Terpuruk dalam Pelukan ‘Tubang’


Seorang sahabatku (perempuan) bermukim nun jauh di kota Kabanjahe Kabupaten Tanah Karo Sumatera Utara, belum lama ini curhat lewat email.

Perempuan yang benar benar sahabat (non sejati) ini meminta pendapatku seputar dirinya yang kini semakin terpuruk serta sulit melepaskan diri dari perangkap seorang pria tua bangka atau acap disebut ‘tubang’.

Dia….atau sebut saja namanya Mamta Kulkarni, mengaku sudah cukup lama (sekitar empat tahun) menjalin hubungan dengan si Tubang ini. Konon, hubungan ini bermula dari proses witing tresno jalaran suko kulino.

Mamta bersama Tua Bangka itu rupanya bekerja dalam profesi yang sama. Awalnya perempuan lumayan ayu ini cuma sekadar curhat soal kerjaannya……tetapi lama-kelamaan keseringan curhat benar-benar dimanfaatkan pria Tua Bangka ini untuk memikat hati si gadis nan ranum tersebut.

Sahibul hikayah (singkat cerita) setelah beberapa tahun berhubungan secara intens. Si pria Tua Bangka ini sering bercerita tanpa sungkan kepada teman-temannya bahwa dia telah sukses merenggut mahkota sahabat saya itu.

Soal itu sebenarnya tak terlalu dipersoalkan sahabatku tadi. Dia benar benar sudah pasrah. Dia hanya meminta keseriusan pacarnya yang sudah tua bangka itu agar segera menemui kedua orangtuanya untuk melamar sekaligus menikahinya.

Tetapi tunggu punya tunggu, lamaran tak kunjung datang. Si Tubang ini selalu punya seribu satu alasan untuk menyatakan ketidaksiapannya. Padahal, konon dia sudah punya istri dan sudah berkali-kali kawin.    

Akibat tidak adanya kejelasan ending dari hubungan antara keduanya. Terdengar kabar, sejak delapan bulan silam, sahabatku ini sudah berhasil lolos dari perangkap pria tua bangka durjana tersebut. “Saya merasa lega sekarang, sudah bisa benar-benar putus dan hanya berteman saja dengannya,” ungkapnya dalam email itu.

Wajar saja temanku ini merasa lega, sebab sudah menjadi rahasia umum dia sering menjadi korban kekerasan fisik sang pacar yang bergaya bak begundal itu. Dan satu hal lagi, si tubang ini juga sangat protektif dan pencemburu numero uno.

Namun apa hendak dikata, kelegaan tadi cuma sesaat saja. Entah dari mana muasalnya, terdengar kabar dua bulan lalu, hubungan antara sahabatku dengan si Tubang itu kembali mesra seperti sediakala.

Nasihatku padanya agar dia menata kehidupan baru dan membuang jauh-jauh kenangan bersama pacarnya yang sering berlaku kasar itu, cuma sesaat saja dijalankan. Sahabatku ini ternyata tak bisa menahan rasa rindunya untuk kembali ke pelukan sang pacar, yang berbeda usia sekitar 20 tahun dengannya itu.

Sungguh mengherankan,  walaupun pria itu berstatus Tubang, ternyata tak mudah dilupakan begitu saja. Padahal pria Tubang ini selain tak ngganteng, hidupnya pas-pasan, jarang beribadah, juga dikenal sebagai lelaki pemberang. Anehnya, kenapa sahabatku itu masih juga mau memaafkan dan kembali menerima cinta pria Tubang itu ya……?

Mungkin fenomena inilah yang disebut love is blind, cinta tak bisa dirasionalkan, dan selalu penuh dengan kejutan yang acapkali kontradiktif dengan akal sehat. (atau mungkin para pembaca punya pendapat lain mengapa sahabatku tak bisa lepas dari ‘Tubang’ sialan itu )

About mikekono

politisi dan pemerhati sosial, yang selalu berpikir terbuka dan toleran pada perbedaan pendapat

Posted on 25 September 2008, in Budaya, Kehidupan, Uncategorized and tagged , , , . Bookmark the permalink. 21 Komentar.

  1. cinta tidak hanya buta , tapi ternyata cinta membikin ketagihan rupanya … hehehe

    @mikekono : cinta bikin ketagihan………..ehm

  2. Saya pribadi melihat dari sudut pandang si wanita sepertinya dia sangat serius dan berharap bisa menikah dengan sipria, sedangkan si Pria sebenarnya tidak ada niatan serius sama sekali (dia hanya main main karena sudah beristri dan usia terpaut jauh lagi). Jadi setiap si wanita mo pisah kalau si Prianya masih tetep tlp dan bilang I love You, tetep aja si wanitanya balik lagi dengan harapan dia akan berubah. Wanita tersebut sedang dimabuk cita buta dan hubungan seperti ini tidak sehat hanya menyakiti hati si wanita. Jika nasehat sudah tidak didengar Mungkin kita hanya bisa berdo’a jika siTubang itu yang terbaik untuknya supaya segera menikah dan jika tidak semoga mereka terpisah. thanks

    @mikekono : betul mbak yulis, si Tubang itu sebenarnya tak pernah serius. Cuma wanitanya selalu dalam kebimbangan, mungkin sudah terlanjurrr………semoga sahabat sy itu sgr mendapat jodoh yg pas dan terbebas dari perangkap Tubang itu. Thanks my sister

  3. ummmH, masalah cinta …
    Kadang, cinta mengalahkan logika.
    ^sok serius

    Sebenernya, seberapa dalam kita terperosok oleh cinta, ya kita sendiri yang bisa ngaturnya. ^haiyak, ngomong sih gampang… tapi prakteknya susyeh^ Hehehehe

    au ah, bang. Lama ndak jatuh cinta… >.< +ngumpet+

    @mikekono : ya….semua tergantung orangnya. Lama ndak jatuh cinta ? ahhhh….yang bener

  4. hehehe … kayaknya memang bener tuh, mas agus, cinta itu buta. cinta bisa membuat kehidupan bahagia, tetapi bisa juga bikin hancur. semoga kita terbimbing untuk menemukan cinta sejati-Nya, amiin. btw, selamat berlebaran, mas, mohon maaf lahir dan batin. salam buat keluarga.

    @mikekono : ya mas sawali cinta bs buat bahagia dan menderita. met lebaran, nyuwun mas

  5. Mungkin karena masih sering jumpa di tempat kerja, jadinya ya keinget lagi dgn kemesraan yg kemarin2 itu. Jadi cenderung balik lagi deh.

    @mikekono : iya kali…….thans mas johan

  6. kalo ngomomg cinta susah

    @mikekon : hmmm…….susah ya

  7. Mohon maaf lahir batin

    @mikekono : sami-sami nggih

  8. cinta emang buta….gimana asih percaya cinta..??? harus donk, tanpa cinta kit smua ga akan ada di dunia ini😀

    @mikekono : good comment, my sis

  9. ..nasehati ajah untuk memulai hidup yang benar2 baru, mungkin teman abang itu belum bener2 menyadari bahwa bumi terus berputar..😉 .. caranya, buang HP atau alat2 komunikasi lain, pindah ke luar pulau, dst.. Harus dia sendiri yang mau merubah ‘takdir’-nya.. kalo mau intervensi, itu bisa dilakukan jika terpaksa, ya si tubang itu kudu abang atau sodara si temen abang itu dekati dengan persuasif, dinasehati baik2.. suruh tinggalkan atau nikahi, jangan di-gantung dan atau dimainkan.. kalo gak bisa, ya he he.. you know kan what have to do ? ..

    @mikekono :macam jemuran aja pake digantung segala…….hehehee, ya mestinya tubang itu ditinggalin aja selamanya.

  10. heran…
    si pria jelas2 bad boy, ga ada postifnya, malah suka mukul kok yg wanita masih mau ya. apalagi dia wanita mandiri

    msh ga ngerti aq bang😕

    @mikekono : ya sungguh mengherankan, so cinta emang irrasional

  11. Wah… bingung nih saya…. kok hubungannya “mesra kembali” sih?? Berarti teman sampeyan juga mau dong sama si tubang itu….

    Ya kalau begitu memang “sama-sama gatel” Huehehe…. **kabur ah**

    @mikekono : pas banget mas, mereka sama sama gatel

  12. aneh ju9a seeh klu baca cerita diatas,sudah tau seperti apa kelakuan si tubang kok masih dipertahankan,jika sajah sang perempuan mau membuka mata dan hatinya lebih dalam,dan berfikir lebih jernih,pasti dia tau apa yg seharusnya dilakukan,jangan pake perasaan selalu gunakanlah lo9iKa..
    tapi jika ituh memang membuatnya bahagia,ya jangan berkeluh kesah ato curhat,tokh percuma saja saRan y9 debeRikan tak mempan….

    @mikekono : iya aneh……untung aja wi3nd dan mas arief nggak aneh aneh……..heheee, becanda doang. komen wi3nd masuk ke dalam best comment of the week (tunggu hadiahnya habis lebaran)

    wedew..panjan9 amat yakh komennya..
    *heran mode net*
    heheh

  13. tuhh bener kannn
    melupakan yang lalu itu gak mudahhh..temen abang aja curhat gituuu huhuhu

    btw..kok abang belum mudik?

    @mikekono : yang lalu memang tak bs dilupakan, tp mesti ditinggalkan. nanti, pasti mudik kok

  14. Mamta Kulkarni. Hemm…rasa-rasanya saya macam pernah dengar nama itu…di mana ya…?

    Kaum lelaki kayaknya perlu tahu juga tuh resep si Pria Tubang…he he he…

    @mikekono : Mamta Kulkarni,…..pernah nongol di bioskop Muara Sipongi kaleee ya.
    pria Tubang itu jagoan yang menyesatkan, jd resepnya jg akan manjur menuju jalan
    kesesatan

  15. Kasus kayak gini ini sudah banyak terjadi. Memang kita yang melihat sering heran, gemes, jengkel, dan nggak habis mengerti, kenapa si gadis masih saja lengket sama begundal Tubang seperti ini?
    Yang saya yakin, Tubang itu pasti jago merayu, dan si gadis lemah jika dirayu. Jadi ya gitu, nggak bisa lepas.
    Tapi kalau hubungannya sudah jauh seperti itu saya kasihan sama si gadis. Berat lho dosanya …. apalagi kalau sampai zina. Aduh! Semoga saja dia cepat sadar.

    @mikekono : iya sungguh kasihan dia. dosanya semakin bertumpuk. untunglah ada teman blogger shalihah sprt mbak tuti, yang sll mengingatkan agar teuteup berada di jalan yg bener. nyuwun mbak

  16. Nambahin nih …. biar pada tambah takut:mrgreen:
    Zina itu hukumnya dirajam 100 kali. Astaghfirullah …… Huu huu (nangis saya) jauhkanlah saya dari dosa seperti itu ….

    @mikekono : hihihiiiiiii, ngeri…..sy yakin mbak tuti akan terjauh dari hal2 sprti itu. Amiin

  17. Klo menurutku sebenernya cinta itu enggak buta, tapi diri kitalah yang membuat cinta itu buta…

    @mikekono : tepat sekali dinda vaepink, mau sesat atau tidak. semuanya terserah kita

  18. Aduuh…kasihannya KAUMKU,kenapa mau di rayu ,dibohongi seperti itu. Saya sediiih, hari hari saya,kegiatan saya selalu membuat perempuan menuju CERDAS, mandiri,motivasi,berakhlak…kalo gini caranya…belum sukses deh. Ayoooo..perempuan,apapun alasannya kita harus punya perhitungan,perencanaan,,TUBANG kok ya di gendoli,rak ya ora CERDAS..Kita ,perempuan harus punya idealisme dan cita cita.

    @mikekono : Iya neh Bunda, Tubang kok digendoli. Betul kata Bunda, perempuan harus cerdas, idealis, dan mandiri. maju terus Bunda……

  19. pernah denger cerita serupa ….. ngelus dada sih bisanya, mikir2 juga nih kalau mau kasih komentar, masalahnya terlihat si wanita itu sudah mabuk kepayang jadi nggak inget apa2 karena sudah tahu itu tubang juga sudah membeberkan rahasia2 nya pada org lain tapi tetep lengket, dah nggak normal khan ? mungkin salah satu jalannya ya harus pisah kota atau negara kalau bisa yg penting dia tak mungkin dapat kesempatan utk berkomunikasi apalagi bertemu, tapi .. itu juga hanya salah satu kemungkinan
    urghhhh .. ngeri membayangkan hidup si mbaknya itu😦

    @mikekono :ya sepertinya udah nggak normal……betul el, mungkin perpisahan antar kota lebih memungkinkan bg si mbak itu tuk bs melupakannya. benar benar kasihan dia……(untungnya mbak ely ngga sprt itu ya…..heheheee)

  20. sorry bang mikekono ngga bs kasiy pendapat yg mencerahkan soalnya itu masalah hati,sulit untuk mengakalinya..

    @mikekono : tak ngasi pendapat juga…..sebuah pendapat, thanks my sister

  21. cinta memang misteri bang…

    @mikekono : misteri ? ada benarnya jg ya, bahkan seseorang yg masih bersifat misterius, juga bs melahirkan perasaan cinta……hmmm

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: