Bonus Cewek!


Dalam rekaman percakapan anggota DPR-RI Al-Amin Nasution dengan Sekda Bintan Azirwan, wakil rakyat yang punya bini teramat cantik ini tak puas cuma disodori fulus, dia minta disediakan bonus cewek. “Seperti yang berbaju putih tadi malam, bisalah,” katanya. Hi…hi…hi….

Apa yang dilakoni Al-Amin Nasution itu sebenarnya sudah menjadi rahasia umum. Seperti halnya Yahya Zaini dan Max Moein, sebenarnya Amin Nasution cuma ketiban sial saja.

Kalau saja KPK menyadap semua HP anggota dewan dan pejabat di negeri ini, dapat dipastikan akan sangat banyak diperoleh fakta mencengangkan perihal perilaku sejumlah oknum pejabat dan anggota dewan yang memang suka ditemani cewek-cewek cantik.

Oknum pejabat suka meminta bonus cewek sudah berlangsung sejak lama. Bahkan tidak cuma itu saja, terdapat pula oknum pejabat memiliki istri simpanan atau cewek, yang selalu siap memberi servis memuaskan.

Oknum pejabat dan anggota dewan dari daerah yang kebetulan sedang ada tugas di Jakarta, konon di sela-sela tugasnya acap menyempatkan diri mengerjakan ‘tugas’ tak kalah penting, menyambangi tempat-tempat hiburan (karaoke), sekalian mencari cewek sesuai dengan tuntunan syahwat mereka.

Sebaliknya pejabat pusat yang datang ke daerah, beberapa di antaranya meminta agar dicarikan cewek untuk menemaninya mengusir rasa sepi di tempatnya menginap.

Begitulah tabiat beberapa oknum pejabat dan anggota dewan. Sudah punya istri cantik dan setia di rumah, masih juga mencari wanita-wanita penghibur, yang tanpa disadari bisa menularkan penyakit kelamin.

Soal nasib pejabat/ anggota dewan pecandu wanita itu akhirnya lebih banyak ditentukan si dewi fortuna. Ada yang ketiban sial, perilaku maksiatnya terungkap ke publik.

Tapi lebih banyak yang senyum-senyum, sebab hingga menjelang ajal datang menjemput, kemaksiatannya tetap tersembunyi rapi.

Oops, jangan cepat-cepat berpuas diri. Cepat atau lambat, kebusukan niscaya tercium juga. Tidak di sini (dunia), setidaknya di akhirat nanti Anda pasti memperoleh azab teramat pedih dariNYA. Rasain….!

About mikekono

politisi dan pemerhati sosial, yang selalu berpikir terbuka dan toleran pada perbedaan pendapat

Posted on 7 Agustus 2008, in Politik. Bookmark the permalink. 3 Komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: