Sejak akhir Agustus 2008 kemarin, saya merasa weekend sepanjang tahun ini, akan selalu sangat menyebalkan. Sebal, bukan karena tiada perempuan ayu dan baik budi yang mendampingi. Bukan, bukan karena itu.
Weekend terasa membosankan dan menyebalkan karena saya tak lagi bisa menyaksikan tayangan bigmatch Premier League, utamanya yang menyajikan clash antara klub kesayanganku The Reds Liverpool versus The Blues Chelsea, atau Liverpool vs The Red Devils MU atau The Gunners Arsenal.
Untunglah Liverpool kini bertengger di puncak klasemen bersama Chelsea, sama-sama mendulang 29 poin. Semoga tim besutan Rafael Benitez ini bisa meraih gelar jawara tahun ini. Liverpool, you’ll never walk alone.
Tahun lalu, semua pertandingan penting itu masih bisa kusaksikan berkat berlangganan tv pra bayar. Sayangnya, tv berlangganan ini mendadak modar. Dan tayangan Liga Inggris pun beralih ke perusahaan lain. Sebetulnya saya bisa saja berlangganan, tetapi sudah kadung kecewa dengan polah tv berlangganan yang tak konsisten dan kerap mengecewakan konsumen.
So, apa boleh buat, terpaksalah pasrah menerima sajian salah satu televisi swasta kita, yang saban Sabtu malam menayangkan live Premier League. Sayangnya, yang disajikan selalu pertandingan antara klub-klub semenjana melulu seperti Sunderland, Stoke City, Wigan Athletic, West Brom Albion, atau paling banter klub big four versus klub kecil. Tak pernah menyajikan bigmatch. Sungguh menyebalkan.
Lalu, apa kaitannya dengan award ? Hmmm. Pada pekan ini saya merasa bersyukur karena ‘kebanjiran’ award. Mungkin ini berkah ‘November Rain’, mengutip postingan mas Ariefdj, yang menyinggung soal bulan November yang ditandai dengan hujan melulu. Mungkin karena lagi musim penghujan, saya pun ‘kebanjiran’ award.
Award pertama (dua sekaligus) saya terima dari turangku Indah Sitepu, seorang putri Karo yang Njawani, pintar dan kini tengah mereguk hari hari indah bersama pacarnya, seolah dunia milik mereka berdua. Ehem. Award berikutnya datang dari Anny, seorang gadis bersahaja, akunting mandiri nan suka bertualang ke seluruh negeri, lumayan ayu dan baik budi.
Award berikutnya berasal dari saudaraku yang intelek, humoris, arif wicaksono dan piawai berbahasa France and English, Mr Ariefdj. Entah apa alasan mereka memberi award itu, akupun tak tahu pasti. Tapi yang namanya pemberian, mestilah selalu disyukuri. Kepada mereka bertiga saya sampaikan penghargaan dan terimakasih tiada terhingga.
Sesuai dengan aturan yang berlaku di jagad perbloggeran, maka award tersebut, katanya mesti disalurkan kepada blogger yang berhak. Mereka yang beruntung mendapatkan award itu (awardnya bisa diambil di sini, di sini dan di sana tanpa dikenai pajak) adalah sebagai berikut : 1. Bunda Dyah Suminar 2. Ayu Ratna Sensei 3. Sillystupidlife 4. Mbak Tutinonka 5. Mas NH 18, 6. Yessy Muchtar 7. Mbak Yulism 8. Mbak Ind1r4, 9. Pakde (Inspirasi Pakde) dan 10. Ida Wahyuni ‘Pimbem’ Yanuarti.