal perut keroncongan. Kalau ada teman nanya, ‘kamu naksir Mr. X ya?’ saya suka bilang : ‘Ah, nggak!’, padahal iya banget ….. hahaha 😀

    @mikekono : heheheeee……itu mencerminkan sosok mbak tuti yg selalu rendah hati, tidak mau membebani/ menyusahkan org lain ; sebuah kepribadian yg patut diteladani generasi muda bangsa.
    btw, kl mau ngasi uang, ngajak makan, mbok tak usah nanya-nanya, iya kan !
    saya juga kl ditanya apakah suka bertemn dengan mbak tuti, mungkin akan menjwb ‘nggak’, padahal suka banget……..hihihihiiiiiiii😀

  38. Kalau bisa sih diusahakanlah JUJUR…meskipun Kejujuran dan Kebenaran itu kadang menyakitkan dan tidak nyaman….setidaknya kita akan terbebas dari Pendustaan yang tiada ahir….
    Salam dari jauh.

    @mikekono : setuju Lae…..justru postinganku ini berangkat dari perasaan geramku melihat fakta, bnyk orang sekarang ini cuma bisa berpura-pura jujur.
    mauliate, horas, njuah njuah Lae😀

  39. Hidup jujur…
    Jujur bang saya mau bersikap jujur selalu kaya mesin ATM yang gak pernah Boong dah selalu minta maaf kalo tidak bisa untuk Tranksaksi.

    @mikekono : ATM sih jujur, pemilik ATM-nya belum tentu….hwehehe

  40. bang posting mengenai wanita bekerja dihapus ya?
    kok gak ada lagi ya??? mau koment nih?

    @mikekono : ahhh…..masih ada kok. Tengok di bahagian arsip

  41. aih bohong dosa loh.. ih serem ah

    @mikekono : menyebar berita bohong jg dosa…..ihhhh ngeri

  42. memang sih, kadang kita terlalu menyepelekan hal2 tersebut, tapi menurut akusih, yang namanya bohong ya tetep dosa

  43. basa basi=munafik=bohong sama diri sendiri?
    menurut kamu???

  44. pengalaman harian yang kerap. iptek ini (pada satu sisi) memang menfasilitasi semua keterlanjuran yang diceritakan itu, dan masih banyak lagi yang lain.

    Dulu tatap muka ragawi menjadi pilihan satu-satunya. Tak seperti sekarang yang (misalnya) sungkem ke mertua pun seolah sdh dapat diwadahi olh sms. kehilangan sedikit pulsa pun sdh tak mau. ha ha

    social change.

  1. Ping-balik: THE BEST FROM MY FRIENDS #1 « The Ordinary Trainer writes …

  2. Ping-balik: 18 UPPER CUTS BY THE GENTLEMEN « The Ordinary Trainer writes …

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: