SMS pun Birokratis


Seorang kader PDI Perjuangan dipastikan akan bangga luar biasa, jelang Ramadhan menerima sms ucapan selamat berpuasa dari Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri. Atau seorang bintara pasti hatinya berbunga-bunga menerima sms serupa dari seorang perwira.

Tapi, saya haqqul yakin, hal seperti itu sangat jarang terjadi. Dengan kata lain, tradisi mengirim sms pun hingga kini masih birokratis, hierarkis, dan struktural.

Seakan sudah menjadi sebuah aturan tak tertulis, mesti bawahan atau orang yang lebih muda lebih dulu mengirim sms selamat berpuasa kepada atasan atau orang lebih tua.

Hal ini misalnya saya rasakan sendiri. Setahun lalu, menjelang Ramadhan saya masih rajin mengirim sms ucapan selamat berpuasa kepada mitra bisnis, pejabat dan elite politik di Sumatera Utara.

Kali ini saya memilih bersifat defensif dan menunggu, ternyata hasilnya dari sekitar 50-an sms yang masuk ke hp saya, cuma terdapat tiga berasal dari orang yang memiliki kedudukan lumayan, mengirim sms selamat berpuasa mendahului saya, yakni dari Rektor UMSU H Bahdin Nur Tanjung SE MSi, Ketua DPP PAN Drs H Ibrahim Sakty Batubara MAP, dan Ketua DPW PPP Sumut H Fadly Nurzal SAg.

Selebihnya sms yang masuk lebih didominasi mitra sejajar atau mereka usianya yang lebih muda. Sementara kalangan pejabat, sudah tak becus ngurus rakyat, dikirim sms ucapan selamat berpuasa pun dicuekin. Amit-amit.

Soal pentingnya membina dan memperkokoh silaturrahmi, manusia Indonesia banyak yang belum bisa ikhlas. Buktinya, tradisi bersms jelang Ramadhan pun masih birokratis, hierarkis dan struktural.

Pola seperti ini dalam menyambut Idul Fitri mendatang, harus diubah. Mestinya para pejabat, pimpinan partai, pimpinan perusahaan, atau rektor lah seharusnya mengirim sms ke rakyat atau bawahannya, bukan malah sebaliknya.

About mikekono

politisi dan pemerhati sosial, yang selalu berpikir terbuka dan toleran pada perbedaan pendapat

Posted on 1 September 2008, in agama, Budaya, Kehidupan and tagged , , , . Bookmark the permalink. 23 Komentar.

  1. yach kalo begitu aku ucapkan selamat berbuka puasa lah bang salam buat bang bahdin yach..

    @mikekono : thanks bang, selamat berbuka puasa juga….

  2. walah, pejabat memang sukanya dilayani, mas agus, bukannya mau melayani, kekekeke😆 saya malah ndak dapat ucapan SMS satu pun dari seorang pejabat, haks…

    @mikekono :
    betul mas Sawali, pejabat kita blm sadar2 juga, bhw tugasnya melayani bukan dilayani. payahhh

  3. yaaaah,, namanya juga negara yang punya sistem high distance power,,
    salam kenal,,
    meT Ramadhan,,
    minal aidin wal Faidzin,,
    mohon maaf dzahir dan bathin,,

    @mikekono : yess, exactly. good good. Met puasa, lam kenal jg

  4. yaa…itulah kekuasaan/jabatan yg tinggi biasanya jg mampu mengubah kepribadian seseorang,bener ngga bang…?(^_^)

    @mikekono : bener, bener Nin. Thx

  5. Hehe.. Budayanya emang msh gt, bang.. Kalo aq sih, lbh suka kalo dpt sms dari Luna Maya, atau apalagi dari Siti Nurhaliza.

    @mikekono : hua hahaha…., hi hi hi, wekekekekkkk

  6. dah budaya itu mah😉

    @mikekono : budaya kan bs dimenej dan diubah

  7. Sebelumnya saya ucapkan mohon maaf lahir bathin dan Selamat menunaikan ibadah puasa.
    Maaf sebelumnya Bang, bukankan dengan sikap Bang Agus yang mempersoalkan siapa yang duluan itu juga pada dasarnya akan sama dengan sikap pemimpin yang abang protes itu. Mohon maaf jika kurang berkenen. Bukankah siapa saja yang lapang waktunya, yang bidang hatinya bisa memulainya lebih dulu Bang. terimakasih

    @mikekono : perbedaan pendapat itu rahmat. Thx mbak Yuli, pendapatnya oke jg

  8. SMS saya terima gak mas?

    @mikekono : ngga terima pun, rinduku sdh terobati, krn rindu sdh comment di sini

  9. Tergantung orangnya juga Pak, atasan saya taun lalu duluan ngirim sms, rekan kantor yang jauh lebih tua juga ada’, walopun sebagai anak muda rada malu juga si jadinya kalo keduluan dikirim, kesannye engga sopan banget ni anak yak, hehe..

    btw pak, met puasa ya pak, mohon maaf lahir & bathin..semoga teteup istiqomah sampe akhir ntar..aamiin.. (yang ini juga fi diduluin bapak ngirim komennya,hi..maap pak..)😀

    @mikekono : thanks adinda Fi, met puasa jg. Abang yakin Fi akan teteup istiqomah

  10. hehe, aku jd ngrasa kesindir nih. soale jangankan kirim ucapan selamat puasa, menjawab pun aku jarang. soale, sepertinya sih itu sepele.

    but, walah, ternyata itu salah. ucapan selamat itu ternyata penting bagi orang lain.

    @mikekono : penting, tp ngga pnting jg sih. tergantung perspektif masing2

  11. Mungkin masyarakat kita memang masih bangga dengan birokrasi, disangkannya jika kita telah dikungkung birokrasi kita sudah merasa hebat. Sampai2 sms pun harus menjadi birokratis. Ah, mungkin itu adalah kata lain daripada ‘gila hormat’.

    Ah, nggak tahu deh, di bulan Ramadhan ini saya hilangkan dulu deh perasaan ‘jelek’ seperti itu….😀

    @mikekono : betul, pejabat tak boleh ‘gila hormat’. Setuju mas Yari, di bln Ramadhan kita hilangkan prasangkja jelek thdp orang ln. Met berpuasa

  12. SMS kok bertingkat tingkat juga.. tapi kalo dipikir2 memang betul juga sih.. jarang pembesar yang sms orang kecil….🙂

    @mikekono : mestinya pembesar kan memberi perhatian sm org kcl.
    Masya prhatian lwt sms aja nggak mau. kebangetan kali tuh. thx mas Arsyad

  13. mungkin gengsi kali mas,.. masa atasan kirim sms ke bawahan. padahal kalopun iya, justru sebenarnya akan membuatnya makin terpandang dan dihargai oleh bawahannya.. tul gak..

    @mikekono : gengsi atau bisa juga krn human interest-nya kurang…

  14. Yah begitulah pejabat kita bang… Makanya abang jadi pejabat dong🙂

    @mikekono :heheheee…..doain ajalah lae mana tau bs jd pejabat

  15. hm, jadi tertegun😀
    soalnya utk diawal puasa ini, saya merasa gak penting utk saling berkirim-kiriman ucapan ke sesama rekan yang lokasinya deketan, tapi utk teman/kerabat/keluarga yang jauh tentu saja saya mengirim ucapan, ga panjang2 pake pantun, singkat saja, saya hanya menulis “selamat menunaikan ibadah puasa – semoga amal ibadah kita diterima Allah.” itu doang..

    teman2 sekantor yang kirim sms maaf lahir bathin menjelang puasa juga ga saya balas. saya pikir malah pemborosan yang ga ada manfaat.. lah tiap hari ketemu kok🙂

    *tapi diluar semua itu, sebetulnya saya memang kurang suka sms. enakan telpon.. apalagi kalau hanya bicara yang singkat2🙂

    [ setiap orang punya pemikiran sendiri sah2 aja kan bang?😀 ]

    @mikekono : betul, sih. tp yg namanya pejabat menyenangkan rakyat kan harus tuh

  16. Jangan khawatir nanti besok2 kalau saya jadi pejabat trus kalo ga lupa nanti ta sms yah..

    @mikekono : hi…hi…hi, pejabat apaan tuh

  17. hihihi jd tersindir nih…
    saya selama ini selalu pasif, di sms duluan br bales hehe

    @mikekono : abang tak bermaksud menyindir adinda Ida Yanuarti, kok.
    Namanya juga perempuan tak cocok jg agresif kl ngrm sms. Sikap pasif sprt yg dilakoni Pimbem, sdh pas dan mencerminkan sosok Al-Mar’atush-shalihah

  18. mau dapet sms maaf dari yessy??
    ketik MAAF spasi YESSY…
    sms yang anda dapat..langsung saya jawab dari handphone saya sendiri looo

    *buru buru kabur sebelum di semburr sama abang :P*

    @mikekono : heheheeee. jd teringat ketik Ramal spasi Mama Lauren

  19. yah mau gimana lagi om ..
    budaya Indonesia masih seperti itu ..
    ^^

    @mikekono :betul mas Ekii

  20. Ya udah, beri aku nomornya bang, ntar aku kirim sms salam kenal, he…

    @mikekono : he (9x)…….salam kenal jg

  21. Bottom-Up management dong bang hehe….
    gimana kalau mulai dari diri kita sendiri, dan sekarang juga bang…..insyaallh lebaran nanti adalah moment yang tepat😀
    Mungkin harus di sampaikan di seminar/ work shop bahwa sapaan, salam, dari seorang atasan sebenarnya dapat memotivasi untuk menggali dan memaksimalkan potensi bawahan kali ya bang…..(sapaan tulus dari bos salah satu hal yg menimbulkan rasa penghargaan bagi setiap karyawan…. gitu gak kira2 maksudnya bang? (teori kepuasan kerja)… loh nyambung gak sih nih….

    @mikekono : sangat nyambung ! Sebuah usulan yang oke banget tuh Mbak Rita. Soal ini, pendapat Mbak top buaanget deh, best comment so far.

  22. Salam kenal,

    ucapan lewat sms memang penting, tapi akan terasa lebih afdol kalau ada waktu ketemu dan disampaikan langsung, karena biasanya sms kadang malah membuat repot, misalnya trafik yg kacau menjelang tahun baru karena banyaknya sms yg lalu lalang.

    Saya sendiri biasa mengirim sms untuk orang yg kemungkinan tidak bisa ditemui langsung, jadi ngirit juga biaya sms juga, hehehehe

    @mikekono : setuju mas wira……thx

  1. Ping-balik: Ternyata Balas SMS Itu Penting | Rumah Tulisan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: