Sungguh Kejam, Kejam Sungguh


“Sungguh kejam”. Sepenggal kalimat itu terlontar dari mulutku saat mendengar sejumlah perbincangan di seputar diriku, yang dituduh melakukan sesuatu, yang demi Allah, sama sekali tak pernah kulakukan.

Kejam sungguh mereka yang merekayasa berita dan cerita sarat fitnah dan terkesan menjurus pada upaya character assasination (pembunuhan karakter) itu. Semoga Tuhan yang Maha segala dan segala Maha, mengampuni dosa-dosa mereka.

So, benar sekali kata seorang teman dalam tulisan di blognya bahwa ‘perkelahian’ dalam jagad politik bukan masalah benar-salah, tetapi lebih mengarah pada siapa atau pihak mana yang menang atau kalah.

Dalam konteks demikian, saya yang selama ini rajin mengkritisi polah para politisi, sepekan lalu terkena giliran ‘dikerjai’ pihak pihak yang mungkin cemburu dan tidak suka melihat saya tengah merintis karier sebagai politisi.

Pada posisi sebagai Wakil Sekretaris Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) salah satu parpol (setengah lama) di Sumut, Wasekjen DPP PBI, Sekretaris PMW KAHMI Sumut dan kini menjadi salah satu calon anggota legislatif, saya mendapat perlakuan sungguh kejam, sepertinya ada semacam grand scenario untuk mendiskreditkan saya agar posisi DCS di KPUD Sumut terganjal.

Kendati perlakuan mereka terasa sungguh kejam dan kejam sungguhan sekaligus menyayat hati, sebagai hambaNya yang percaya pada hukum causalitas (asbab an-nuzul), saya hanya bisa pasrah padaNya.

Sebab jabatan atau status apapun sejatinya akan mengejawantah menjadi musibah bila tidak benar benar dilakoni sesuai dengan amanah undang undang (rakyat) dan aturanNya.

Dan…..kepada para perekayasa fitnah itu, biarlah Tuhan yang akan memberi hukuman kepada mereka. Allah tak pernah tidur, DIA pasti akan memberi balasan setimpal kepada siapa pun yang telah berlaku zhalim dan khianat pada sesama hambaNya.

Last but not least, saat berada dalam konstelasi politik. Kita memang sering tak sadar, ternyata ada musuh di bawah selimut. Politik penuh intrik dan kepalsuan. Dalam politik, yang jujur akan terbujur dan terkubur. Sungguh kejam, kejam sungguh………

About mikekono

politisi dan pemerhati sosial, yang selalu berpikir terbuka dan toleran pada perbedaan pendapat

Posted on 9 Oktober 2008, in Budaya, Politik and tagged , , , , . Bookmark the permalink. 23 Komentar.

  1. Salam Kenal
    Dapat khabar dari easy, kamu pakar politik ya?
    He..he..

    @mikekono : ahhh….ngga kok. lam kenal jg

  2. ternyata benar kl ada yg bilang kl politik itu kejam, dan sekarang menimpa abang..
    sabar bang, semoga kebenaran segara ditunjukkan oleh yg maha kuasa. Amin.

    @mikekono : hal sprti itu biasa trjd dlm ranah politik. thanks atas nasihatnya da. Amin

  3. bah..di sumut pula

    @mikekono : iya lae

  4. sabar bang…semua adalah suatu liku dari hidup ini..salamkenal…mohonkunjungi blog saya yach…

    @mikekokono : la kenal jg, gimana mau brknjng, URL nya ngga ada. heheheee

  5. Yang penting abang berjalan dijalan Allah, mungkin ini ujian dari Allah…semoga diberi kesabaran dalam menjalaninya, amien. TETAP SEMANGAT!

    @mikekono : betul, maju tak gentar membela yang benar. thanks

  6. i know its too late…
    and maybe not a comment for this post..
    but, please let me say this..

    happy ied mubarak 1429H

    taqabalallahu minna wa minkum
    taqabalallahu yaa kariim

    minal aidin wal faidzin…
    ^_^
    masih banyak kan stok maapnya?
    ^_^’

    @mikekono : tak ada kata terlambat tuk menjalin silaturrahmi. ya ya ya, stok maafnya selalu ada buat adinda Presty…….?

  7. Yah begitulah politik, gak ada kawan dan lawan abadi. Yang ada hanya kepentingan. Sebagai orang yang sudah banyak makan asam garam berpolitik, Bang Mike saya haqqul yakin tegar menghadapi cobaan…

    @mikekono : terkadang pusing jg ; disangka teman trnyata lawan. ya semoga saya tetap tegar, thanks mas gus

  8. Semoga diberikan kesabaran dan kekuatan untuk menghadapi cobaan ini (amin)…

    @mikekono : amin ya rabbal alamin. thanks dinda

  9. semoga badai cepet berlalu ya bang..somehow..aku percaya abang orang baik..dan apa yg di tuduhkan tidaklah benar.

    @mikekono : ya, saya memang akan sll berusha menjd orang baik, sprt yessy dan teman2 lainnya. thanks

  10. Yang paling penting Abang melakukan hal yang benar dan diridloi oleh Allah. Saya yakin suatu saat semua akan terbukti. Mungkin butuh waktu, dan kita tidak akan tahu sampai kapan waktu itu datang. Tetapi saya yakin pasti akan terlihat mana yang benar dan mana yang salah. Allah tidak akan membiarkan hambanya yang berjuang di jalan kebenaran sendirian. Take care and be strong. thanks
    @mikekono :betul mbak, saya sebenarnya biasa-biasa saja. cuma tak habis pikir aja, kok tega kali mereka membuat berita bohong itu. thanks atas segala taushiyahnya yg menyejukkan hati. ma kasi saudariku

  11. yah sabar aja bang memang begitu

    poltik di negri kita memang seperti itu
    bahkan dari politik tukang kuli sampai tingkat elit memang seperti itu selalu di warnai suka dan tidak suka
    biar pun kita kerja bagus kalo kata tidak suka itu sudah merasuk ke hati susah kayak nya
    tapi kalo sudah suka biar pun kita bekerja jelek alias gak beres pasti di bilang bagus
    @mikekono : betul, dlm politik faktor suka tidak suka sering menjadi dominan dalam penilaian trhdp seseorang. thanks

  12. rupanya caleg toh…
    Ough, no comment pak tentang yang ini.
    Di dunia politik itu ga ada yang 100% benar dan 100% salah. Mudah2an ideologi yang bapak anut arahnya pada ideologi kesejahteraan masyarakat banyak (bukan kearah pribadi atau partainya)
    *gubrak, anak ingusan mo mulai ngomonk ama yang tuaan* hehehehe :p
    #peace# ^_^

    @mikekono : cuma caleg ecek ecek aja tuh…..sbnrnya lbh happy jd blogger aja, lbh bebas dan lancar berkomunikasi dgn mbak Shierlyn ……

  13. Bang Mike…ikut prihatin..
    Kita itu salah kaprah…tidak ada kedewasaan dalam berpolitik di indonesia ini,adanya saling menjatuhkan,curiga,saling menuduh…dst. tidak ada kawan dalam politik…adanya kepentingan.
    Pada lupa…kalo adanya mereka itu amanah umat…

    @mikekono : ya nih Bunda…..ntah kapan kita dewasa dlm berpolitik. ya semoga para politisi itu tdk lupa amanah umat…..sugeng rawuh, nuwun Bunda

  14. yaah,klo terjun ke dunia politik resikonya bnyk.
    resiko terbw arus juga ada,udh deh buka usaha aja, kalo pengen ikt serta memperbaiki negara mulai dari keluarga sendiri trus,lingkungan sekitar baru nanti bisa dikenal tapi damai.
    ha..ha..ha…eh..he..he..he..
    @mikekono : tawaran yg patut dipertimbangkan. heheheeee

  15. Minal Aidin Wal Faizin
    Mohon Maaf Lahir batin
    @mikekono : ya sama-sama

  16. lebih kejam mana dibanding ibu tiri ?

    @mikekono : sprtnya lbh kejam yang nulis komen ini……heheheeee

  17. terlalu banyak intrik politik di Indonesia, kadang kita tidak mwengetahui siapa yg benar, siapa yg salah.
    semoga permasalahan abang bisa kelar.
    dan selalu diberikan yang terbaik.
    @mikekono : ya mas arul, politik lbh melihat siapa kalah dan menang. thanks atas perhatian dan apresiasinya….

  18. Just as I said, Politic is suck! they who have concern with it must have only two aims, earn as much as money in all ways and keep their work through all responsibilities. I do hope u’d choose the last choice..:)

    @mikekono : exactly…..politic is suck. thanks for your attention my sister.

  19. paragraf terakhir itu bikin aku tambah sebel sama yg namanya politik,semoga bang mike ngga termasuk politikus yg tersebut di paragraf terakhir itu yaa…..

    @mikekono : betul nin…..dalam politik bnyk musuh dlm selimut, ngeri ah. semoga saja bs menjadi politisi sesuai harapan nina

  20. sabar, bang..
    smoga laen kali dikabarkan yang baek-baek.
    tapi kok ndak masuk infotainment, bang?😛

    @mikekono : berkat taushiyah fannie, jd bs sbr nih. cuma bersifat lokal kok, jd blm layak masuk infotainment

  21. emm..ternyata bener yakh?politik tuch mang kejem…!!hajar sanah hajar sinih..
    sabar bang,semoga abang mendapatkan yang terbaik,jika kita memulainya dg baik maka insya alloh hasilna baik,semoga yang memfitnah abang diberi kesadaran& dibukakan hatina..

    @mikekono : betul…smg mrk diberi kesadaran. btw, untung ada wi3nd, berkat nasihatnya abang jd semakin sabar. matur sanget nuwun

  22. Sabar bang.. Politik itu emang kejam dan keras.. Kudu waspada dan selalu sadar akan bahaya.. Niat baik, ikhlas dan tetap istiqomah aja bang.. Konon kabarnya sih, kudu pandai2 manajemen konflik..dan cenderung hindari benturan meski diatas angin.. Orang besar kudu lewati ujian2 yg gak umum lho bang, jadi, anggap aja ini ujian biasa.. Be strong, bro..!

    @mikekono : Insya Allah akan tetap tabah, berkat taushiyah mas Ariefdj yang selalu melahirkan kesabaran dan memperkokoh iman. Matur sanget nuwun mas

  23. Ketika memutuskan untuk terjun ke dunia politik, saya pikir Bang Agus sudah tahu politik (di Indonesia) itu seperti apa. Suami saya kebetulan juga pengurus DPW sebuah parpol di DIY. Mendengar proses rebutan untuk jadi caleg, ufff … rasanya (maaf) muak.

    Mudah-mudahan Bang Agus akan bisa menjadi contoh anggota Dewan yang benar-benar terhormat, bukan seperti para anggota Dewan sekarang ini, yang kerjanya cuma makan gaji guede, minta tunjangan ini-itu nggak peduli rakyat menjerit kesulitan hidup (jangan lagi memikirkan kepentingan rakyat), cari suap kesana-sini, hua hua hua ….

    @mikekono : memang sudah tahu, tapi kadang2 masih suka terkejut juga. semoga bs menjd anggota dewan berkat doa mbak tuti dan kawan2 lainnya. dari pada cari suap sana sini, mending cuap cuap di verandanya mbak tuti

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: