Sahabat sejati selalu di hati. Sahabat sejati selalu peduli. Sahabat sejati senantiasa memberi arti….
Di masa kini, sahabat sejati cuma ilusi. Sahabat sejati, adanya di alam mimpi.
Di sini….sahabat sejati tak ada lagi. Sahabat sejati sudah lama pergi dan tak pernah kembali lagi. Sahabat tak lagi peduli, saat diri hendak mati….?
Sahabat hadir kala ada pada diri. Sahabat datang jika ada maksud di hati. Sahabat berlalu saat diri tak jua memberi……
Sahabat sejati cuma ilusi……dan tak kunjung datang lagi. Sahabat sejati hanya mekar dalam puisi. Persahabatan tak lagi berbingkai nurani .
Sajak di atas atau entah apa pun namanya, diilhami oleh pengalaman sendiri (true story). Saya pernah berteman dekat dengan seseorang sekitar 10 tahun lebih. Dia sudah saya anggap sebagai saudara sendiri, dan mungkin itulah disebut sebagai sahabat sejati.
Tetapi persahabatan tersebut mendadak sontak hancur lebur setahun silam, karena sang sahabat sejati tega mengkhianati. Dia menggunting dalam lipatan.
Itulah sebabnya muncul keyakinan di dalam diri saya bahwa yang disebut sahabat sejati cuma ilusi, dan bualan belaka.
Sebuah persahabatan masa kini tak lagi bisa dilepaskan dari background reasoning serta akan berjalan dengan langgeng manakala terdapat situasi saling menguntungkan (simbiosis mutualisme).
Dalam konteks demikian sejak mulai ngeblog dua bulan lalu……saya mulai merasakan kembali munculnya nilai-nilai persahabatan hakiki. Antar blogger terjalin sebuah silaturrahmi, saling berkunjung balik, serta saling mencintai walau tak kenal rupa.
Sahabat sejati adalah memberi tanpa meminta. Cinta sebenar, cinta tak kenal rupa ……..?!
wah tentang sahabat dan cinta ya?
*baca ulang*
@mikekono : yesss…..pyar is dosti. baca ulang, sebelum diulang baca….</em>
cinta yang sejati itu “cinta meskipun”, bukan “cinta karena”
gitu kan bang?
“meskipun dia blogger, saya tetap cinta”
bukan
“saya cinta dia karena dia seorang blogger”
bukankah cinta ga pernah ada alasan?
@mikekono : wahhh……adinda nampaknya sarat pengalaman soal cinta-mencinta
eh, saya juga merasakan adanya persahabatan antar sesama blogger.. kita hanya saling bercerita lewat tulisan.
walau tak tak pernah tahu bentuk orangnya dan entah ada dimana, tapi ternyata mampu membentuk sebuah tali silaturahmi. sekalipun hanya dalam bentuk komentar…
@mikekono : merasakan yg bagaimana maksudhnya ? emang betul, tali silaturrahmi itu harus terus dirajut hingga ke anak cucu
pengalaman serupa saya alamin , ngerti banget deh perasaannya ..
Kunci persahabatan yg saya punya , tidak saling mengharap terlalu banyak , iklas dan jalanin apa adanya ( tanpa manipulasi sok baik ) , sampai sekarang membantu banget
@mikekono : kunci persahabatan yg mbak pake, agaknya bs dicontoh
dan aku termasuk yg beruntung dikarunia sahabat sejati … duh .. jadi kangen sama dia
@mikekono : adinda ely memang selalu beruntung…..krn doanya tulus
Bagi saya pribadi, SAHABAT itu adalah dia yang
menghampiri ketika orang lain menjauh, karena persahabatan itu seperti tangan dengan mata.
Saat tangan terluka, mata yang menangis dan saat mata menangis tanganlah yang mengusapnya.
@mikekono : sebuah untaian kata yg mengharu-biru…….mantapppp appara
Berarti, Mas Agus belum menemukan sahabat sejati. Yang selama 10 tahun Mas kira ’sahabat sejati’ itu sebenarnya bukanlah sahabat sejati. Jangan putus harapan, suatu saat nanti pasti akan menemukan seorang sahabat yang benar-benar sejati. Kalaupun nggak ketemu, ya nggak apa-apa. Kita punya kok sahabat sejati yang nggak akan pernah meninggalkan kita kalau kita datang padanya : Allah Swt.
Pepatah yang ditulis mas/mbak (?) Manik bagus sekali ….
@mikekono : taushiyah mbak Tuti selalu menyejukkan hati…..beruntung sekali orang yg punya sahabat sejati sprti mbak Tuti. Btw, betul sekali, kita harus selalu datang padaNya………
memang bukan hal yang mudah, mas agus, menemukan sahabat sejati itu, apalagi mas agus sudah mengalami berbagai peristiwa yang sungguh tdk nyaman. meskin demikian, agaknya sahabat sejati masih bisa ditemukan sepanjang masih bisa “membunuh” ego dan pamrih2 sempit yang lain.
@mikekono : betul mas, diperlukan kemampuan ‘membunuh’ ego……
dan mungkin saja para blogger nantinya bs menjadi sahabat sejati
Betul….gak ada lah sahabat sejati,apalagi hari giniii…Maka Ibu ibu,mbak mbak,,,jangan suka ngrumpi buka buka” wadi “( jawa =rahasia ),karena tak ada sahabat sejati,suatu saat bisa bikin sakit hati,,,he,,he,,nulis nulis saja lebih baek,,daripada ngrasani..
@mikekono : wahhhhh……pas tenan iki pendapat bunda Dyah dengan pendapatku……ya tak sepantasnya memang buka wadi…….., sebab sahabat di waktu suka bs berubah menjadi musuh di kala duka…..inggih bunda
Saya yakin masih ada sahabat sejati, tetapi memang tidak mudah untuk mencarinya. Pasti masih ada di luar sana di dunia nyata dan di dunia maya di blogsphere ini. thanks
@mikekono : sy yakin mbak Yulis sudah menemukannya, tp sy hingga kini masih mencari dan tak yakin akan menemukannya……thanks my sister
Salam
numpang lewat nambahin Bro
sahabat sejati yang tahu di kala kita senang dan di kala kita susah
salam dari …..Boyolali
@mikekono : thanks udah mampir mas doel
sahabat itu yang bisa ngakak habis sewaktu kamu melemparkan jokes
tapi sewaktu susah dan sedih dia selalu ada untuk menceriakan harimu lagi.
untunglah saya belum pernah dikhianati sahabat.
@mikekono : payo turang. btw, orang sebaik Indah….tak kan mungkin dikhianati sahabat…….Gbu
Sahabat sejati , sahabat yang tidak pernah meninggalkan kita di waktu kita susah ato sedih, sahabat yang selalu membantu tanpa balas jasa .
Mari kita ciptakan sahabat sahabat sejati diantara sesama blogger …. he3x …
@mikekono : betul itu dik pinky…….sy sangat mendukung sekali imbauannya soal perlunya mewujudkan prshabatan sejati di antara blogger…..thanks
Sahabat sejati mungkin tidak pernah ada…. karena sifat manusiapun berbeda dan konflikpun seberapapun jarangnya pasti akan terjadi dan ingat, tidak ada manusia yang sempurna.
Namun, setidak2nya kita bisa mendekati keadaan “sejati”. Seperti sebuah fungsi limit dalam matematika, diibaratkan “sejati” itu adalah angka limit yang hanya bisa didekati namun tidak bisa dicapai. Mudah2an kesejatian itu dapat selalu kita dekati walaupun tidak akan pernah kita capai……
@mikekono : pendapat mas Yari sll berbd…..kelihatan bakatnya sbg seorang filsuf. Betul mas, sahabat sejati mungkin sebuah kondisi ideal, yg tak akan mungkin dicapai
sahabat sejati adalah dia yang tidak meninggalkan disaat yang paling susah sekalipun
@mikekono : betul Chic, tapi orang seperti itu sangat susah mencarinya saat ini.
saya beryukur dgn adanya sarana blog ini kt bisa menjadi teman, bukan tidak mungkin akan menjadi sahabat sejati, org yg selalu ada di saat kita susah atopun senang.
@mikekono : alhamdulillah, subhanallah. setuju sekali dinda Ida, sarana blog bisa membuat kita semua berteman……great idea
..sahabat sejati itu ada.. disuatu ruang dan waktu yang pas..
@mikekono : wuihhh, ungkapan yg filosofis dan arif sprt namanya. ngendi mas ?
Jangan langsung pukul rata gitu bang. Coba kita lihat secara sederhana saja, kita para blogger…sahabat virtua..dunia maya, tapi bisa bercakap, berbagi informasi dan saling mendukung/menguatkan saat ada yg bersedih, sakit atau bermasalah. Tidakkah kita semua sahabat? embel2 sejati hanya sebutan saja….yang sejati dirasakan didalam hati
@mikekono : ya ya ya…….thanks atas kritikan konstruktifnya mbak. so, mbak Indira sdh
kuanggp sbg slh satu sahabatku……monggo
kata temen yessy. tidak ada teman yang sejati..yang hanya adalah kepentingan sejati..gituh..miris ya..tapi realistis..setuju sama pimbem..kalo sahabatan kayak kita di blog ini kan insya Allah tulus ya
@mikekono : kali ini pikiran dan pendapat mbak yessy cukup mantep dan diplomatis bak politisi sekelas SB
tapi alhamdulillah saya mensyukuri tentang sahabat2 yang masih ada di sekitar sayah hingga saat ini…
@mikekono : Alhamdulillah, adinda sinta termasuk orang2 yg beruntung. jgn lp banyak2 bersyukur padaNya. thanks
sahabat sejati jaman sekarang memang agak susah dicari …
@mikekono : betul itu mas mastal
tentang sahabat yang menjadi musuh anda, saya berharap segeralah berdamai dengannya. untuk bisa berdamai dengan sang sahabat (yang menghianat) berdamailah anda dengan hati anda terlebih dahulu. sebab seribu sahabat masih kurang, tetapi satu musuh sudah terlalu banyak itu…….. (lihat kami tetangga anda……) tks.
@mikekono : sahabat itu tidak menjadi musuh, cuma menjauh saja. tks atas nasihatnya mas sonny
saia juga pernah punya sahabat kental waktu SMP, saia sangat menyayanginya..tapi persahabatan yang terjalin sejak SD itu hancur hanya dalam sehari oleh sebuah pengkhianatan yang begitu membuat saia terluka..
tapi Alhamdulillah sampai saat ini saia tidak mengalami krisis kepercayaan kepada orang lain,,,
*loh kok jadi curhat*
@mikekono : ohhh begitu ya dinda….., nampaknya pengalaman kita agak mirip2 sedikit. Oaalah curhat sm teman, ya boleh boileh sajalah……….thanks
pak cik’mike..
sahabat sejati itu aDa
percayalah…
tak hanya dLm your ilusion,mun9kin teman pak cik’ ituh khilaf,maafkanlah ia,sem9a pa’cik masih percaya bahwa saHabat sejati itu ada
*ulurkan tan9an
mari kita jalIN PERsAHAbATaN..
mau..??
………….saHabat seJati memaaFkan sebeLum
ia minTa maaF
…………SaHabaT seJaTi meMbuKa pinTu sebelum
ia men9eTuk
…………..SahaBaT seJaTi tetap tin99aL ketika ia
berkata biaRkan aku senDiri..
..^_^
@mikekono : kalaupun benar sahabat sejati ituada, hin99a kini saya belum menemukannya makcik wi3nd. Kalau diminta men9ulurkan tan9an persahabatan den9an wi3nd…….so pasti maulah…..please. Ma kasih yo
bener booss begitu susah mencari sahabat sejati !!
kawan kadang bisa menjadi lawan dalam sekejap !!
dan lawan pun bisa menjadi kawan
@mikekono : yeahhhhhh….begitulah faktanya mas goncecs. thanks ya my friend
wew…. sahabat sejati akan muncul atas dasar persaudaraan yg hakiki yg nggak pernah putus …
persahabatan satu keyakinan & keimanan akan lebh kekal dan abadi tanpa memperdulikan simbiosis mutualisme
@mikekono : betul sekali mas afwan. Tapi persaudaraan hakiki itu masih sebatas kata-kata indah yang masih sukar mengejawantah dalam kehidupan nyata. Syukran katsir ikhwan
Sahabat hadir ketika kita membutuhkannya. terima kasih para sahabatku.
@mikekono : thanks too
Salam kenal Bang MikeKono (hihihi….. lucuuuu pilihan namanya), sorry baru balas menyapa di blog abang yg unik ini. Wah……. abang engga percaya dengan “poem” saya tentang sahabat sejati …. percaya deh bang…… masih ada sahabat sejati.
“Teman sejati adalah teman yang ada disamping kita saat dibutuhkan” (A friend in need is a friend indeed), jadi jangan dikonotasikan dengan pertemanan yang sudah lama, biar sebentar kalo dia sejati ya… sejati…… aja, kayak iklan M-Mild ya.
@mikekono : poem nya sih abng percaya, tp faktanya abang blm menemukan sahabat sejati itu. mungkin niceleo mau jadi sahabat sejatiku ya ? smg ada teman saat kita membutuhkannya…..
Subhanallah.. semoga persahabatan antar blog bisa tetep eksis ya, silaturahmi harus jalan terus, jika yang satu berhalangan berkunjung maka yg lain harus tetap mengunjungi tanpa tendensi apa2, insyaAllah persahabatan yang dilandasi dengan ikhlas akan tetap menyenangkan
@mikekono : imbauan dan harapan yg sangat simpatik dinda fifi. betul, kita mesti membangun persahabatan yang ikhlas dan fun……thanks
sahabat sejati itu ada
@mikekono : ahhhh…….di mana gerangan dia berada dinda uni ?
“…Sahabat sejati cuma ilusi……”
Yang tjotjok dzaman sekarang ini Om Agus, ” sahabat sejati cuma Lusi”, boleh tanya sama al-amin
@mikekono : ohhhh……….itoe toh, jang berbadjoe poetih ja ? heheheeee
sahabat sejati,…?
hanya DIA yang dapat menjadi sahabat sejati
@mikekono : bener kakanda…..sahabat di dunia cuma sahabat (tanpa kata sejati)
membahas sahabat yaa..? jd terharu (T_T),belum pernah di khianati sahabat jd sahabat tetap jd harta berharga setelah keluarga bagiku
@mikekono : terharu nih ye……..mestinya sahabat memang tak kan berkhianat
Buat sassie sahabat itu seperti bintang..meski dia jauh meski dia tak tergapai dan tak dapat dimiliki tapi sahabat akan selalu ada di hati
Akhirnyaaa mas mike ninggalin jejak juga diblog sassie he he..udah mau maen dari dulu tapi mas mike keknya lupa ninggalin jejak..ok salam hangat tetap semangat mencari sahabat he he ^o^
The real true friend is the one who walks in, when the rest of the world are walks out.
So, sahabat sejati itu tidak perlu harus selalu real. Di dunia maya, saya menemukan banyak sekali sahabat sejati, sahabat yang jsutru mensupport saya ketika saya melakukan kesalahan
As I’m only a human being, saya bisa aja salah dan mungkin aja membuat orang lain berang. Dan ketika kita terpojok, seluruh tangan menuding kearah kita, orang-orang yang takut untuk ikutan dituding akan menjauh dari kita…
Tetapi ketika itu pula, pada saat yang bersamaan, muncullah sahabat2 baik, yang tidak peduli kita sudah berbuat benar atau salah, dalam benaknya hanyalah mensupport kita, membantu kita bangkit kembali, lalu mendorong kita untuk melangkah lagi, Never look back, step forward… Walaupun sahabat ini justru belum pernah bertemu atau berkenalan dengan kita sama sekali.
That’s what I Call true friend.
Sahabat sejati itu dekat dihati, dan selalu dicinta, tidak peduli apakah dia selalu menyapa kita, karena sahabat tidak pernah menuntut. Karena ada dihati, maka semuanya digerakkan dengan hati.
I wish I’ve been a best friend to all people that visited my blog, including you
Salam hangat,
Silly
@mikekono : apa yg silly bilang : sahabat sejati itu dekat di hati….dan selalu dicinta…..sungguh merupakan sebuah ungkapan yang menyejukkan sekaligus mengharukan. Akan menjadi sebuah persahabatan yg indah, jika sahabat tak pernah menuntut tp tetap peduli karena perbuatannya sll atas dasar perintah hati……
saya bangga dan bahagia karena termasuk salah satu di antara sekian sahabat mbak silly…..
thanks……..salam hangat
sahabat, orang yang peduli akan keberadaan kita, keseharian kita, keadaan kita, yang dilanjuti dengan tindakan
@mikekono : betul Ic. abang jg peduli sm Ic……..so, aku adalah sahabat Ic